Tuesday, December 28, 2010

hadapi dengan senyuman

Cakra manggilingan, begitulah kehidupan, bisa berada di atas angin ataupun luruh menjadi banjir asa yang hilang, untuk kemudian bangkit lagi, ambruk lagi, bangkit lagi kemudian seterusnya dan seterusnya apabila masih bisa menikmati dan berani menantang kenyataan. Adalah sesuatu yang sangat salah untuk menerima kenyataan, itu hanyalah peribahasa halus untuk menundukkan semangat dan bara api di dada. Menantang kenyataan, menantang hidup adalah sesuatu yang harus dilakukan, bukankah menjalani hidup adalah untuk menundukkan hidup sendiri sehingga kita berada tidak dalam kungkungannya, sebagaimana sifat sang penguasa semesta yang tidak tersentuh oleh sifat keberadaanNya sendiri, bukan seperti bayangan atau imajinasi manusia sebagaimana manusia mengartikan dan menerjemahkanNya dalam segala kecerdasan manusia yang tak terbantahkan selalu berbeda dengan yang lainnnya.

Thursday, October 28, 2010

tercoba

Rasanya teguh tidak akan perih mau apa?, juga bukan berpengaruh pada siapapun. Bukankah narsis tidak hanya sekedar lipsync. Betapa keputusan dan kesetiaan ada di luar logika biasa seperti yang dilakukan Mbah Marijdan sang Samurai Jawi, bukan juga seperti hacking wep password wifi network, atau membuat mobil keluarga indonesia harus ideal dan terbaik, apalagi Mobil Keluarga Ideal Terbaik Indonesia yang sama sekali berlainan dengan mobil keluarga ideal terbaik indonesia yang seharusnya, sentah seperti apa, tidak ada yang mau tahu tentunya.

Keteguhan ini sedang berada pada cobaan terberat sepertinya, belok kanan perih, belok kiri tertekan, maju ada tembok, kebelakan ada jurang. Bagai telur diujung tanduk, mau mati pun tidak tahu caranya, dan tentu saja yang menjadi pertanyaan adalah, apa enaknya mati, off dan berada di suatu tempat yang tidak ketahuan apakah tempat itu bernama, dimana, dikoordinat mana, ataukah hanya lebur dengan angin, api, tanah dan air yang selalu turun ketika pagi hari menjadi embun. Siapa mau mencoba kalau memang tidak tahu ada apa mendapat apa, hanya hari demi hari berlalu dengan sepi, tanpa tepi untuk meminang kegelapan dan menggauli kehancuran tanpa alasan yang harus dibuat-buat, as usual.... jalani saja sampai kapan.

Tuesday, October 26, 2010

teguh

Ketahuilah kau, sang pencerah, bukannya terlalu memuja namun begitulah adanya, betapa tiadanya cahaya akan apa terjadi bukanlah sesuatu menyakitkan. Kehilangan apapun tak akan membuat segundah segulana kehidupan di sini yang nyaris berantakan, tanpa lagi ada kemilau di depan untuk sekedar pemancing harap, pemancing rahsa, pemancing jantung untuk selalu berdegup. Bilakah itu bisa terjadi, segala kuasa terasa tiada lagi, hanya kosong ataukah begitu lebatnya rimba raya tanpa lagi pemantik untuk retas semua jemu dan sunyi. Tiada lagi teracik ramuan meski terasa pahit apalagi yang meneduhkan rahsa untuk selalu bercahaya memandang hari demi hari, detik demi detik, bahkan deru nafas pun seakan telah hilang rohnya. Nafas, jiwa, cipta tanpa rahsa seakan sudah roboh seiring semua kabar bencana, meski mencincang harap tak kutemukan lagi sebuah penanda arah sepertimu.

Sunday, October 24, 2010

rasanya

Kunci semua perdamaian mungkin adalah komunikasi, namun bagaimana itu akan terjadi ketika sudah terjadi permusuhan dan memakan korban. Sakit hati tentunya yang akan menggelembung menjadi jawara agar tiada lagi berkomunikasi apalagi bersilaturahmi. Korban yang sudah jatuh tentunya menjadi prasyarat menyimpan trauma berkepanjangan sehingga akan semakin jauh dan tidak akan terjadi kata sepakat untuk sekedar mengatakan hari yang sama. Apalagi ketika itu menginjak pada permasalahan kekuasaan, politik dan semua yang berbau pengaruh serta melibatkan orang banyak.

Wednesday, October 20, 2010

mobil keluarga ideal terbaik indonesia yang seharusnya

Mencipta mobil keluarga terbaik ideal Indonesia, harus dirancang dengan penuh pesona, bukan ala kadarnya. Asal murah namun mudah terbalik dan jika ditumpangi hanya melariskan tukang pijet karena pegal-pegal. Kecepatan adalah sesuatu yang sangat berharga apalagi disaat kondisi macet, dan jarak tempuh yang tentunya jauh, sehingga memerlukan mobil yang handal, bukan hanya terbaik dan ideal, apalagi seperti standar bicara pemimpin kita yang lemah gemulai dan mendayu-ndayu.

Tuesday, October 19, 2010

imaji

Kematian kematian itu telah luluh dan lantak, seiring kedatangan yang mencerahkan hati, berbinar laksana ketika mentari menyapa embun pagi yang sedianya menetes dari daun-daun bahkan dari genteng-genteng rumah yang catnya sudah luntur sekalipun. Betapa lunturnya rasa niatan hidup tersebut datang bahkan terasa mengalir seperti tidak ada yang memerintahkannya bahkan diluar kemauanku sendiri. Aih, begitu indahnya hari itu saat hari demi hari minggu demi minggu berjalan dengan sangat terasa sempurna, tiada rasa pait dan getir lagi terasa, hanya suka dan ingin hidup untuk selamana menikmati hari-hari indah bersamamu tanpa siapapun akan terasa menganggu, berbinar cahaya bahkan saat ada apa terjadi yang terburukpun sangat terasa nyaman dengan harapan yang seribu persen dibelakangnya untuk menuju kebaikan.

Saturday, October 9, 2010

Crack atau Reset Password Windows via Ubuntu Linux

Kebangeten memang kalo bisa lupa dengan password buatan sendiri, namun hal itu juga sangat mungkin terjadi juga, siapa tahu. Meskipun begitu, sangat mudah sekali untuk meresetnya kembali, atau kalau ingin agak ruwet sedikit ya lebih mudah lagi dengan instal ulang windows anda. Namun dengan menggunakan Linux Ubuntu dalam bentuk Live CD ataupun Live USB disk pun akan sangat mudah dilakukan dengan syarat koneksi internet tersedia dan mau tidak mau juga harus memiliki CD atau Master Ubuntu dalam bentuk ISO atau dalam bootable USB Flashdisk. Untuk membuat Bootable Flashdisk Ubuntu pun sangat mudah, dengan mengekstrak langsung ISO Ubuntu ke USB Flashdisk dengan 7zip atau apapun yang mendukung, kalaupun kesulitan banyak sumber di internet yang bisa dibaca sebagai panduan tentunya.

Friday, October 1, 2010

perih

Manusia tanpa harga, hanya menjalani hari demi hari tanpa tahu apakah kan terjadi. Tulus atau bodoh mungkin hanya sesuatu yang berbeda huruf dalam perkataannya. Tiada asa bahkan ketika patah pun tak berasa, hanya sekerat roti sakit, rasa hampa nan perih, dan tak layak untuk di pahami, bahkan. Tiada patahan kata bisa lagi terungkap, hanya bisu, sekerat bisu dalam adonan tembaga tak berharga, karat tanpa luka. Berpacu dalam angan yang tentu saja tanpa broadcasting, apalagi seonggok irama pelipur, bukan hanya untuk lara, namun demi kebisuan dan tulinya bathin dalam ranumnya anyir terusan tumpukan nadi patahan asa.

Monday, September 27, 2010

tidak akan

Binar itu, menggergaji seluruh tenaga untuk berdiri tegak, memukau membuat kelu lidah seakan tiada berair, kering kerontang, hampa buat sesak dada, betapa berat nafas untuk memacu pergi, menjauh menghilang dalam remang gelap, tatkala harus menjalaninya. Tiada lagi hamparan harap hijau menyegarkan nurani ketika harus merelakan pergi menjauh, sepi tanpa jiwa untuk meraup hidup dalam remang, tanpa asa, bagai penjara yang sebenarnya.

Saturday, September 25, 2010

closer to your heart

Sudah sedemikian jelas dan gamblang walaupun tak usah dijelaskan dengan kata-kata setinggi langit dengan imbalan yang setinggi ribuan gunung. Bahwa tuhan adalah semesta alam, semesta yang bertuhan maupun banyak semesta lain yang memiliki pendar cahaya terang benderang, semua berkata dan menuliskan bahwa tuhan adalah semesta alam, berkah untuk semua semesta dan penghuninya, pencipta, perawat sekaligus nanti penghancurnya, sebagaimana yang langit pernah turunkan dalam rangkaian kata dan kitab yang seolah hanya berjumlah satu, meski tak ada penelitian pasti mengenai itu karena perspektif yang berbeda dan keterbatasan daya olah kelola pikir kemanusiaan dalam keterbatasan maupun sejauhmana mereka menjelajahi semesta pikiran, jiwa, hati dan memahami penandaan yang diberikan oleh langit.

Monday, September 13, 2010

mau apa?

Menggunakan produk buatan China atau buatan manapun memang tidak dilarang dan tidak ada kait mengkaitnya dengan keyakinan atau relijius apapun, mungkin setahu saya. Mungkin hanya alasan karena murah, terjangkau dan lain sebagainya dan toh tak ada yang salah dengan segala alasan tersebut. Entah juga apa bedanya antara negara kapitalis dan negara komunis juga buat apa dipikirkan karena toh itu bukan negara kita, kalo pun masih mengakuinya karena pemimpin disini yang sudah cuek bebek dan tak peduli lagi dengan warganya bahkan dengan kondisi fisik Negeri Begajul yang terkikis perbatasannya sedikit demi sedikit meski dahulu diperjuangkan dengan keringat dan semangat sadumuk bathuk sanyari bumi, tentusaja memang tak ada hubungannya sama sekali.

Wednesday, September 8, 2010

International Burn a Koran Day

Entah ada hubungannya atau tidak antara Stephen Hawkings dengan buku barunya The Grand Design yang mengatakan bahwa tuhan tidak ada kaitannya dalam penciptaan semesta dengan pendeta Terry Jones dengan rencana International Burn a Koran Day pada 11 September 2010 mendatang. Memang konyol dan sangat mungkin tidak ada hubungannya sama sekali. Sebab jelas yang satu menyerang terorisme dan satunya lagi langsung menyatakan bingungnya dengan keberadaan tuhan, yang malah menjadikannya tidak mengakui, secara empiris ilmu pengetahuan, namun entah dalam hatinya.

Sunday, September 5, 2010

tricky

Bagaimana mau bersusah atau memberi, ketika semua hal yang sudah ada sudah semakin tak berarti. Dibalik gemuruh ombak dan riuhnya gelombang global, mengikis rasa-rasa penat yang pernah dialami leluhur. Ketika menimba ilmu dan segala referensi berasal dari sesuatu yang bukan milik sendiri. Saatnyalah membangun kontaminasi akan kebersamaan dalam derita, dan dengan mudahnya memutuskan untuk tak bertindak bodoh, dalam keyakinan retorika buatan yang hanya diimaji karena kekalahan moneter dan kesejahteraan.

Monday, August 30, 2010

Palsu

Beralas teguh, dibingkai pelangi bersandar pada cahaya ketika menapak demi setapak karunia cerah hari demi hari, tanpa harus berkaca meski remuk tulang yang dipaksa berlari dan lari dari nyata hasrat selalu saja tak dirasa, hanya lari dan lari sejauh-jauhnya mencari nyata dari harap tipis nan semakin tipis berselimut palsu. Palsu, ya teguh, pelangi dan cahaya itu palsu, bukan aslinya, itu hanyalah buatan demi memanjangkan jarak berlari ini.

Thursday, August 26, 2010

noktah merah

All that we can do is just survive
All that we can do to help ourselves
Is stay alive...

Apa yang kau lakukan demi menghancurkan semua yang ada dan natural, menjadi segalanya terarah hanya untuk menundukkan dan melemahkan kami yang kau anggap hanya berfikir melalui syahwat. Aturan-aturan semakin memuakan saja, mengapa muak, karena itu hanya aturan, dan bahkan para pelanggar yang kau hukum disana, malah enak-enak karena melanggar aturan itu, atau karena dia adalah besanmu. Memalukan sekali apalagi dengan entah kau sudah pikun atau memang sudah tak waras lagi ketika membagi-bagikan buku anakmu yang bukan hanya jelek tapi memang tak patut dipublikasikan.

Wednesday, August 25, 2010

Seragam Anak SMP

Seragam anak SMP biasanya berwarna putih dan biru, jika anda memang belum pernah melihatnya akan ada skrinsut dibawah ini tentang seragam SMP. Anak SMP dahulu berpuluh tahun yang lalu seragam Anak SMP belum memakai celana panjang. Mungkin dengan alasan tertentu maka sekarang seragam anak SMP memakai yang panjang untuk yang cowok.

Apabila memang seragam sekolah anak SMP bisa dibuat sendiri, tidak perlu beli di sekolahan maka beginilah bentuk seragam Anak SMP dan bagaimana menjahitnya bagi yang anak SMP cowok, maupun anak SMP cewek.

