Friday, July 9, 2010

nistaku

mengapa juga cinta pada akhirnya akan menunjuk ke sebuah tempat yang diyakini sebagai sebuah biduk dalam lautan air kasih untuk melalui dan menapaki badai, angin, cahaya, mentari maupun hujan dan panas yang menghadang. mengapa juga cinta harus diuji dengan proses seperti itu. mengapa juga cinta harus memiliki rasa penghentian dalam tempat dan kalbu yang sama ataupun juga cinta harus memadukan kedua pemerannya untuk selalu dan selalu sahaja berjalan serta berproses bersama, ataukah itu sebuah pembatasan ataukah sebuah pintu menuju ketakterbatasan lainnya.


tak semua yang mampu menjalaninya, memerlukan keberanian maupun prediksi seperti halnya prediksi final piala dunia mungkin, atau barangkali juga tak memerlukan apa-apa hanya bermodal yakin, percaya dan apapun yang terjadi mari kita hadapi bersama, gagal atau berhasil itu masalah nomer sekian. tak terlalu banyak yang bisa mereferensikan dengan meyakinkan, terbukti dengan banyaknya novel indah yang hadir menemani saat-saat kosong akan kehausan dan dahaga untuk hanya mendapatkan setetes dua tetes tiga tetes pencerahan dari huruf-huruf yang dirangkai tersebut dengan berpura-pura bahwa kita adalah pemerannya atau mengalirkan diri dalam alur tersebut, atau mencoba berlari kemudian sembunyi dalam rahsa milik orang lain tersebut yang memang disediakan sebagai fasilitas, karena toh.. kita sudah membelinya.

mengapa juga cinta bisa menimbulkan luka, perih sekaligus sebagai sesuatu yang indah dan menghantui banyak perjalanan selanjutnya. terlalu pribadi dan subyektif memang, namun bagaimanapun sangat banyak kaca untuk memproyeksikannya. ketidak selesaian dalam memahami cinta bisa berakibat fatal bahkan ekstrim namun tidak sedikit insan yang memilih hal itu untuk sekedar menikmati kesengsaraan bagi nuraninya agar bisa lebih tajam lagi menghujat sekaligus meyakini keberadaan keagungan cinta maupun sumber penciptanya, yang kadang memang tak bersambung terkait namun karena sang sumber adalah segalanya maka apapun akan dikaitkan kepadanya sebagai pelampiasan sekaligus pelarian bahkan tempat berteduh, demi sekali lagi kenyamanan diri dan hati yang sudah sedemikian hancur, atau minimal diyakininya sebagai sebuah kehancuran, yah,.. kehancuran yang dijadikannya monumen untuk dihiasinya dengan segala rasa, kata, cinta dan juang.

dunia memang menyediakan apapun yang bisa diraih benak cipta dan karsa. sehingga rahsa pun akan mencoba untuk mengikuti dan memahaminya. bahkan akan ada kehidupan selanjutnya barangkali sebagai sebuah harapan dimana sangat tidak sedikit yang menganggapnya sebagai sebuah lamunan semata. bahwa cinta di dunia akan sangat berlainan dengan cinta pada kehidupan selanjutnya, sangat mungkin benar dan sangat mungkin untuk sangat salah. betapa karena cinta menjadikan terlalu banyak hal yang dipaksakan untuk dipahamkan meski sangat jauh sekali dari kemungkinan bahwa itu benar-benar ada, terjadi dan tersedia.

selain cinta digambarkan sebagai minuman surga yang mudah tertenggak dalam bentuk anggur, dimana surga disana dan kita disini untuk menenggak minuman yang seharusnya disana. ataukah cinta hanyalah sebuah penyebutan atas pencapaian yang sudah diraih. entah gagal atau berhasil, bahwa itulah cinta yang kau peroleh. entah, bahkan mungkin semakin mengkaburkan arti dari lima huruf tersebut, yang teramat luas dan teramat parau untuk disuarakan kembali, entah.. kegilaan ini mungkin telah menistakan cinta itu sendiri. maafkanlah cinta, aku mencintaimu tanpa cinta yang jelas, bahkan penghambaan cinta akan menistakan cinta pula, oh... cinta. tiada yang bisa terkatakan bahkan terungkapkan kecuali itu telah terjadi untuk kemudian bisa disebut dengan cinta, bahkan ketika cinta itu sudah mati dan beku, tanpa harap bahkan cemas. entahlah ... uwislah daripada semakin nista saja diriku dihadapan cinta yang embuh raweruh... bwakakaka...






sting | when we dance


If he loved you
Like I love you
I would walk away in shame
I'd move town, I'd change my name

When he watches you
When he comes to buy your soul
On your hand his golden rings
Like he owns a bird that sings

When we dance
Angels will run and hide their wings

The priests have said my soul's salvation
Lies in the balance of the angels
And underneath the wheels of passion
I keep the faith in my fashion

When we dance
Angels will run and hide their wings

I'm still in love with you

When we dance
Angels will run and hide their wings

I'm gonna love you more than life
If you'll only be my wife
I'm gonna love you night and day
I'm gonna try in every way

When we dance
Angels will run and hide their wings

I'm gonna find a place to live
Give you all I've got to give
I would love you more than life
If you'll only be my wife

If I could break down these walls
And shout my name at heaven's gate
I'd take these hands
And I'd destroy the dark machineries of fate,
The vehicles are broken
Heaven's the one above
Hellfire's a promise away
I'd still be saying
I'm still in love

He won't love you
Like I love you
He won't care for you this way
He'll mistreat you if you stay

Come and live with me
We'll have children of our own
I would love you more than life
If you'd come and be my wife

When we dance
Angels will run and hide their wings

I'm gonna love you more than life
If you'll only be my wife
I'm gonna love you night and day
I'm gonna try in every way

When we dance
Angels will run and hide their wings

I'm gonna find a place to live
Give you all I've got to give
I would love you more than life
If you'd only be my wife 
[All Content Belongs to its Respective Owners]