Saturday, April 10, 2010

nowhere man

Pada akhirnya harimau itupun menyadari betapa dunia, pikiran dan harapannya adalah penjara abadi bagi auman dan taringnya. Larinya menjadi tak beraturan dengan berat beban meski bertambah kecepatan dan powernya namun apa yang dia rasakan adalah sebaliknya makin kencang dia berlari, makin banyak dia menuai korban makin terasa betapa tak ada artinya hidupnya disini.


Harimau itupun makin hari semakin kehilangan rumah, kehilangan ruang pribadi bahkan arah pun sudah menghjilang dari kedua biji mata tajamnya. Endusan nafasnya semakin menjadi remaja, semuanya berubah ketika semuanya hilang meski apa dirasakan tiada siapapun dapat menolongnya. Ruang luas itu telah menggantikan rumah sejuknya, semuanya menjadi sangat luas tanpa tepian, makin kencang dia berlari makan makin jauhlah tepian tujuan yang dicarinya ke segala arah.

Siksa ini mulai disadarinya meski bagaimana mungkin kedewasaan akan menuntunnya mengembalikan segala arus itu atau apakah dia harus terbang mengangkasa melihat jejak-jejaknya lagi yang semakin tak tentu arah dan kesadaran. Begitupun hatinya mulai gundah, betapa harimau itu mulai rindu akan ketenangan yang bisa menenangkan semuanya, sudah tak peduli lagi akan waktu dan apa yang harus dibayarnya. Dia terus berlari kencang tanpa memikirkan tujuan dan resikonya, sekali layar tertancap pantang hati melihat kebelakang meski angin berbalik.

Oh semoga harimau-harimau itu bisa menjaga kesentosaannya....







Nowhere Man | The Beatles


He´s a real nowhere man
Sitting in his nowhere land
Making all his nowhere plans for nobody

Doesn´t have a point of view
Knows not where he´s going to
Isn´t he a bit like you and me

Nowhere man, please listen,
You don´t know what you´re missing
Nowhere man
The world is at your command

He´s as blind as he can be
Just sees what he wants to see
Nowhere man
Can you see me at all?

Nowhere man, don´t worry
Take your time
Don´t hurry
Leave it all
Till somebody else lends you a hand

Doesn´t have a point of view...