Monday, August 23, 2010

anak smp

Anak Sekolah Menengah Pertama atau anak SMP menurut pandangan teori perkembangan anak yang dilontarkan oleh Jean Piaget kurang lebih juga hampir sama dengan yang dilontarkan oleh James Mark Baldwin, menjadi empat tahap perkembangan yang lebih kurang sama dengan masa infancy, pra-sekolah, anak-anak, dan remaja. Masing-masing tahap membawakan gambaran realitas yang dilihat oleh individu pada umur-umur tersebut. Merujuk hal itu maka anak SMP atau esempe sudah masuk dalam masa perkembangan remaja, dimana umurnya rata-rata antara 11 hingga 15 tahun, secara normal, namun apabila memasuki masa SMP dengan model akselerasi karena kecerdasannya maka sudah barang tentu tidak bisa digolongkan dalam jenjang-jenjang yang normal, namun secara kecerdasan umur kemungkinan keadaan yang sama masih bisa di permaklumkan, sebab hormon-hormon ataupun perkembangan jasmani secara biologis tentunya hampir bisa dipastikan sama dengan yang lainnya, dalam situasi yang wajar.

Friday, August 20, 2010

as usual....

sekejap datang makro itu membentang, luas bak terkira, dalam alunan senyap berbuai semilir angin tiba-tiba tanpa arah, berputar mengitari untuk kemudian menari-nari seakan membawa sebuah hentak yang lain, hentak pertama, hentak kedua, ketiga dan seterusnya, as usual ketika berada pada titik terendah ketidak tahuan akan apa makna ketika semua sudah tergoncang tak berbagi alasan ataupun makna. debu-debu terbawa angin itu pun as usual menari-nari membawa ejek atau puji yang tak tentu harap, kosong tiada benah apapun untuk dibawa, as usual hanya jujur yang terpukul oleh sesuatu diluar harap, tanpa makna ataupun bunyi saron nang ning nong neng nung....

Tuesday, August 17, 2010

dirgahayu

Sudah bukan seumuran jagung lagi, sudah beberapa generasi tepatnya apalagi ketika rata-rata umur kehidupan di negeri ini yang lumayan tidak panjang-panjang. Mengisi sesuatu demi orang banyak memang sulit, bukan semudah yang biasa diomongkan di gardu-gardu ronda ataupun di angkringan-angkringan pinggir jalan. Rumit bin ajaib plus ditambah dengan bumbu-bumbu pedas kekerasan ataupun belut permasalahan yang tentu saja sangat sulit untuk dipegang apalagi dimasak sebagaimana yang biasa jadi kulakan di pasar Godean. Dinasti demi dinasti akan di lahirkan, mewarnai peta politik, untuk saling menguasai ataupun untuk saling mendepak demi kemaujudan keinginan kelompoknya atau keyakinan yang menjadi aras perjuangannya. Kadang hanya sekotak, sepotong ataupun remah-remah, sulit mencapai yang bisa dipakai untuk bersama, terkecuali harus dipaksakan. Toh memang perbedaan masih menjadi belenggu yang seharusnya adalah rangkaian indah apabila bisa dipetakan bersama bersumbu pada kesadaran dan kesabaran.

Monday, August 16, 2010

highway star

kosong saja terasa semuanya, tanpa arti meski bagaimana harus dibangun, rasa itu telah menisbikan sendiri apa arti dan kedalamannya.

Saturday, August 14, 2010

narsis

Bukan hanya berharap di bulan yang notabene sangat penuh berkah, dengan secara nyata harus dibayarkan dengan letih dan dahaga. Siapapun bisa merasakan aneh dan ajaibnya apabila memang tidak menutup hati dengan kubangan logika ataupun kebutuhan material. Terasa ketika kosong melompong, awang uwung dalam lapar dan dahaga segala gerak nafsu dan keinginan yang mengalir dalam tubuh maupun otak, nyata bergerak betapa rasa kerupuk atau sekerat roti dalam kulkas yang seakan melambai untuk dilumat menutup kosongnya perut demi seuntai harap kasih sayang dari langit, ya.. darimana lagi selain dari sana, sang pencipta langit dan bumi bahkan dunia lain atau gambar kabut lain yang selalu saja berusaha diungkap misterinya oleh seluruh rasa haus akan apa arti penciptaan dan untuk apa diciptakan hingga sejauhmana hal yang sudah tercipta.

Saturday, August 7, 2010

lipsync

Bagaimana akan melakukan redenominasi ketika baru saja mengeluarkan cetakan uang yang baru. Mengada-ada selalu dan tanpa alasan meski akhirnya isu itu kalah dengan video keong racun yang mengherankan dan sepertinya memang malah banyak yang menyukainya. Sebagaimana politik lipsync yang juga selalu saja dilakukan seperti coretan pylox yang aneh tak ada artinya itu, atau rumah aspirasi yang juga nggak ada juntrungnya selain hanya menteror agar lupa dengan ada masalah apa sebenarnya. Atau memang hanya lipsync untuk sekedar sejenak merasakan lucu dan brainstorm untuk eyel-eyelan hingga semuanya lelah dan tak peduli meski harga sambel yang menjadi makanan rakyat sebab tanpa lauk yang lengkap pun nasi itu bisa terasa enak tertutupi rasa pedas yang menggairahkan.

Sunday, August 1, 2010

spending my time

untunglah kau tak terlalu memperhatikan ataupun merasakan ketika diri ini berada pada titik terendah, titik yang sangat memalukan, tiada diri tiada mau tiada harap, atau apapun yang membuat diri bersinar bagaikan cahaya diluar sana yang berbinar bak memberi ejek, ejek terdalam namun tak terasa apapun bahkan panas mentari di siang bolong pun tak bisa mengubah ejek itu menjadi semacam penggerak semangat untuk keluar mencumbu cahaya, berasyik masyuk melalui kehidupan yang sudah jauh dari biasa ini. ketakberdayaan itu telah membunuh apapun ketika tiada binar wajah yang selalu diidam.

Saturday, July 31, 2010

hoax

mungkin ketika saat ini sekolahan dan para cerdik cendekia sudah semakin bertaburan serta kemungkinan banyak yang menganggur sehingga agak kritis dalam menanggapi apapun yang dilakukan oleh penguasa. meski memang sangat memalukan ketika seorang nomer satu di sebuah negara diprotes melalui media sosial semacam twitter hanya karena setiap hari pulang kerumahnya. memalukan karena kenapa juga harus sampai diprotes dan dipergunjingkan. serta entah iseng atau dilandasi ideologi tertentu ketika seorang artis atau apapun namanya yang berani mencoret-coret atap kura-kura gedung para punggawa wakil rakyat dengan tulisan 'jujur, adil, tegas', sendirian dan tanpa tedeng aling-aling. cukup aneh ketika sehari sebelumnya terjadi bentrok antar umat yang mengaku beragama di sebuah kampung manis lor di bawah gunung ciremai.

Friday, July 30, 2010

leleh luweh

tampil perkasa, garuk sana garuk sini, sikut kanan sikut kiri, hantam sana hantam sini,... menang nggak ada lawan, atau nggak ada yang peduli sama kelakuannya. penting cari makan sendiri yang sudah terlalu pahit menelan ludah untuk bekerja berpeluh seharian, mau disikut silahkan paling kasih duit rampung dan pergi, karena memang maunya itu. untuk apa lagi cari masalah, terlalu pusing untuk berpikir panjang, berpikir perspektif apalagi berpikir demi kemajuan sesama, mana ada pemikiran ke arah itu, beragama pun bermasalah.

Sunday, July 25, 2010

piala adipura

berkacalah pada kurcaci di sela-sela keramaian lalu lintas disana, mereka menengadahkan tangan bukan karena malas atau apa, mereka menjadi sesuatu yang dianggap tak bermartabat, tak memiliki harga diri, menjadi penderita karena dosa para leluhurnya. mereka hanya bisa menengadahkan tangan. meski tak patut dipandang dan menjadi musuh besar kebersihan kota dan piala adipura yang bergengsi namun tak bisa membuat perut yang lapar menjadi terasa kenyang.

Saturday, July 24, 2010

mimpi indah

toyor, sebuah kata yang baru terdengar bagi saya, menurut apa yang sudah ada dalam bahasa jawa padan katanya adalag jeguk, atau saya lebih suka dengan 'jagur', dalam bahasa indonesia baku bisa diartikan dengan 'pukul'. entah dari mana asal kata 'toyor' ini, sayangnya saya tak peduli dengan itu, toh semuanya adalah bahasa manusia, yang asal usulnya juga dari keragaman cara melihat keindahan masing-masing dari akal maupun budi, disesuaikan dengan apa yang menjadi kesukaan dan persetujuan bersama secara lokalitas. hingga berkembang menjadi dipakai banyak orang, meskipun hal itu tentunya tidak harus diperjuangkan dengan banjir darah karena apa sih pentingnya identitas, kelokalan dan lain sebagainya yang malah diplesetkan menjadi personal brondong, eh personal branding, sebuah makna aneh dalam menjual pesona diri pribadi.

Wednesday, July 21, 2010

que sera

semakin tua bumi mewadahi dan memfasilitasi milyaran hidung yang membutuhkan udara dan mulut yang setiap harinya harus mengunyah makanan, untuk kemudian dibuang sebagian dan sebagian lainnya menjadi energi gerak dan panas atau apapun yang bisa merusak atau jika memang manusia itu memiliki karakter yang baik maka dia akan menjaga bumi. namun berapa persenkah orang yang bisa dikatakan berkarakter baik. tentunya dikembalikan lagi kepada manusia lagi yang mau-maunya membeda-bedakan karakter seseorang.

Tuesday, July 20, 2010

tdl, tarif dasar lain-lain

entah apa yang dicari mengapa kemiskinan dan ketidakteraturan selalu menjadi masalah, keseimbangan macam apa sebenarnya yang dibutuhkan. ataukah kemalasan untuk selalu mendapatkan sesuatu yang baru menjadi sebuah kendala. betapa detik demi detik adalah perubahan, perubahan dalam hal apapun meskipun secara makro tak terlihat. atau bagaimanakah ketika sebuah keniscayaan untuk berbuat baik harus dibombardir dengan segala maca video saru yang memang tak akan pernah habis selama tidak ada ukuran yang jelas untuk memahaminya. sangat memalukan memang ketika saru ditutup dengan kemesuman, serta ketika kotor dan miskin harus dipunahkan dengan kemiskinan, dimana kemiskinan melawan kemiskinan dalam arti yang lain.

Monday, July 19, 2010

laknat

apatah menjadi kemauan untuk hidup selain mewarnai sekitar demi sebuah pemandangan indah nan menyejukkan pula menambah umur agar betah menghuni jasad yang makin lama makin tak ranum lagi dipandang oleh diri apalagi orang lain. apapun itu haruslah dilakukan tanpa mengharap apa nanti kembalinya bagi diri yang memang tanpa makna ketika keluh dan kesah bermunculan setiap detik hanya demi kepuasan pribadi tanpa melihat betapa bijaksananya lingkungan mewadahi segala hasrat maupun sampah yang selalu saja tertumpah.

Saturday, July 17, 2010

tanpa pendar

bunga nan indah tersebut, yang kuketahui bahkan sebelum berjumpa, bukan bunga biasa, dia adalah bunga teristimewa yang sejak saat itu bagaimanapun hingga membuat putus dan robohnya asa, bukanlah harga termahal sebab apapun akan tiada berarti dihadapan bunga bercahaya bahkan tanpa pendar. apa yang terjadi ketika harap yang hilang, hanyalah salah serta keliru meski untuk menyambung harap yang memang sudah terlalu dalam terpendam.

Friday, July 16, 2010

as tears go by

apatah yang bisa dilakukan lagi ketika hanya akan saling tindih dan tubruk tanpa melihat lagi norma-norma atau apapun yang menjadikan manusia berbeda dengan binatang atau dengan kata lain hanyalah kepentingan sesuatu yang kadang tanpa pretensi apapun, selain kepuasan akan kuasa atau kemenangan semu belaka tanpa maksud namun memberikan nilai celaka dan kehancuran akan kehidupan seseorang.

Thursday, July 15, 2010

robek

ksatria tersebut berpakaian seragam kebesaran dengan senyum dan wajah sendunya yang membuat rasa welas dan kasihan atas derita serta perjuangannya, terlihat sangat meyakinkan, cerdas, tulus dan tidak banyak memiliki kata untuk diucapkan selain janji yang melambung setinggi langit namun betapapun para bijak bestari dan cendekia membuat peringatan atas apa yang akan terjadi toh... sang ibu memilihnya untuk menjadi pangeran untuk bersama melampaui badai angin penuh kekuatan menghadang di depan. dengan imbalan tinggi dan betatapun apa semua harus dijalani meski sudah diketahui kekejaman dan kelicikannya namun apa daya tiada yang mampu menyentuhnya.

Monday, July 12, 2010

bengis

bukan manipulasi ataupun rekayasa seperti para punggawa diatas sana yang katanya mendewakan keadilan namun ternyata dipersempit bahwa itu hanyalah untuk dirinya sendiri. bukan itu sebab memang disini bukanlah masalah punggawa munafikin yang demi dirinya sendiri harus mengorbankan dan menisbikan hal lain yang menyangkut kepentingan banyak orang. jelas bukan karena ini hanya kepentingan diri saya sendiri saja tanpa menyenggol siapapun apalagi kepentingan umum yang katanya sudah tidak perlu diumumkan lagi.

Saturday, July 10, 2010

titik nol koma nol

mereka akan menyadari betapa telah dipermainkan demi sesuatu, ketika semuanya terbuka menghilangkan segala ketertutupan yang sama sekali tak bermakna, saat mengetahui telah banyak hal yang dimilikinya dimanfaatkan. meski itu untuk kesatuan ataupun apa yang menghilangkan keniscayaannya sebagai pribadi. pribadi yang memiliki segala potensi untuk berkembang. berilah jalan untuk mereka agar bisa mengembangkan apa yang ada dalam otak dan hatinya betapapun apa motivasi yang ada. pembelajaran demi pembelajaran atas nama refleksi pribadinya dengan lingkungannya pastilah akan menjadikan semuanya baik. tanpa perlu siapapun yang kadang malah mengotori dan menilai niat bersih sebagai suatu keinginan kuasa karena mengganggu kuasanya akan sesuatu.

