Tuesday, February 23, 2010

wonderful

Apa kabarmu kawan, aku mencintaimu, budaya seperti ini mungkin tidak ada disini. Meski secara beberapa sudah melakukannya, namun tetep saja ini dunia timur, bukan barat, sebuah dunia keindahan yang agak berlainan tentunya. Entah mengapa bisa begitu, bukan karena kekayaan alam tentunya, dan mungkin sesuatu yang tidak penting seperti ungkapan cinta hanyalah dilakukan ketika memang benar-benar dibutuhkan bukan sebagai pengobat luka atau penebar pesona, atau mungkin cukup sekali seumur hidup tanpa perlu diulang-ulang lagi. Hmm.. mungkin saja ketika alam masih ramah dan selalu memberikan apa yang dibutuhkan penghuninya, namun ketika saat ini dimana alam memang sudah harus dikampanyekan untuk dapat disadari bahwa kita hidup didalamnya. Dan gedung-gedung tinggi itu adalah bagian dari alam semesta, meski harus berkorban milyaran rupiah untuk mewujudkannya.

Pada awalannya memang uang digunakan sebagai perantara untuk memudahkan pembayaraan atau pertukaran sesuatu, dalam perkembangannya perantara cenderung menjadi saksi dan penguasa atas apa yang harus diselesaikan atau dipertukarbelikan. Mulai dari tipis kemudian semakin membesar dan mendominasi, dari dahulunya hasil alam dan bumi yang sangat dekat untuk mendapatkannya demi kebutuhan sehari-hari tanpa harus ada perantara secara langsung, maka masih terasa dekat akan pijar kekuasaan dan keberadaan alam sebagai providernya. Ketika pemisah sebagai antara tersebut lebih penting dan bukan hanya kebutuhan yang paling dibutuhkan dalam hidup sehari-hari sudah mencukupi untuk keperluan kehidupan maka sudah jamak ketika menginginkan hal lain demi sesuatu yang bernama sejahtera, baik dalam tanda kutip maupun tanpa kurungan.

Seberapa sih kekuatan dan ketidakterbatasan benak itu, pada akhirnya toh lemas juga dan harus mengakui bahwa perantara itu lama kelamaan dirasakan sebagai pengganggu juga oleh yang tidak bisa memanfaatkan dan sebaliknya bagi yang sangat tergantung pada keberadaan perantara itu, karena saling menghidupi, dan pada awalnya memang saling membutuhkan. Hanya kesalahan atau kebingugan persepsi seperti seorang ahli politik yang menjadi seorang punggawa tehnologi informasi sehingga semuanya bisa salah kaprah dan berbagai wajah drakula berdasi yang menyalahgunakan perantara itu hingga akhirnya melupakan kekayaan alam sendiri, untuk dijual secara rugi demi menutupi perantara itu yang sudah berubah wajah menjadi seseorang bernama hutang. Yup, bukan urusan orang munafik seperti saya akan hal itu, itu adalah urusan orang-orang di gedung bundar yang sudah meang kontes lima tahunan, yang memiliki sertifikat dan hak untuk mengebiri hak orang lain, sementara disini harus selalu saja setia pada posisi untuk selalu disalahpergunakan.

Terlepas dari itu memang ...



What a Wonderful World
oleh: Louis Armstrong

I see trees of green red roses too
I see them bloom for me and for you
And I think to myself what a wonderful world.

I see skies of blue clouds of white
Bright blessed days dark sacred nights
And I think to myself what a wonderful world.

The colors of a rainbow so pretty in the sky
Also on the faces of people going by
I see friends shaking hands sayin' how do you do
They're really sayin' I love you.

I hear babies cry I watch them grow
They'll learn much more than I'll never know
And I think to myself what a wonderful world
Yes I think to myself what a wonderful world.