Friday, July 9, 2010

nistaku

mengapa juga cinta pada akhirnya akan menunjuk ke sebuah tempat yang diyakini sebagai sebuah biduk dalam lautan air kasih untuk melalui dan menapaki badai, angin, cahaya, mentari maupun hujan dan panas yang menghadang. mengapa juga cinta harus diuji dengan proses seperti itu. mengapa juga cinta harus memiliki rasa penghentian dalam tempat dan kalbu yang sama ataupun juga cinta harus memadukan kedua pemerannya untuk selalu dan selalu sahaja berjalan serta berproses bersama, ataukah itu sebuah pembatasan ataukah sebuah pintu menuju ketakterbatasan lainnya.

Thursday, July 8, 2010

selalu

tlah tertanamkan dalam nadi-nadi yang mengalir bahkan sebelum degup pertama kedua ketiga dan seterusnya, dalam desah hirup nafas satu dua tiga hingga nanti ketika semuanya terhenti. dari diri tak ada lagi alasan untuk tidak melakukannya. betapa pun miring dan dalamnya jurang yang telah terlewati meski ketika lelah dalam kekalahan yang tiada henti selalu mengikuti namun bagaimanapun kekalahan itupun sudah menjadi bagian yang tak terpisahkan untuk menjadi sebuah tangga menuju ke sesuatu yang ternyata harus menelan dahulu pahit getir serta tiada keindahan ketika semua di berikan dalam kemenangan yang katanya selalu menjemukan.

Wednesday, July 7, 2010

nafas terakhir

semakin ku sadari segala kesalahan saat itu yang tiada pernah termaafkan bahkan oleh diri ini menjunjung semua rahsa semakin tak menentu menjadikan segala setan kemarahan menjalar di nadi-nadi yang bersemayam dalam dagingku. tiada siapapun dapat memahami apa arti yang pernah terjadi bahkan diri sendiri tak menyadari mengapa bisa terjadi, meski bukan hanya kesombongan saat itu, namun angkara yang membelenggu dan membangkitkan berbagai bentuk iblis untuk selalu menuju ke titik yang bernama kesalahan fatal. tiada dimaafkan bahkan untuk diulangpun tiada pernah bisa dialami oleh siapapun yang bisa berkata untuk menguasai waktu betapapun positif apa yang keluar dari mulutnya, ya.. tiada pernah bisa terlepas sekian berat dosa dan hanya harap untuk bisa memperbaiki kembali, nafas terakhir mungkin dapat memberikanmu suasana yang bisa memahamkan betapa aku mencintaimu, tanpa harap dan semua mimpi yang memang sudah tertepis meski tiada henti kumenangisinya.

Tuesday, July 6, 2010

heaven

menggapaimu dibutuhkan kemampuan superman untuk mengangkat dan terbang tinggi kesana dengan keberanian yang luar biasa, meski hanya lembar-lembar foto tersimpan bagai rumah yang dikhabarkan surga itu tetep saja deg, selalu plash didada tanpa ada tanya maupun kabar selanjutnya untuk apa dan mengapa selalu saja terjadi deg yang kedua ketiga keempat dan selanjutnya dan selanjutnya tanpa pernah menyisakan ruang napas, meski ku tlah berlari kesana kemari tak karuan ujungnya toh ketemu lagi dengan bayangan tersebut yang selalu menjadi hantu sekaligus pelecut semangat untuk selalu bernapas mengarungi kehidupan sambil selalu mendesahkan raungan deg yang kelima keenam dan selanjutnya dan selanjutnya.

Monday, July 5, 2010

kebencian

ketika keran informasi media dibuka selebar-lebarnya apapun bisa terjadi, apapun bisa diberikan, apapun bisa diakses. bahkan hingga status kondisi pribadi, keinginan pribadi ataupun kebencian atau ketidaksukaan tanpa alasan pun bisa dibroadcast dengan jelas dan bahkan tersimpan dalam server media jejaring sosial yang ada.

Sunday, July 4, 2010

semesta diri

tidak perlu harus dibuat-buat, ketika semua telah tersambung tiada pernah terputus sekalipun detik demi detik dalam hidup, setiap hela nafas maupun denyut nadi pastilah selalu dalam keadaan bersama entah berada atau dalam harap maupun jarak geografis yang sangat berjauhan, dia kan menantimu.

Friday, July 2, 2010

getir

kemana hati ini akan berteduh, kemana bisa mencari tempat belajar lagi, dimana semua yang pernah ada dalam mimpi ini pergi, kemanakah asal muasal cahaya itu bersembunyi, hati yang teguh tanpa prasangka, ditunggu yang ditunggu. mengapa juga harus mencari, mencari dan mencari sesuatu yang tak mudah. semakin dicari semakin banyak jurang dan belukar yang tak luput dari duri yang mematikan, dan adalah pahit dan getir untuk mendapatkannya.

Thursday, July 1, 2010

shine

beberapa generasi nenek moyang kami memang sudah meringis kesakita dalam ketidakberdayaan dan penghancuran budayanya yang sangat adiluhung meski kadang bertolak belakang dengan apa yang dinamakan tehnologi modern karena bertumpu pada keharmonisan semesta, tidak memimpikan persilangan keserakahan yang dibalut dengan seragam coklat apalagi mengumpulkan angka-angka bersimbol curency yang berasal dari keringat dan darah saudara atau tetangga sendiri. bukannya bodoh tak mampu menyerap pembaruan karena toh semuanya hanya perlambang yang tidak masuk di akal karena cukup dengan 3 piring nasi lauk sehari pun hidup akan terasa menyenangkan ketika bisa berinteraksi dengan sesama dan lingkungan sekitar dengan nyaman tanpa perlu mengusik kekayaan alam ataupun menyulut masalah dan aib orang lain.

Tuesday, June 29, 2010

bunga hati

jujur tiada yang bisa saat ini menghilangkan bayang bunga hati, entah mengapa semua terasa menjadi gila, gila dan tidak ketahuan juntrungnya mengapa bisa seperti ini. setiap hari merenungi terkesima akan indahnya sesuatu yang tak pernah terbayang dalam perjalanan sebelumnya. betapa kau mengisi saat-saat ini dengan rekah dan cahaya yang seakan tak akan meredup ataupun pudar.

bubarkan fpi

menjadi miskin harta ataupun miskinnya kekayaan negara mungkin juga berkesinambungan dengan aliran distribusi nutrisi ke otak masyarakat suatu negeri, begitupun di negeri begajul. tidak kalah dan berani bersaing dalam saling memiskinkan contoh mudah adalah ketika ada rencana untuk pendistribusian gaji ke 13 ataupun rencana renumerasi untuk para punggawa negeri sipil yang dinaikkan beberapa persen, namun dengan susulan tsunami harga barang-barang dari sembako bahkan hingga tarikan pajak ataupun yang sama sekali seharusnya menjadi layanan atau fasilitas negara semisal energi ataupun telekomunikasi, ikut juga menjadi sebuah jerat yang siap untuk meluluh lantakkan semua hasil jerih payah sebulan lamanya atau mungkin ada yang berlainan namun semua harus siap untuk selalu saja keringatnya kering tanpa bisa bermimpi ketika tertidur kelelahan karena kerja dan pikiran yang diperas terus menerus. seharusnya fpi sebagai front pembela islam memiliki nilai-nilai yang lebih positif dan berakhlak dengan menistakan kekerasan dan memuliakan kedamaian, apalagi dengan fenomena kondisi sosial yang seperti sekarang ini.

Sunday, June 27, 2010

nikmat dunia

fenomena langit jogja pada sore 11 juni 2010
Alam memanglah tidak bisa berbicara entah mungkin kalo ada saatnya bisa mengeluarkan kata-kata siapa yang bisa menyangka ataupun meramalkan sementara memang alam tak memiliki mulut apalagi jika lebih dalam lagi tidak memiliki pita suara mungkin. Tanda-tanda yang diberikannya pun seakan tak beraturan dan sangat sulit untuk ditebak masa berlakunya entah seratus hari, seribu hari ataukah beberapa abad kemudian tidak bisa disimpulkan dan dibuatkan formula rumusnya dengan mudah hanya sesuatu yang bisa dipercaya sebagai sebab dan akibat dapat dicerna dengan mudah oleh akal sebagaimana aksi reaksi, stimulus respon dan sebagainya yang jelas dan erat kaitannya baik secara tercatat ataupun bisa di pertanggungjawabkan dengan mudah di muka khalayak.

Saturday, June 26, 2010

electric saru

bahwa kemudian menjadi cita-cita besar untuk menjadikan sekte saru sebagai sebuah wahana untuk mengembalikan diri kepada sebuah kepatutan normal bukan saru dan tidak saru, porno bukan porno, terhormat tidak terhormat, sebuah perlawanan akan apa yang sudah menjadikan sesuatu di dunia ini menjadi semakin hancur lantaran tak ada lagi rasa hormat kepada saru, yang arti awal dari hormat itu sendiri adalah x saru itu sendiri. berapa lagi biaya untuk menjadikan kata saru menjadi komoditi pelaris yang dicari orang-orang baik secara nyata, maya maupun gelap hingga dalam keremangan yang menjadikan jiwa semakin masuk kedalam sebuah nuansa yang tiada seorangpun bisa menampik kejujuran meski yang membedakan hanyalah martabat atau nilai atas apa yang dikehendakinya sendiri.

Friday, June 25, 2010

unbreak my heart

percuma rasanya berdiri gedung-gedung megah sekolah tinggi yang mengeluarkan titel dan dipakai secara berderet-deret seakan bahwa titel tertinggi harus dipasang berurutan dari yang terendah, bahkan mungkin sekali ketika sekolah usia dini atau tempat penitipan anak di sebelah masjid itu mengeluarkan sertipikat dan titel pun akan dipasang semuanya hingga menjadikan sebuah kebanggaan aneh ketika para pemakainya tidak bisa berpikir secara jernih ketika harus menyediakan jalan raya yang diakui sebagai urat nadi ekonomi sebagai sebuah sarana yang aman bagi pemakainya dengan aturan dan berbagai fasilitas yang jelas dan membuat aman serta nyaman para penggunanya yang sudah diperas keringat, darah dan pendapatannya untuk membayar pajak yang semakin tinggi dan pungutan-pungutan lain disamping semakin meroketnya harga-harga kebutuhan sehari-hari untuk mendukung pencarian nafkah tiap-tiap orang tanpa dengan balasan yang setimpal oleh penyelenggara negara, aparatus negara serta berbagai tikus dan pengerat pipa aliran dana dari bawah ke kas negara yang semakin tidak karuan dilihat dari semakin rajinnya negeri ini menghiba kepada negara lain untuk berhutang entah untuk membiayaai apa ataupun nilai sebuah subsidi yang semakin mengecil atau hanya sebagai sebuah tolok ukur minimal agar bisa mengantisipasi thesis neolib yang semuanya bisa berjajar rata tatkala harus menyerang sebuah perhelatan sederhana sosialisasi kesehatan di banyuwangi kemarin karena dianggap sebagai sebuah reuni partai komunis indonesia yang sudah menjadi hantu lantaran sudah terlalu banyak yang dibantai tanpa perikemanusiaan, bukankah seluruh lapisan negara saat itu terlibat dalam sebuah tragedi kemanusiaan besar setelah kemerdekaan kehilangan akal sehat karena hasutan atas ancaman nyawa yang akan dihilangkan entah oleh pihak yang mana.

Wednesday, June 23, 2010

frozen

masih sanggupkah untuk selalu membunuh, mematikan hanya untuk memainkan apa yang sudah tertatto di benak sebagai sebuah cita. semua yang mengganggu jalannya pencapaian dari segala angan yang selalu terukur dengan indikator yang nyata-nyata diangkakan bahkan menjadi sebuah batasan atas berjalannya keinginan atas keteguhan untuk selalu digapai dan digapai. sebagai sebuah frasa cinta diri untuk selanjutnya sebagai landmark atas apa tercipta dari sebuah semesta yang sebenarnya adalah sebuah kotak kecil, ranum memang, dan menggoda untuk selalu diniscayakan sebagai sebuah keluhuran atas nama pencitraan diri sebagai ejawantah kepada sehelai daun yang sebenarnya adalah bagian dari pohon besar dengan penuh dedaunan dan bunga untuk terlihat betapa subur dan kokohnya pohon tersebut menaungi tanah di bawahnya.

Sunday, June 20, 2010

eclipse

menjadikan sebuah ketenteraman ketika bisa menyanding dan bersama walau entah dimana saat itu dan kapan terjadinya tiada pernah bisa terpikirkan meski saat-saat tersebut mudah terlupakan dan menghilang begitu saja namun pengalaman dari dalam hati yang memenuhi jiwa selalu saja tidak akan pernah mengingat namun akan selalu mencari dan mencari rasa tersebut tanpa pernah memikirkan mengapa dan alasan apa tentang kemunculan sebuah rasa utuh serta gejolak untuk akan selalu hidup meski bagaimana ditepis namun pada akhirnya memang siapa yang akan mau mengalahkan diri sendiri demi rasa sakit yang luar biasa selain berlari dan berlari sejauh mata memandang bahkan bila perlu tak perlu lagi bertemu dengan kenyataan hidup dimana semua terasa seperti duri yang menusuk-nusuk ulu hati tanpa peduli waktu dan kekuatan menahan rasa yang sedemikian hitam pekat dan tentu saja pahit.

Saturday, June 19, 2010

menuju krisis ke dua

kenyataan jika banyak eksperimentasi sistem yang digunakan tidak bisa untuk memberikan rasa nyaman dan adil sebenarnya sudah disadari oleh banyak kepala. yang lebih bikin anyel adalah produksi regulasi dari gedung miring yang sudah hampir roboh karena kebanyakan dosa dan perbuatan mesum didalamnya itu makin menjadi-jadi. bukan menambah ketat pengawasan kinerja namun karena sudah terbentuk kemudahan-kemudahan dalam imajinasinya maka membuat alat untuk bekerja sendiri dengan sebuah kebijakan yang selalu saja berpihak ke atas menjadikannya sebuah hobi dan alat pengeruk keuangan negara yang sudah dianggap bukan milik siapa-siapa lagi.

Thursday, June 17, 2010

gelap mata

sehubungan dengan sudah punahnya harga diri disini sudah tak ayal lagi untuk mempertahankan semua karisma citra diri yang memang tak pernah dibangun. semua berjalan apa adanya tanpa ada rekayasa bahkan renovasi ketika semua telah punah dan berantakan. tiada ada keyakinan lain yang bisa menyeteruinya bahwa kejujuran bukan harga mahal atau murah namun semuanya tergantung pada apakah terlihat indah atau karena matamu picek !!!.

tanpa nisan

kala itu memang terlalu banyak yang berlalu lalang menutupi satu sama lain, bukan hal mudah saat itu meski apa waktu yang ada bisa dimanfaatkan untuk bisa bersua namun apa lacur waktu yang bisa terkoneksi satu sama lain pun hanya tersedia tak seberapa terlalu banyak saat yang hancur karena entah pelarian atau memang nasib yang menginginkannya begitu. betapa waktupun teramat sulit untuk berjodoh. terlebih dengan muatan barrier yang entah apa maksudnya menjadikan semua menjadi terasa terbuang dan bagaimanapun permainan sosial yang menderu bak mesin penghancur selalu membuat segalanya menjadi begini dan begitu.

Wednesday, June 16, 2010

henti

bercerita mengenai hari-hari indah ataupun beberapa keinginan yang terbungkus dalam hasrat-hasrat kebersamaan memang belum pernah kita lakukan bersama sejak dahulu ataupun saat ini, memang belum pernah ada sesuatu yang membuat rasa itu berjalan bersama, mungin hanya mimpi di siang bolong ketika kukatakan bahwa menaruh harap adalah sesuatu yang sangat jauh yang bisa merubah segala sendi kehidupan. bisa begitu mungkin juga bisa tidak sama sekali, toh semua hubungan yang ada bukanlah semacam persentuhan fisik day to day yang dirangkum dengan segala poles liar mata dan keindahan yang nyata-nyata pernah kita perbuat, belum ... memang masih sangat jauh dari itu atau bahkan semesta pun belum pernah memberikan ruangan bagi kita untuk menyatakan apa yang kita inginkan bahkan bersit kebahagiaan yang semuanya berjalan dalam dimensi yang sangat jauh, berlainan bahkan tidak ada dalam pandangan di depan mata kita.

Tuesday, June 15, 2010

menuju gelap

kebahagiaan itu telah sirna, menghilang dengan serta merta menjadikan titik kebahagian berubah ke pengharapan dimana ketika bisa berharap maka sudah bisa dikatakan bahagia, dan saat inipun kata pengharapan itu sudah tak bisa lagi digunakan, sudah tidak boleh lagi, harapanmu harus hilang... mungkinkah.., bagaimana lagi harus dilantunkan rasa bahagia jika memang sudah demikian, benar-benar sirna, ataukah harus berbahagia ketika tersiksa dalam besutan kegelapan yang bukan hanya malam namun selimut hitam harus terpasung bersama tubuh tak berjiwa ini untuk menanti penantian tak kunjung datang menuju ke pemberhentian terakhir.

Saturday, June 12, 2010

changes

waktu memang yang menjadi sebuah ruang tanpa batas dan tepi, hanya manusia yang menamakannya waktu dengan pembatasannya sendiri yang dipaksakan untuk mempermudah selanjutya kemudian untuk saling menindas sesamanya atas nama waktu catatan dan bermacam hal lain yang di serudukkan dalam sistem-sistem yang bermuara pada akal semesta masing-masing kepentingan untuk kepentingan itu sendiri juga. kadang banyak pihak juga bersembunyi dalam lingkaran tanpa batas tersebut, waktu ada karena diadakan ataukah memang sudah ada sendiri atau itu adalah garis lurus dimana pemakaman sebagai titik terakhir pemiliknya sendiri-sendiri tergantung bagaimana mereka memelihara dan memanfaatkan waktunya.

just stand by you

tiga batang samsu menemaniku pagi itu saat memandang sebuah tempat dimana hati tertaut entah sejak kapan, hanya sebuah kepala dengan otak yang dominan itulah yang bisa menjelaskannya meski tentu saja tidak seratus persen kuiyakan karena toh yang tahu cuma saya sendiri. sejam lamanya berdiri dan memandang dengan dada dan kepala saling beradu antara pikir dan rasa serta tentu seperti biasa tidak akan pernah kumengambil kesimpulan secepatnya karena memang bukan ahli menyimpulkan dan memberikan definisi yang jelas serta pasti.

Friday, June 11, 2010

sekte saru

sekte saru bukan masalah atau provider pencarian video porno ariel, luna maya, cut tari dan lain-lain serta link downloadnya yang makin lama menjadi semakin saru dan porno saja lantaran hanya berisi foto badak bengesan dan tidak lupa tentunya virus untuk merusak komputer milik orang yang otaknya saru dan porno sekaligus mesum dengan virus-virus trojan. sebab bagaimanapun ini adalah pintu masuk paling enak yaitu dengan menggunakan kata kunci saru sehingga siapapun yang kelihatan alim ketika di depan internet akan mudah menjadi incaran orang lain ketika sudah berhadapan dengan sekte kata kunci porno, saruisme, saru dan persaruan.

Thursday, June 10, 2010

gopoh

mungkin benar mungkin juga tidak, juga tak ada yang mengetahui apa yang akan terjadi ataupun pengulangan yang selalu saja diberikan meski dengan pengaruh keterkaitan serta ending yang selalu sama bahkan mungkin semakin memburuk dalam hal tertentu seakan memiliki daya kreasi untuk mencipta sebuah garis maya yang mungkin bernama jalan kehidupan atau nasib atau takdir yang pada awalnya adalah batas-batas imajinasi yang diciptakan sendiri untuk membatasi bahkan seakan menghukum diri sendiri agar selalu berada pada posisi yang diharapkan dan lagi-lagi diimajinasikan sendiri tergantung darimana referensi pengetahuan serta masukan apa yang pernah didengar untuk di cerna kemudian untuk diyakininya sebagai sebuah filosofi dan prinsip kehidupan seseorang.

Monday, June 7, 2010

cih

prek, cih, asu hanyalah sebuah umpat yang tidak bisa tentunya mewakili semua apa yang terjadi dan terasa, bukan lantaran apa, bagi seorang yang tidak penuh memiliki harap dengan suguhan kejadian yang sama sekali tak pernah disangkanya, bahkan memikirkanpun tidak. Bukan lantaran pula sebuah pekerjaan yang mengganggu seluruh waktu namun terganggu dengan sebuah rasa yang lama-kelamaan akan membunuhnya sendiri.

Sunday, June 6, 2010

asu

Cobaan datang lagi kemudian setelah cobaan-cobaan lain silih berganti, random, kadang diulang-ulang, kadang sekali dalam setahun atau seumur hidup, namun ada pula yang hitungannya per detik seakan hal itu datang untuk mengisi kehidupan dan sekaligus untuk mematikan kehidupan ketika salah dalam mencari jalan keluar dari jaring aneh kehidupan yang menjadi hantu bagi setiap insan entah apa lagi nanti ketika sudah mati yang katanya adalah sebuah kehidupan lain dalam dunia dan dimensi yang lain, ataukah sebuah kematian lain dalam dunia kematian yang lain pula, ataukah tidak ada bedanya selain lawan kata antara mati dan hidup tersebut. Bisa jadi saat ini adalah kematian untuk kemudian dimatikan lagi di alam sana yang tentu saja bagi logika atheisme akan sangat aneh binti mustahil karena mereka sedang menjalani kematian-kematian yang setiap hari namun tidak ada sebersitpun pikiran akan perjumpaan dengan ketiadaan, karena dalam otak buluknya sudah terpateri bahwa 'aku berpikir maka aku ada', sebuah idiom kuno perbudakan akan kehidupan duniawi dimana ketika 'dunia ada maka aku ada' maklum seakan orang yang hidup diruangan pengap namun tidak mengakui apa yang dilihatnya bahwa kemana perginya asap rokok itu, atau api yang bisa dipanggil dengan sebuah pemantik namun hilang dengan sendirinya setelah tidak ada yang bisa dibakarnya, ataukah itu hanya sebuah kebetulan tentang hukum alam ataukah memang hanya begitu seharusnya, bahkan tidak bisa membedakan dengan sebuah film buruk opera sabun jelek itupun dibelakangnya berdiri banyak kru dengan macam-macam kematiannnya sendiri-sendiri atas nama otaknya masing-masing.

Saturday, May 15, 2010

gila

Hapal bilamana setiap saat diulang-ulang bagaikan sebuah acara rutin televisi atau kolom dikoran-koran yang selalu saja suka dan membawa opini pikiran dengan sudut pandang yang demikian aneh tapi nyata. Begitu lebamnya telinga dengan peperangan yang gila-gilaan antara informasi yang diluncurkan dengan perencanaan yang matang plus praktek yang juga sedemikian nyata, bila saja hal ini memang tanpa rekayasa jelas semuanya sudah tidak terkendali kekuatan-kekuatan semi penghancur tersebut, namun dengan mudah dilumpuhkan dan tentu saja tanpa kabar terakhir karena menunggu perintah dari sono yang pastinya lama-kelamaan juga buntu otaknya.

Thursday, April 29, 2010

wayang

Sekedar omong kegilaan saja bahwa adat yang dianut semacam kepatuhan yang selalu saja masih melekat dan sejak kecil ditanamkan kadang adalah sesuatu yang sudah direkayasa ratusan tahun bahkan mugkin secara tidak sadar adalah bukan dari kekayaan moyang sendiri secara negatif namun sebuah pemanfaatan atas kebodohan yang dibalut dengan energi-energi kebijakan yang sebenarnya hanyalah omong kosong. Seperti beberapa penggal wawancara imajiner meski secara lokal saja dan tak akan berpengaruh pada sendi-sendi kehidupan lingkungan kita yang memang sudah aneh, entah karena efek penjajahan atau karena memang keagungan feodalisme sebagai koridor atas jalannya sistem kesopanan kesantunan dan alur logika tangan kanan.

Thursday, April 22, 2010

orang aneh

Ketika terheran-heran dengan orang Indian yang bisa memerintahkan alam untuk hujan, berbicara dengan angin ataupun memerintahkan api untuk pergi atau datang. Hanya ada kata aneh di kepala, entah karena apa orang bisa memiliki kemampuan seperti itu. Lantas siapakah kita orang yang sama sebagai manusia namun masih kebingungan dan aneh melihat kenyataan-kenyaataan tersebut dan ada di sekitar kita sendiri.

Friday, April 16, 2010

tajamnya romantisme

Pertarungan tersebut masih saja manjadikan penasaran, entah mungkin karena hanya bisa melihat di layar kaca, tentunya hanya sebatas kerelaan para pencari gambar warta tersebut yang juga mungkin deg-degan atau mungkin sudah persiapan obat penenang agar tetap kelihatan tetep cerah disamping orang-orang yang berseteru dalam panasnya sebuah tanjung priok pinggiran laut jawa. Bahkan dengan gayanya pagi berikutnya mereka datang mengecek rongsokan mobil-mobil pasukan bayaran murahan itu untuk meyakinkan pemirsa bahwa memang dibakar dan cilakanya dipreteli orang lain untuk dijual. Benar-benar negeri yang indah.

Monday, April 12, 2010

All about lovin' you

Bukan hanya kau yang harus melihat kebelakang hingga merefleksikannya dalam index perjalanan kehidupan, dari sebuah tetes air cinta kedua sponsor kehidupanmu di alam fana ini. Bukan hanya mulai ini hari hingga beberapa hari ke depan semuanya akan coba terkuak satu demi satu bahkan mungkin juga akan sangat membingungkan. Bukan soal dan bukan sesuatu yang harus dipikirkan dengan dalam, toh semua pengampunan ada pada diri pribadi, tak tergantung dengan eksis situasi yang tidak pernah sinkron detik demi detik perusak hayat.

Saturday, April 10, 2010

nowhere man

Pada akhirnya harimau itupun menyadari betapa dunia, pikiran dan harapannya adalah penjara abadi bagi auman dan taringnya. Larinya menjadi tak beraturan dengan berat beban meski bertambah kecepatan dan powernya namun apa yang dia rasakan adalah sebaliknya makin kencang dia berlari, makin banyak dia menuai korban makin terasa betapa tak ada artinya hidupnya disini.

Friday, April 9, 2010

message in a bottle

Kejadian terus selalu berulang dengan banyak ragam peristiwa lakon dan waktu yang berlainan, selang jeda waktu pun tak sanggup untuk meruntuhkan jembatan itu. Jika adalah perbuatan dan perilaku yang baik mungkin akan berada dalam benak yang empuk nikmat serta selalu ditunggu-tunggu kedatangannya. Namun ketika sebaliknya apakah hengkang atau membiarkan saja karena memang tak bisa diperbaiki lagi adalah sebuah troubleshooting, tentunya masih bisa dilakukan troublehooting ketika benda tersebut masih dalam kondisi yang bisa ditolong, namun ketika benda itu adalah subyek melawan subyek tentunya tiada hal lain yang bisa dilakukan meski lidah kadang bisa berucap lain.

Saturday, April 3, 2010

The Spirit Carries On

Tak ada yang abadi selain keabadian itu sendiri, atau juga hanyalah sebuah utopia tentang keabadian, bukan hal yang mudah untuk dimengerti, diterjemahkan ataupun diperdebatkan, semua manusia memiliki pendapat, mata, kuping dan mulut sendiri-sendiri, punya hak untuk ngomong, hak untuk hidup, hak untuk mati, hak untuk dikubur tidak membaui tetangganya. Hak yang harus dipenuhi oleh pengguna, pembayar dan pengkorupsi pajak. Bahkan jika mereka percaya pada tuhan pun mereka telah mengkorupsi sendiri kepercayaannya tersebut, yah... memang dia tak akan berbuat apapun sebab hanya sistem sebab akibat sudah di gelar sebagai standar terendah kehidupan, bukannya standar tertinggi tentang mimpi UU Pornografi ataupun UU BHP yang lupa, siapakah dia yang membuatnya, apakah sudah memiliki standar tertinggi ataupun terendah, ah... entahlah nggak boleh mikir begitu, toh pada akhirnya cukup dengan sepiring nasi maka mata bisa berbinar kembali dan senyum pun merekah tanpa harus korupsi milyaran hingga trilyunan jika memang mampu memakan uang tersebut, karena toh makan sepiring dua nasi pun perut sudah kenyang.

Saturday, March 27, 2010

Animal

Bukan laksana para begajulan melakukan aksi akrobat atas nama kontraprestasi atau mengobrak-abrik tatanan yang pernah dikatakannya sebagai norma yang harus dihormati, ditaati, dipatuhi dan sebagainya yang mengeharuskan kita semua hormat dan melaksanakannya bahkan dengan paksaan jika perlu. Terbuat dalam rangkaian huruf yang memiliki makna mengancam dengan tujuan untuk keseimbangan tertentu atau dinilai dengan normatif kebaikan. Mereka membuatnya dengan sangat rapi bagaikan bulu-bulu merak yang indah, tertata dan memberi nuansa kedamaian ketika terlihat dan tercipta dalam persepsi sebuah dunia damai yang aman tenteram tanpa ada kerusuhan atau sudah barang tentu jelas bahwa yang tidak taat haruslah menerima imbalan yang setimpal bahkan dua.

Thursday, March 25, 2010

Through The Fire

Terburai juga akhirnya niatan meski masih dalam kebisuan, kebisuan yang terlampau sunyi, hening. Meski haru biru wang waktu dengan segala bualan dan terjangan membabi buta membahana bagaikan raja yang titahnya tak pernah bisa di pungkiri sedetikpun. Sang waktu bagaimanapun bisa menjadi segalanya tanpa perasaan dan tanpa memiliki atasan sepertinya, tak ada yang bisa memerintah meski ada pengecualiannya.

Tuesday, March 23, 2010

It's My Life

Saat itu ketika sedang menjalani detik demi detik Bekasi Bersih Partisipasi Blogger, menuju Jababeka setelah menerima kuliah di Presiden University di Jababeka. Setelah menikmati segelas kopi seadanya obat kerinduan setelah seharian tidak bertemu dengan si hitam manis tersebut. Rombongan amprokan rencananya berkegiatan menanam pohon di sebelah Jababeka yang entah apa nama tempatnya lupa... namun sepertinya memang lahan yang belum dipakai atau alhamdulillah jika dipergunakan hanya untuk pepohonan sehingga bisa menyerap polusi dan sebagainya agar bersih udaranya dan hijau sedap dipandang mata.

Sunday, March 21, 2010

alang kepalang

Rahsa tak pernah berbohong, ketika itu berjalan semuanya akan bisa menyebar luas tak keruan, meski dalam balutan asa tiada jelas, berkabut kemuraman jiwa, hanya rahsalah yang bisa mengentaskan itu semua. Dia memanglah yang selalu membimbing meski kadang segala pertengkaran dalam diri tak lekang dan tak pernah selesai dalam sekejap mata. Sedetikpun rahsa akan selalu memberikan dimensi angka tahun dan waktu yang sangat luas dan lebar. oh begitulah rahsa ini.

Friday, March 19, 2010

not about us

Kadang sangat kubenci kehidupan ini, kehidupan yang selalu hanya menipu, mengarahkan kepada hal lain yang tidak diperlukan, bahkan mengurangi kadar kehidupan itu sendiri. Mengapa?, bukankah ketika saat itu belum terjadi telah ada dan dibuat dengan sempurna semua arah bahkan tujuan hingga semuanya selesai dalam keadaan sempurna tanpa cacat, indah, tanpa jalan yang berliku apalagi keinginan yang selalu saja membelenggu untuk menuju jalan yang seharusnya sebagai insan manusia biasa, tanpa harus berkutak-katik pada probabilitas yang mengarah pada perjudian kehidupan hingga melupakan tugas sejati kehidupan. Memang keberadaan lingkungan sekitar sangat tidak bisa di acuhkan begitu saja, namun apakah juga senantiasa dipikirkan sementara selalu saja kekecewaan demi kekecewaan harus hadir bahkan air mata penyesalan karena terlalu peka pada permasalahan yang seharusnya bukan permasalahan kita, karena semua sudah menjadi hukum sebab akibat, dimana kalau melakukan itu hasilnya pastilah itu dan kemungkinan meleset hanyalah sebuah alasan yang dibuat-buat sebagaimana tuduhan para ahli hukum yang dengan silat lidahnya bisa mengaitkan nama domain sebuah perusahaan dengan nama pribadi, dimana tidak ada hukum sebenarnya di sana, namun harus diciptakan hanya untuk penambah sarana pencari kekayaan atas ketidaktahuan sicuek.

Wednesday, March 17, 2010

So...

Sampai kapan seseorang masih bisa menghirup udara segar, meski kadang harus berangkat saling bunuh, ataukah hanya untuk memperebutkan udara ini. Udara, Cahaya, Air, dan tempat kita berpijak. Semua sama peruntukannya, namun kenapa musti diperebutkan dengan nyawa bahkan segalanya, cinta, doa, dan tuhan sekalipun.

Monday, March 15, 2010

lamis

Semoga saja mengerti bahwa badan tak lebih hanya sekedar tulang berbalut daging yang ketika mati nantinya hanya dimakan bakteri-bakteri menjijikkan itu, beruntunglah jika saat ini ndasmu sedang dalam posisi puncak, namun semuanya ku tahu puncak dari kekuatanmu hanya segitu, tidak lebih dan jikapun lebih itu hanya akan menambah dentuman keras ketika pecas ndahmu.

Bahwa disini bukan sekedar rasa otoritas kekuasaan atau apa bahwa semua bisa juga saling tes kekuatan dan emosi, semua juga tahu siapa kamu sebenarnya. Bukan untuk memperlihatkan sesuatu yang lebih baik namun, betapa kekanak-kanakan itu memang harus dilawan dengan bijak jika tidak kemudian harus dilampiaskan dengan sesuatu yang setimpal bahkan dua.

Bahwa mulut lamis itu tak akan lama lagi akan membuahkan sebuah bom yang akan membuat menyesal selamanya telah melecehkan atau apapun yang sama sekali tak ada artinya dan hanya berwarna abu-abu tanpa memiliki arti apapun. Hmm, tinggal menunggu waktu saja ketika ludah sudah tersembur. Tak peduli lagi.. persetan dan tak ada lagi belas akan terbersit.

Semoga sudah bisa puas dengan itu dan hanya menunggu letupan itu muncul ketika semua dulu yang harus dibentengi dengan kuat... maka lepasnya kemarahan inipun semoga bisa diterima dan berjalan dengan seharusnya mencapai tujuannya.



I Don't Care Anymore

Well you can tell ev'ryone I'm a down disgrace
Drag my name all over the place.
I don't care anymore.
You can tell ev'rybody 'bout the state I'm in
You won't catch me crying 'cos I just can't win.
I don't care anymore I don't care anymore

I don't care what you say
I don't play the same games you play.

'Cos I've been talking to the people that you call your friends
And it seems to me there's a means to and end.
They don't care anymore.
And as for me I can sit here and bide my time
I got nothing to lose if I speak my mind.
I don't care anymore I don't care no more

I don't care what you say
We never played by the same rules anyway.

I won't be there anymore
Get out of my way
Let me by
I got better things to do with my time
I don't care anymore I don't care anymore
I don't care anymore I don't care anymore

Well, I don't care now what you say
'Cos ev'ry day I'm feeling fine with myself
And I don't care now what you say
Hey I'll do alright by myself
'Cos I know.

'Cos I remember all the times I tried so hard
And you laughed in my face 'cos you held all the cards.
I don't care anymore.
And I really ain't bothered what you think of me
'Cos all I want of you is just a let me be.
I don't care anymore D'you hear? I don't care no more

I don't care what you say
I never did believe you much anyway.

I won't be there no more
So get out of my way.
Let me by
I got better things to do with my time
I don't care anymore
D'you hear? I don't care anymore
I don't care no more
You listening? I don't care no more
No more!

You know I don't care no more!

Sunday, March 14, 2010

wuahaha...

Tiada pernah ada rasa sesal sekaligus yang lain, tak tentu arah muaranya. Bahwa sebuah pasemonan bisa menghadiahkan sesuatu pada para hadir di situ. Dengan persepsinya masing-masing tidak bisalah rasanya mengukur dan memberikan sesuatu yang secara diktator harus satu arah. Itulah kemerdekaan berpikir, berkreasi dan mengolah apapun yang didapat dan ditemukan.

Bukan hanya mengandalkan apa yang dipunya namun sesuatu yang tak dipunyai pun bisa digunakan dengan efek-efek kata yang indah semuanya bisa tersentuh, terlebih dengan pandangan mata dan suara yang hadir dari hati yang terdalam. Jelas sekali terdengar bahwa keinginan dan suara bisa menjadi semacam ether yang memiliki kuasa, kuasa atas suara, konteks dan semua pengandaian yang ada.

Entah mau apa yang penting apdet ae.. wuahahah..



Finding Me 

I don't think you notice, When you see my face
I guess you're waiting, To spin me around again

Wheels I guess are turning, Somewhere inside my head
I know that this is, Deeper than you get

But you're coming back again, You don't mean to waste my time
But you're coming back so

[Chorus]
Don't tell me, How to be
'Cause I like some suffering
Don't ask me, What I need, I'm just fine
Here finding me
Me

I've already given, Up on getting through
I never question, Who I'm talking to

Oh so much for nothing, But nothing means so much
I know it's touching, But I've been out of touch

And it's all that I can do, I'm a sight for my sore eyes
But it's all I am so

[Chorus]

I don't think you notice, When I can't reach out
I guess you're waiting, On somebody else again

Oh so much for talking, It's all been said before
I'm hearing something, but I wish you'd just say more

But you're going off again, When I try to just hold on
But you're going off so

Thursday, March 11, 2010

is this love

Sungguh diluar dugaan saat berada di perempatan jalan itu, di pojok sebuah gedung sangat bersejarah bagi Negeri Begajul, terucap dan selesailah sudah, bermacam tumpukan harap dan lain sebagainya yang terbangun dalam diam, tak terkatakan, meski masih dalam perjuangan namun betapa hancurnya semangat dan seluruh urat nadi kala waktu tersebut. Kemudian semua menghilang, hancur berantakan, yang masih utuh pun kuhancurkan semuanya. Tiada berat hati menanggapi ucapan yang sangat enteng tersebut, meski pada saat-saat berat teringat dan menghantam bagai ribuan topan badai, tiada pernah lagi ada kehidupan hanya menunggu dan menunggu sesekali mencari namun semuanya bak tertutup kabut mendung halus bagai kaca yang santet pun tak mampu menembusnya.

Masih segar, dalam ingatan meski sudah menjalani ribuan peristiwa kegelapan, dan masih segar pula dalam ingatan betapa sudah tertulis pada saat itu disana. Dalam sebuah tempat paling rahasia yang hingga sekarangpun diri ini tidak mau melihatnya kembali dalam ketakutan akan rasa bersalah, karena amarah yang menderu-deru hingga jalan penuh api itupun harus diambil tanpa ada persiapan dan logika yang matang. Betul memang sekali salah maka seterusnya akan sulit menjauhi semua kesalahan tersebut, kecuali ada invisible hand, penuh kekuatan yang bisa meletakkan kembali pada ranah dan ruang yang seharusnya dijalani. Entah apapun bentuk dan perilakunya tiada pernah teraba dan terasa oleh mata hati yang mulai diliputi kotornya duniawi ini. Oh.. betapa jauhnya jalan lurus itu sudah tertinggal di balik punggung ini, hanya keajaiban bisa merengkuh untuk bisa kesana kembali.

Masih adakah dia yang memegang semua keadilan, yang memegang seluruh peta kehidupan, yang memiliki kuasa, yang memberikan kuasa, yang membuat cabikan-cabikan luka penuh darah, yang menghajar segala keimanan, yang memiliki semua jalan akan memberikan arah yang tidak melukai siapapun agar diri dapat kembali ke jalan yang seharusnya. Jalan yang memang sudah dipersiapkan, akankah dia keukeuh untuk membalikan arah dan mengembalikan kerinduan akan jalan lurus tersebut nan penuh cahaya, meski sudah compang-camping diri ini dalam segala kekusutan dan kebinasaan. Ataukah harus memulai lagi dengan menghancur lantakkan semua serpih yang masih tersisa. Bilakah harus dilakukan karena semuanya memang sudah mendekati hilang, remuk, hancur, musnah dan binasa.

Tiada lagi waktu bersuka, meski sedikit harap bagai sebuah rengek dalam tulisan Bekasi Bersih Partisipasi Blogger, tidakkah kau yang disana mendengarnya bagai sebuah simphony for brighters your day. Ku tahu kekegelapan ini kan buatmu mengumpat dalam tanya yang sama sekali tiada pernah kau beri cahaya apalagi laksa raung harap yang tlah kau tulikan.



is this love
Whitesnake

I should have known better, Than to let you go alone
It's times like these, I can't make it on my own
Wasted days, and sleepless nights, An' I can't wait to see you again

I find I spend my rime, Waiting on your call
How can I tell you, babe. My back's against the wall
I need you by my side. To tell me it's alright
Cos I don't think I can take anymore

Is this love that I'm feeling
Is this the love that I've been searching for
Is this love or am I dreaming
This must be love. Cos it's really go a hold on me
A hold on me

I can't stop the feeling. I've been this way before
But, with you I've found the key. To open any door
I can feel my love for you. Growing stronger day by day
An' I can't wait too see you again. So I can hold you in my arms

Is this love that I'm feeling. Is this the love that I've been searching for
Is this love or am I dreaming. This must be love
Cos it's really got a hold on me. A hold on me

Is this love that I'm feeling. Is this the love that I've been searching for
Is this love or am I dreaming

Wednesday, March 10, 2010

She Don't Know Me

Sepantasnyalah diri yang selalu saja di beri segala macam persoalan dan ujian tidak harus selalu dapat menyelesaikan dengan sempurna, mungkin hanya orang-orang tertentu yang bisa, namun kemungkinan kecil sekali untuk bisa dikatakan sempurna. Hukum disini dan sekarang adalah konteks luar biasa yang dapat memutarbalikkan segala sesuatunya entah dikemudian menjadi sebuah energi tambahan, atau sebagai bumerang ketika bertemu lagi dengan sesuatu yang seharusnya dengan istilah kerennya 'de javu'. Hal kecil yang kau lontarkan dari mulut manismu itu selain membuat kegelapan bertahun-tahun perjalanan, juga merupakan sebuah tembok penghalang terbesar dan terkuat sehingga berbagai keputusan salah harus diambil entah hal itu nantinya bisa diterima atau merubah jalan yang memang kutahu sudah disiapkan sejak lama. Bukan maksud kita jelas, namun jika salah satunya sudah mengambil jalan memutar maka harus ada reaksi agar keseimbangan selalu terjaga dengan respon sebisanya.

Selama itu pulalah jalan berliku sejak sayap ini patah, untuk kemudian menggauli kehancuran, selanjutnya agar menjadi kepastian bahwa telah kuambil jalan yang beku nan semu meminang kegelapan, meski kau tak mengetahui dan mencoba telah lepas dari segala kait tentangku. Bahwa inilah bukti penghindaran tak terperikan, dan dengan segala niat menghancurkan segalanya kujalani dengan pasti.

Hingga kala akhirnya mengambil kesempatan untuk entah menghancurkan kembali agar serba luluh lantak tak tersisa, bahkan tanpa maksud apapun. Tanpa perasaan dan menyadari betapa kedamaian tersebut sudah musnah digantikan dengan semua kehancuran hingga harus selalu saja kupelihara ... since i lost you, segalanya berubah menjadi gelap, hingga kapan ku tertatih membawa butiran-butiran ini yang hanya buatmu.



She Don't Know Me
oleh: Bon Jovi

What more can i do?
there's nothing i haven't tried
still it's so hard for her to notice
i've tried hard to be straight
there's nothing left i can say
if only she would look my way

chorus:
she don't know me (she don't know)
she don't see me (she don't care)
she can't hear me (can't hear)
can not help me

she don't want (she don't want me)
like i want her (like i want her)
i gotta tell her (got to tell her)
that i love her (that i love her)
she doesn't even know my name

i dream of when she'll be mine
i dream of crossing that line
and holding her so tender
dreaming it could come true
so many things i would do
if only you'd give me a chance

chorus:
she don't know me (she don't know)
she don't see me (she don't care)
she can't hear me (she can't hear)
can not help me
she don't want (she don't want me)
like i want her (like i want her)
i gotta tell her (got to tell her)
that i love her (that i love her)
she doesn't even know my name

chorus (repeat)

Tuesday, March 9, 2010

She's a Rainbow

Kau seperti yang dulu masih dalam terpaan warna dan segala aktifitas yang sangat indah, meski harus terseok-seok ke kanan kiri depan belakang, seperti biasa kau menghadapi dengan ketenanganmu, bagai sebuah karang yang angkuh namun selalu dapat memecah ombak dan gelombang yang datang menerpa dan menggoda. Jutaan terpa pandang dan panggilan selalu saja mendatangi dengan gigih mengajak dan merayu menghunjam bahkan selalu saja membuat kalbu itu kesakitan dalam tanya mengapa dunia selalu saja mencoba dan mencoba.

Tuesday, February 23, 2010

wonderful

Apa kabarmu kawan, aku mencintaimu, budaya seperti ini mungkin tidak ada disini. Meski secara beberapa sudah melakukannya, namun tetep saja ini dunia timur, bukan barat, sebuah dunia keindahan yang agak berlainan tentunya. Entah mengapa bisa begitu, bukan karena kekayaan alam tentunya, dan mungkin sesuatu yang tidak penting seperti ungkapan cinta hanyalah dilakukan ketika memang benar-benar dibutuhkan bukan sebagai pengobat luka atau penebar pesona, atau mungkin cukup sekali seumur hidup tanpa perlu diulang-ulang lagi. Hmm.. mungkin saja ketika alam masih ramah dan selalu memberikan apa yang dibutuhkan penghuninya, namun ketika saat ini dimana alam memang sudah harus dikampanyekan untuk dapat disadari bahwa kita hidup didalamnya. Dan gedung-gedung tinggi itu adalah bagian dari alam semesta, meski harus berkorban milyaran rupiah untuk mewujudkannya.

Pada awalannya memang uang digunakan sebagai perantara untuk memudahkan pembayaraan atau pertukaran sesuatu, dalam perkembangannya perantara cenderung menjadi saksi dan penguasa atas apa yang harus diselesaikan atau dipertukarbelikan. Mulai dari tipis kemudian semakin membesar dan mendominasi, dari dahulunya hasil alam dan bumi yang sangat dekat untuk mendapatkannya demi kebutuhan sehari-hari tanpa harus ada perantara secara langsung, maka masih terasa dekat akan pijar kekuasaan dan keberadaan alam sebagai providernya. Ketika pemisah sebagai antara tersebut lebih penting dan bukan hanya kebutuhan yang paling dibutuhkan dalam hidup sehari-hari sudah mencukupi untuk keperluan kehidupan maka sudah jamak ketika menginginkan hal lain demi sesuatu yang bernama sejahtera, baik dalam tanda kutip maupun tanpa kurungan.

Seberapa sih kekuatan dan ketidakterbatasan benak itu, pada akhirnya toh lemas juga dan harus mengakui bahwa perantara itu lama kelamaan dirasakan sebagai pengganggu juga oleh yang tidak bisa memanfaatkan dan sebaliknya bagi yang sangat tergantung pada keberadaan perantara itu, karena saling menghidupi, dan pada awalnya memang saling membutuhkan. Hanya kesalahan atau kebingugan persepsi seperti seorang ahli politik yang menjadi seorang punggawa tehnologi informasi sehingga semuanya bisa salah kaprah dan berbagai wajah drakula berdasi yang menyalahgunakan perantara itu hingga akhirnya melupakan kekayaan alam sendiri, untuk dijual secara rugi demi menutupi perantara itu yang sudah berubah wajah menjadi seseorang bernama hutang. Yup, bukan urusan orang munafik seperti saya akan hal itu, itu adalah urusan orang-orang di gedung bundar yang sudah meang kontes lima tahunan, yang memiliki sertifikat dan hak untuk mengebiri hak orang lain, sementara disini harus selalu saja setia pada posisi untuk selalu disalahpergunakan.

Terlepas dari itu memang ...



What a Wonderful World
oleh: Louis Armstrong

I see trees of green red roses too
I see them bloom for me and for you
And I think to myself what a wonderful world.

I see skies of blue clouds of white
Bright blessed days dark sacred nights
And I think to myself what a wonderful world.

The colors of a rainbow so pretty in the sky
Also on the faces of people going by
I see friends shaking hands sayin' how do you do
They're really sayin' I love you.

I hear babies cry I watch them grow
They'll learn much more than I'll never know
And I think to myself what a wonderful world
Yes I think to myself what a wonderful world.

Monday, February 22, 2010

when a blind man cries

Kegelapan itu memang tidak akan pernah bisa pergi dari diri ini, tidak pernah dia akan rela meninggalkan diriku dalam keadaan penuh cahaya. Selalu dan ada-ada saja perbuatan perilakunya yang meninggalkan bekas tapak hitam pekat di dalam hati dan pikiran. Semua memang sudah tersetup secara default untuk hitam pekat gelap kelam tak bercahaya sama sekali. Meninggalkan dan menambah parah luka yang mungkin memang tidak akan pernah disembuhkan sekalipun diri ini harus menyuapnya dengan rayuan gombal, uang bahkan dengan bukti yang memang sama sekali hanya mengikuti trend pasar saja. Tidak lain tidak bukan lama kelamaan meskipun dalam kegelapan dan kebutaan inipun sosok lakon penjahat yang selalu saja merusak tatanan kehidupanku akan muncul dan tinggal menunggu waktu saja sedikit demi sedikit untuk bisa membunuhnya sepuasku.

Meski derita selalu saja membuat tubuh di malam hari menjadi dingin dan berkeringat saking dinginnya, namun deep down inside, dalam hati ada semacam energi yang tak akan pernah sirna, energi untuk menghilangkan segala sesuatu yang menyebabkan ini terjadi, yang selalu saja setiap saat bisa mengundang datangnya dewa kegelapan dan begawan yang membunuh cahaya kearifan dalam benak dan batinku. Sudah tentunya niat sedikit demi sedikit untuk merimuvnya dan menghilangkannya dalam balutan kehidupan bak penjara ini, yah... meski baru kumulai sedikit namun rencana pembunuhan dalam bentuk yang mriyayeni inipun sudah direncananakan untuk dapat dilakukan tanpa harus menghilangkan nyawa seseorang namun memberikan pencerahan dalam kebutaanku yang sejak dahulu memang sudah direkayasa sendiri meski pada akhirnya menjadi bumerang yang sangat menyakitkan dan sangat sulit untuk diusir bahkan dari rumah sendiri.

Rekayasa yang memperlihatkan bahwa tubuh ini sangat lemah dan bodoh memang sudah sangat berhasil dilakukan dengan datangnya banyak cemooh dan hinaan, serta penipuan di depan mata tanpa harus bersembunyi ataupun berlagak seperti politisi yang sudah busuk semua itu. Bukan hanya politisi yang sudah tidak memiliki konsep namun mungkin setiap kepala yang bercokol di jalanan dan gedung-gedung itu, bahkan mungkin bayi-bayi yang masih direncanakan untuk lahir, yang akan diterima dan dididik oleh guru-guru pemegang sertifikat murahan untuk mengejar kenaikan gaji, hmmm.. persetan mereka kan anak orang, bukan anak saya, bukan keluarga ku, bukan fam ku... mungkin dan hanya mungkin, tidak akan menuduh karena semua orang perlu makan, dan tiga kali sehari, meski dihilangkan dalam sekejap ketika pagi hari.

Mengapa juga mereka harus menggunakan kata menabung untuk menyebut bahwa nanti uangmu akan hilang dan kami ambil pajaknya, mengapa juga menjadi seorang menteri dan mantan kepala partai yang hanya berwisata ke luar negeri main perempuan tanpa pernah mau mengerti apa efek dari yang dikatakannya, mengapa pula harus menggunakan kata pembangunan sebagai visi untuk menutupi dan meminta pertolongan atas kehancuran yang barusan dibuatnya. Mengapa juga harus mengedepankan nasionalisme, kehebatan cara berpikir dan kecerdasan lokal dimana semuanya dihadapkan dengan sesuatu yang global, mengapa anda menyintai hak asasi manusia, mencintai demokrasi, mencintai perdamaian namun dalam visimu mencoba untuk menaikan kelokalan-kelokalan yang memang sudah bukan jamannya lagi untuk diungkit-ungkit selain untuk mencari niche demi kantongmu. Mengapa juga anda tidak bunuh diri saja, atau karena memangsemuanya harus berakting seperti seni ketoprak yang memang sudah nggak ada yang suka itu, kecuali hanya untuk alasan karena tidak ada kerjaan sehingga berpura-pura menjadi seorang seniman, pengamat budaya, pengamat politik, maupun politikus dan eksekutif yang bahkan tidak tahu apa itu namanya pekerjaan.

Semoga juga kehancuran akan segera datang jika RPM konten multimedia itu disahkan. amin.



If you're leaving close the door.
I'm not expecting people anymore.

Hear me grieving, I'm lying on the floor.
Whether I'm drunk or dead I really ain't too
sure.

I'm a blind man
I'm a blind man and my world is pale.
When a blind man cries
Lord, you know there ain't no sadder tale.

Had a friend once in a room,
had a good time but it ended much too soon.

In a cold month in that room
we found a reason for the things we had to do.

I'm a blind man
I'm a blind man, now my room is cold.
When a blind man cries
Lord, you know he feels it from his soul.

I'm a blind man
I'm a blind man, now my room is cold.
When a blind man cries
Lord, you know he feels it from his soul.

Saturday, February 13, 2010

made of tears

Wis gak jelas, makin aja gak jelas, mau ngapain. Rupanya memang energi yang dikeluarkan dahulu lumayan memeras harta benda untuk mencapai sebuah kenikmatan yang mungkin tak lama lagi memang harus layu dan musnah, maka dengan segala cara apapun kue itupun harus tetap hangat, enak dimakan dan tentu saja masing-masing dapat bagian dengan adil. Bukankah begitu ketika mereka iklas mengikrarkan cinta untuk berkoalisi bersama, merenggut kenikmatan bersama, meski harus tebal telinga dan wajah.. ah itu sudah biasa dan cuma omongan orang yang tidak kebagian roti saja.

Airmata orang kecil yang tiap hari harus keluar tenaga dan keringat tanpa pernah tahu sampai kapan bisa bertahan hidup, kesana-kemari tanpa ada asuransi, jangankan asuransi, jatuh lecet aja mau cari obat merah harus bingung ngutang kesana-kemari. Mungkin kemiskinan karena kurang bagian dari komisi-komisi itu sudah hal biasa dan salah sendiri kenapa miskin, wis mlarat, kesrakat ra entek-entek, ra uwis-uwis, modar yo kubur pinggir ndalan... waduh,... emang beginikah kita sekarang ini, mungkin ya mungkin juga limapuluh persen tidak.

Ketika bulan peringatan merdeka mereka berlomba masuk ke rimba hingar bingar kemerdekaan, kemudian agar bisa tetep seneng dan kuping tidak merah, menyusun sebuah rancangan Tindak Pidana Tehnologi Informasi, dan yang sedang anget juga dan sangat penting untuk ditolak adalah tawaran sebuah permen pahit. Pada penampakan awal memang keren, bisa mengatur tehnologi informasi meski kalo lebih melek lagi melihat yang terjadi disana dalam Google dan protes. Betapa permasalahan sepele yang mengakar pada hal lain, yaitu ahlak dan pendidikannya adalah hal yang lebih penting sebagai benteng warga negara agar tidak terantuk-antuk kesialan dan batu yang kadang oleh yang lebih berkuasa juga yang membuatnya.

Sikap persetan rupanya jangan terlalu di kembangkan dan dipupuk, karena ada sebuah kendaraan maha dahsyat yang akan merubah semuanya, dengan baju bersih, penampilan menarik, legal hukum yang jelas, apalagi katanya mewarisi kenabian... horotoyoh...

Friday, February 12, 2010

now we run

Gila bahagia apakah beda, yang jelas gak bisa tidur berhari-hari ya jadinya gila agak ngantuk gitu, ngatuk lemes gak punya niatan apa-apa keluar rumah hujan, kalo ndak ujan panas, resiko demam berdarah tinggi apalagi penyakit kebangsaan yang namanya masuk angin kemudian flu terus batuk terus harus ke dokter ke apotik beli obat, kemudian harus makan, minum obat yang rasanya aja nggak enak dan hasilnya lemes ngantuk dan kek orang fly.

Ngantuk bener tapi mata tetep pengin melek hasilnya ya badan kurus mirip orang gak keurus untung aja masih mau ngeliat siang, coba kalo penginnya yang gelap-gelap wah bisa jadi monitor komputer ini dimatiin aja biar gelap dan gak bisa bikin kerjaan apa-apa, entah apa yang ada dipikiran dan otak orang lemas tak berdaya, mungkin hanya mimpi, mimpi pun sambil ngantuk, lah kok kantuk kenapa karena tidak tidur, dan hidup lebih efisien ketika melek, kalo tidur mau apa lagi selain ngorok, dan itupun bangunnya juga lemes dan lapar. Kenapa gak ada kerjaan yang harus merem dan tidur gitu to...

Untung ada orang satu ini yang bisa bikin agak melek agak seger tapi kemudian pastilah ngantuk lagi maklumlah judule ae now we run, hah,... siapa yang lari, ngantuk-ngantuk dan lemes kok lari-lari, nanti bisa diharamkan seperti fesbuk yang juga seperti narkoba, katanya. padahal emang enak dimakankah itu fesbuk, google dan semacamnya. hmm yang menjalankan aja yang aneh-aneh, apalagi yang komentar haram, wakakak.. makan aja tuh monitormu...

Dasar kurang kerjaan selain ngata-ngatain orang dan mahluk yang mati dan nggak jelas, nanti aklo gebuk-gebukan ada protes wah bisa celaka dan nggak ada kesempatan untuk ngantuk lagi dong. Emangnya yang untung siapa, jejaring sosial yang ngisi konten yang yang ikut, bukan disediakan oleh webmaster atau providernya, udah hampir web 3.0 nih sayang... kalian aja yang hobinya cuman melihara rambut itu doang, mbok lainnya dong.

atao lebih enak dan biar semangat ngantuknya tambah dengerin dan liat si om steve vai jingkrak-jingkrak aja, daripada menghujat barang mati yang aneh tapi malah cari trending #topik.


Saturday, February 6, 2010

inovasi radikal

Dunia pendidikan di negeri begajul, bergerak sangat bahkan supercepat. Terlihat dengan bermunculannya gedung-gedung sekolah yang megah, apalagi universitas yang jika gedungnya tidak beton mungkin saat ini tidak lagi dianggap sekolahan, bahkan pondok-pondok pesantren pun tidak ketinggalan berhias, bergincu hingga menarik sahwat untuk menyekolahkan anak para orangtua yang juga memiliki pertimbangan tertentu, tentunya juga misi tertentu untuk anak tercintanya.

Belum lagi perkembangan metode hingga materi pendukung kurikulum yang sangat fantastis kalo tidak bisa dikatakan radikal dalam arti yang kurang baik. Berbagai pembenahan dilakukan bahkan hingga yang detil-detil, berbagai bentuk standarisasi, laksana membuat produk elektronik yang bisa diinstalkan apapun. Semuanya menjadi berat dan mungkinkah hanya dengan rata-rata umur manusia yang 65 tahunan masa beredarnya itu harus melalui perjuangan berat dalam bersekolah, bahkan kemudian untuk mempertahankan hidupnya. Hitung saja sendiri berapa pengorbanan finansial yang harus dikeluarkan.

Rasa-rasanya memang para pekerja di bidang pendidikan juga banyak dipusingkan dengan terlalu banyaknya inovasi maupun permintaan pasar yang rasa-rasanya seakan tidak ada habisnya. Overload mungkin rasanya jika memang antusias, namun sepertinya juga tidak jika hanya biasa-biasa saja. Disini hanya mengingatkan saja bahwa ada seorang ahli ekonomi yang pernah mengatakan bernama Joseph Schumpeter (1883-1950) seperti ini : "radical innovation drives recurring cycles of 'creative destruction'". Terjemahkan sendiri mudah sekali kok.

Mengapa demikian harus diingatkan sebab sepertinya bisnis dan komoditi pendidikan sudah demikian membuat dada ini sesak, tanpa perspektif yang jelas, yang penting peserta didik bisa masuk, banyak dan lulus dengan materi pendidikan yang meski berat namun entah jadinya seperti apa, melihat para seniornya yang berada dipanggung nasional dan para punggawa yang semakin aneh saja kelakuannya meski sudah dites dengan perangkat yang aneh-aneh. Hmm saya kira kuote dari pak Joseph Schumpeter itu cocok juga, hihihi...



I am sailing
I am sailing
Home again 'cross the sea.
I am sailing stormy waters
To be near you to be free.
I am flying
I am flying like a bird 'cross the sky
I am flying passing high clouds to be with you to be free.

Can you hear me
Can you hear me thro' the dark night far away.
I am dying forever trying to be with you who can say.
Can you hear me
Can you hear me thro' the dark night far away.
I am dying forever trying to be with you who can say.

We are sailing
We are sailing home again 'cross the sea.
VVe are sailing stormy waters to be near you to be free.

Oh Lord to be near you to be free
Oh Lord to be near you to be free . . .

Sunday, January 31, 2010

for the love of god

Jangan lagi bicara cinta, ketika panggung teatrikal yang mementaskan pengangkatan sumpah jabatan dengan sebuah kitab suci yang di acungkan pada atas kepala para anak manusia yang katanya disebut juga sebagai anak bangsa, anak negara, untuk menjadi para pemimpin bangsa dan negara. Janganlah bicara masalah sumpah apalagi serapah ketika buku suci tersebut yang dimaknakan sebagai perwujudan tuhan yang maha kuasa, untuk menjadi wakilnya dalam memimpin dan mengimami bangsa baik secara administratif ataupun bathiniyah secara kebatinan perbangsaan dan kenegaraan yang tumbuh suci tanpa bisa dihindari karena lahir dan numpang hidup serta numpang mati di bumi yang tentu saja bukan milik manusia ini.

Dengan adanya buku suci untuk mendengar sumpah itupun secara wujud semuanya mengakui akan keberadaan dosa maupun ketuhanan yang setuhan-tuhannya, tuhan yang tidak tidur, tidak bisa ditipu apalagi dikorupsi pahalanya dengan naik haji atas biaya negara yang tidak lain adalah biaya tuhan sendiri, mungkin salah kaprah ketika konteks ini nantinya dipalikasikan bahwa uang yang dikorupsi dan dihilangkan pada bank centuri yang tidak bertuhan itu adalah uang rakyat karena semua yang berusaha di bumi tuhan harus disahkan dan dilegalkan minimalnya atas nama notaris, belum lagi hak oesaha atau ijin gangguan yang tidak perlu lagi harus minta ijin pada tuhan, ataukah mereka yang kita minta ijini itu adalah perwujudan tuhan juga, entah... siapa tahu dan siapa sangka kenapa harus membayar pula.

Ataukah mereka menganggap bahwa buku itu hanyalah sebagai benda saja, sebuah barang yang dihasilkan dari penebangan pohon disana, kemudian dicetak menjadi kertas kemudian dirangkai dan dimasukkan ke percetakan untuk bisa di beri font-font yang akhirnya noktah-noktah tinta itu bisa menjelma dan dibaca untuk ditafsirkan sebagai perwujudan sesuatu yang maha dahsyat, demi pelanggengan kekuasaan ataukah itu hanya trik politik belaka sebagaimana kemudian yang dipraktekan dalam menjalankan tugas negara yang disederhanakan menjadi sebuah amanat kepartaian, amanat korps dan amanat-amanat lainnnya yang kemudian malah melupakan apa yang menjadi sumpahnya.

Mungkin ini pulalah yang menjadikan betapa kehidupan yang hanya salah sebuah bagian dari keberadaannya harus diperjuangkan namun bukan kehidupan itu sendiri pula, karena kehiduan ini adalah sebuah soneta tuhan, dimana dimainkan dengan berbagai alat dan mahluk bernama suara yang macam-macam sehingga bisa dinikmati menjadi sebuah ritme, baik ritme atas nama pribadi, golongan maupun kebangsaan. Jika salah satu dari banyak alat itu dimiskinkan atau di disable, hmmm.. mungkin jadinya bisa seperti ini yang kita rasakan dalam berbangsa dan bernegara yang ritmenya kian ganjil saja.

Betapa banyak suara minor dan fals yang diucapkan, bahkan dengan bangga dan tanpa sedikitpun mimik wajah bersalah atau menyesal dalam menyatakan pernyataan-pernyataan yang sama sekali tidak ingin didengarkan dan salah dalam arti yang sebenarnya. Oh.. betapa negara ini belum bisa memadukan musik baik atas nama tuhan ataupun atas nama kelaparan yang tak lama lagi akan berubah menjadi 'bulk chaos' meskipun tak ada yang menginginkannya. Ataukah akan semakin banyak para 'conthonger' yang multi talent dan bisa memainkan banyak alat musik akan terkena stroke dan serangan jantung... hmm... we'll wait and see aja... tapi lagu dibawah ini enak loh...


Tuesday, January 26, 2010

cemburu

Apa yang terjadi di Negeri Begajul bukan tidak mungkin hanyalah sebagai sebuah ladang indah yang selalu saja diperebutkan kekayaannya oleh pihak-pihak lain, dan tidak akan pernah habis kekayaan tersebut karena keajaiban yang selalu saja ada dalam pikiran para penghuni negeri kaya tanpa batas ini, meski harus dilalui dengan darah namun tidak juga mereka peduli dan sadar mengapa mereka bisa dimiskinkan di tanah kaya yang bukan miliknya lagi.

Bahkan kadang aneh di negeri yang harusnya keikhlasan sudah tidak perlu dipertanyakan lagi ini ada juga yang mencoba untuk menjual ikhlas dengan respon yang tidak galak yaitu laris manis bak kacang goreng. Entah mereka membeli untuk apa, sebab bagaikan madu dan minuman memabukkan tanpa berkaca pada diri sendiri, mengapa harus belajar keikhlasan, sementara mereka menyaksikan banyaknya ketidakadilan dalam kelas-kelas sosial yang secara tidak sadar mereka ciptakan tanpa perikemanusiaan itupun dengan sangat ikhlas, bahkan hapal di luar kepala. Hingga pelarangan ikhlas untuk menyumbang secara langsung di pinggir jalan pun harus diregulasikan sekedar untuk memberikan path yang jelas akan sebuah keikhlasan memberi, meski secara nampak siapa yang ikhlas melihat sanak saudara harus berpanas di pinggir jalan hanya menunggu keikhlasan pula.

Nikmat dan rasa feel so good di jalan raya kadang menentukan juga hari-hari kita nanti siang hingga sore hari. Namun apakah semuanya harus selalu berjalan mulus sebagaimana yang diidamkan, bukankah semua relief yang di lalui di jalan dimana itu adalah fragmen kehidupan diluar diri kita adalah maha guru dan kenyataan yang bagaimanapun kita ada di dalamnya. Tanpa harus banyak basa-basi memang apa dikerjakan hingga berpeluh dan berpusing kepala adalah hanya untuk kehidupan beberapa hari ke depan, semua merasakan itu, bahkan mungkin hanya ada yang sampai beberapa jam ke depan. Bukan tidak mungkin kerelaan dan keihklasan yang disampaikan hanya menutup keperluan beberapa jam namun berpikiran jauh kedepan, bahwa receh ini bisa untuk selama hidup, bahkan tiap malam atau pagi hari selalu dihantui dengan perasaan tersebut.

Entah cinta sudah ada dimana saat sekarang ini, dimana para sri panggung politik sedang bergurau tentang uang enam trilyunan yang tidak pernah dibayangkan oleh kere-kere di pinggir jalan. Dan bahwa mereka tidak paham dengan tumpukan utang yang sudah tak ada yang menggubrisnya, serta betapa mereka tidak tahu lagi akan adanya regulasi-regulasi baru pelayanan publik dan lain sebagainya yang harus sesuai dengan standar internasional, internasional yang mana, sebab rasanya semuanya ada di atas awang-awang, berada di atas dan diluar atmosfir kehidupan kita semua.

Aku cemburu ...oh negeriku,... sedang bercinta dengan siapakah kau gerangan...?



A Beautiful Mess
oleh: Jason Mraz

You've got the best of both worlds
You're the kind of girl who can take down a man,
And lift him back up again
You are strong but you're needy,
Humble but you're greedy
Based on your body language,
your shouted cursive I've been reading
You're style is quite selective,
though your mind is rather reckless
Well I guess it just suggests
that this is just what happiness is

Hey, what a beautiful mess this is
It's like picking up trash in dresses

Well it kind of hurts when the kind of words you write
Kind of turn themselves into knives
And don't mind my nerve you can call it fiction
'Cause I like being submerged in your contradictions dear
'Cause here we are, here we are

Although you were biased I love your advice
Your comebacks they're quick
And probably have to do with your insecurities
There's no shame in being crazy,
Depending on how you take these
Words that paraphrasing this relationship we're staging

And it's a beautiful mess, yes it is
It's like, we are picking up trash in dresses

Well it kind of hurts when the kind of words you say
Kind of turn themselves into blades
And the kind and courteous is a life I've heard
But it's nice to say that we played in the dirt
Cause here, here we are, Here we are
Here we are [x7]
We're still here

And the beautiful mess, this is
it's like taking a guess when the only answer is yes
and through timeless words in priceless pictures
we'll fly like birds not of this earth
and tides they turn and hearts disfigure
but that's no concer when we're wounded together
and we tore our dresses and stained our shirts
but it's nice today
oh the wait was so worth it

Thursday, January 21, 2010

Menjual ikhlas

wong waras lan adil uripe ngenes lan kepencil
sing ora abisa maling digethingi
sing pinter duraka dadi kanca
wong bener sangsaya thenger-thenger
wong salah sangsaya bungah
akeh bandha musna tan karuan larine
akeh pangkat lan drajat padha minggat tan karuan sebabe

(Ramalan Jayabaya bait ke 146)

Entah benar atau tidak yang namanya ramalan pastilah semua orang suka apalagi jika diramal bahwa nasibnya bagus, dan mungkin bahwa ramalan Jayabaya ini banyak juga yang percaya ataupun tidak bukan soal. Karena toh yang meramal juga sudah meninggal dunia, dan ada misteri juga bahwa ada bait-bait yang hilang atau mungkin sengaja dihilangkan dengan alasan rusak karena mungkin tertera jelas nama atau lokasi atau apalah, semuanya menyisakan tanya yang membuat orang kadang lupa diri seperti ketika mendengar orang yang dengan semangat mengejar harta karun, harta revolusi atau apapun yang bisa dianggap untuk mengangkat derajat kehidupan bahkan mungkin kekayaannya. Dan tentu saja hanya dinikmatinya beberapa puluh tahun untuk kemudian ditinggalkan semuanya.

Entah mengapa juga kemudian banyak aliran sains dan logika yang tidak mempercayai bahkan kaum agamawan, terserah juga, toh dahulu ketika Nabi Nuh AS sebagai peramal tsunami paling terbukti di dunia ini juga mendapat cercaan dari masyarakat pada saat itu. Kadang agama memang memberikan kebebasan dalam memberikan tafsir ayat-ayat tuhan karena bagaimanapun setelah dipublish siapapun bisa mengakses dan dengan persepsinya masing-masing bisa mendapatkan pencerahan, karena memang diturunkan untuk segenap umat manusia, namun cilakanya karena keterbatasannya pula manusia menggunakannya sebatas apa yang disukai dalam konteks yang paling mengenakkan dan membuatnya menang baik dimata sendiri maupun orang lain. Juga tak perlu dipungkiri berapa orang yang bisa kaya lantaran bisa belajar agama ataupun menggunakannya sebagai sesuatu yang menguntungkan meski tidak ada jaminan kebenaran akan pendapatnya.

Barangkali jika memang Al-Quran itu memiliki hak cipta, sebagaimana orang-orang yang menganggap bahwa itu adalah karangan seorang nabi dengan nama Muhammad SAW. Mungkin para keluarga dan keturunannya akan kaya raya jika memang kita harus membelinya dan tidak dibajak sedemikian rupa bebas, bahkan mungkin hadits-haditsnya yang mencerahkan banyak orang di dunia ini. Aneh memang dan mungkin akan membuka mata kita mengapa Timur Tengah dan Arab dimana banyak nabi berdomisili disana pada dahulu kala, saat ini harus mawut dengan perang, baik atas nama agama atau apapun yang ujung-ujungnya memang mencemarkan tanah suci tersebut. Betapa hari maupun tempat ibadah bisa diklaim milik negara sementara kitab suci tetap saja dibiarkan bebas sebagai alat marketing, entah untuk apa, mungkin dibenak kita semua bisa merasakan dan ada sekelip kata 'mungkin iya'.

Betapa memang para pendahulu tidak, atau mungkin jarang memabukukan sesuatu, karena memang tidak untuk digantikan dengan uang. Namun cenderung berusaha diajarkan dengan bentuk-bentuk lisan maupun dongeng yang indah sehingga semuanya bisa dilakukan dengan tatap muka dan diskusi yang mendalam, tanpa pretensi politik maupun kekayaan. Betapa itu adalah keindahan duniawi, yang saat ini sangat sulit untuk didapatkan betapapun sudah ada Twitter maupun media persekawanan sosial maya. Betapa semua hasil kerja payah kita selama sebulan atau periode tertentu akan habis dan tidak ketahuan untuk apa, ataukah memang ini adalah pembelajaran yang sangat menarik bagi keikhlasan dan ego-ego kemanusiaan modern. Tentu saja tidak karena selalu saja ada jebakan globalisasi, betapa mungkin orang-orang kaya di negeri awang-awang itu juga membaca kita ramalan Jayabaya, dimana mungkin saat ini tidak derajat dan pangkat tertinggi selain kata 'Pasar', 'trend', dan apalagi yang jelas itu bukan manusia, namun sistem yang diciptakan oleh manusia itu sendiri.

Betapa para petinggi dan CEO perusahaan multinasional itupun semua tahu akan adanya 'jebakan globalisasi', sehingga mencari jalan keluar darinya. Mungkin itu maksud baik dan bisa juga sebaliknya, hanya merekalah yang mengetahuinya. Namun jebakan-jebakan itupun juga kadang dimanfaatkan oleh orang-orang yang dengan pengakuan pencerahan diri ataupun memiliki keahlian untuk memotivasi orang untuk selalu saja ikhlas menghadapinya, baik dengan menjual buku, idea atau apapun yang membuat orang-orang yang merasa terjebak bisa hanyut, menyadari bahwa semuanya adalah cobaan kehidupan, bukan atas nama manusia maupun sistem namun dikembalikan kepada yang maha memiliki kehidupan. Entah mereka itu agen-agen jebakan kehidupan ini atau apa yang jelas, dengan pencerahannya mereka mencoba mengubah kisah menjadi sesuatu yang harus dijalani, dan diklaim bahwa ini adalah jatah dari dzat yang maha tinggi. Oh... betapa mereka malah mengamini keterjebakan ini sebagai sebuah kehidupan yang indah dan patut disyukuri.

Bukan tidak mungkin para penganut keikhlasan yang sudah membayar tiketnya itu adalah para penghancur bangsa dan pelanggeng kemiskinan di negeri ini. Secara mungkin kehidupan mereka mapan, namun tidak ikhlas jika kemapanannya tidak awet, karena kekurangan finansial ataupun kehidupan bergengsi yang sudah menjadi brandingnya. Secara saya memang juga ikhlas bajakan karena tidak mampu mengikuti upacara-upacara keikhlasan maupun buku-bukunya, atau franchise keikhlasan yang tentu saja harus dibayar dengan uang jutaan rupiah, bahkan mungkin pelatihan-pelatihan keikhlasan yang juga tidak murah itu. Cilaka memang ketika harga keikhlasan sudah demikian mahal dan perlu dilabeli dengan sertifikat lulus atau pernah mengikuti seminar Emosi.

Seharusnyalah ketika mau memberikan perubahan dan kebaikan harus dijalankan semata-mata untuk kebaikan tanpa pretensi apapun dan berkaca pada diri sendiri dan kemiskinan yang semakin populer juga bukan ikut-ikutan seperti yang diramal oleh Jayabaya diatas, meski lucu namun pada kenyataannya memang banyak terjadi di saat sekarang. Betapa memang kita harus terjebak di dalamnya tanpa bisa berbuat apa-apa, bahkan mungkin ketika mencoba untuk mengajak yang baik-baik akan dicemooh dan dianggap gila. Mau apa coba?




"Man In The Mirror"

I'm Gonna Make A Change, For Once In My Life
It's Gonna Feel Real Good, Gonna Make A Difference
Gonna Make It Right . . .

As I, Turn Up The Collar On My Favourite Winter Coat
This Wind Is Blowin' My Mind I See The Kids In The Street,
With Not Enough To Eat Who Am I, To Be Blind?
Pretending Not To See Their Needs
A Summer's Disregard, A Broken Bottle Top
And A One Man's Soul They Follow Each Other On
The Wind Ya' Know 'Cause They Got Nowhere To Go
That's Why I Want You To Know

I'm Starting With The Man In The Mirror
I'm Asking Him To Change His Ways
And No Message Could Have Been Any Clearer
If You Wanna Make The World A Better Place
(If You Wanna Make The World A Better Place)
Take A Look At Yourself, And Then Make A Change
(Take A Look At Yourself, And Then Make A Change)
(Na Na Na, Na Na Na, Na Na, Na Nah)

I've Been A Victim Of A Selfish Kind Of Love
It's Time That I Realize That There Are Some With No Home,
Not A Nickel To Loan
Could It Be Really Me, Pretending That They're Not Alone?

A Willow Deeply Scarred, Somebody's Broken Heart And A Washed-Out Dream
(Washed-Out Dream)
They Follow The Pattern Of The Wind, Ya' See Cause They Got No Place To Be
That's Why I'm Starting With Me
(Starting With Me!)

I'm Starting With The Man In The Mirror
(Ooh!)
I'm Asking Him To Change His Ways
(Ooh!)
And No Message Could Have Been Any Clearer
If You Wanna Make The World A Better Place
(If You Wanna Make The World A Better Place)
Take A Look At Yourself And Then Make A Change
(Take A Look At Yourself And Then Make A Change)

I'm Starting With The Man In The Mirror
(Ooh!)
I'm Asking Him To Change His Ways
(Change His Ways-Ooh!)
And No Message Could've Been Any Clearer
If You Wanna Make The World A Better Place
(If You Wanna Make The World A Better Place)
Take A Look At Yourself And Then Make That . . .
(Take A Look At Yourself And Then Make That . . .)
Change!

I'm Starting With The Man In The Mirror,
(Man In The Mirror-Oh Yeah!)
I'm Asking Him To Change His Ways
(Better Change!)
No Message Could Have Been Any Clearer
(If You Wanna Make The World A Better Place)
(Take A Look At Yourself And Then Make The Change)
(You Gotta Get It Right, While You Got The Time)
('Cause When You Close Your Heart)
You Can't Close Your . . .Your Mind!
(Then You Close Your . . . Mind!)
That Man, That Man, That Man, That Man
With That Man In The Mirror
(Man In The Mirror, Oh Yeah!)
That Man, That Man, That Man
I'm Asking Him To Change His Ways
(Better Change!)
You Know . . .That Man No Message Could Have Been Any Clearer
If You Wanna Make The World A Better Place
(If You Wanna Make The World A Better Place)
Take A Look At Yourself And Then Make A Change
(Take A Look At Yourself And Then Make A Change)
Hoo! Hoo! Hoo! Hoo! Hoo! Na Na Na, Na Na Na, Na Na, Na Nah
(Oh Yeah!)
Gonna Feel Real Good Now! Yeah Yeah! Yeah Yeah! Yeah Yeah!
Na Na Na, Na Na Na, Na Na, Na Nah
(Ooooh . . .)
Oh No, No No . . .
I'm Gonna Make A Change It's Gonna Feel Real Good!
Come On!
(Change . . .)
Just Lift Yourself You Know
You've Got To Stop It. Yourself!
(Yeah!-Make That Change!)
I've Got To Make That Change,
Today! Hoo!
(Man In The Mirror)
You Got To You Got To Not Let Yourself . . .
Brother . . . Hoo!
(Yeah!-Make That Change!)
You Know-I've Got To Get That Man, That Man . . .
(Man In The Mirror)
You've Got To
You've Got To Move! Come On! Come On! You Got To . . .
Stand Up! Stand Up! Stand Up!
(Yeah-Make That Change)
Stand Up And Lift Yourself, Now!
(Man In The Mirror)
Hoo! Hoo! Hoo! Aaow!
(Yeah-Make That Change)
Gonna Make That Change . . . Come On!
(Man In The Mirror)
You Know It!
You Know It!
You Know It!
You Know . . .
(Change . . .)
Make That Change.