Saturday, December 24, 2011

2012, semi kiamat, pedih dan amnesia

Saat ini mungkin sudah tidak percaya tentang kiamat, apalagi ramalan bangsa Maya tentang kiamat di tahun 2012. Mungkin itu benar, di dukung pula dengan tanda-tanda kiamat maupun semi kiamat yang kurang mendukung terjadinya kiamat, seperti bulan yang masih bulat, tempat-tempat ibadah yang masih berdiri dan bersuara secara periodik waktu. Masih ada kepedulian sosial, orang-orang yang mau memikirkan donasi ataupun kegiatan sosial demi kemanusiaan. Mereka masih ada dan banyak, sepertinya, Amin.
Meri Yuranda, aka Wati (c), is reunited with her family in Meulaboh, West Aceh, Indonesia. Photograph: Arman/EPA
"When I saw my mother, I knew it was her. I just knew it," said Wati on Friday, who was given that name by the woman who found her and whose original name is Meri Yuranda.

Semi Kiamat

Jelas ini kata-kata yang mengada-ada, bila di dengarkan dengan setengah hati. Namun begitu kita melihat banyaknya nyawa yang melayang karena bencana, banyaknya anak-anak yang harus kehilangan masa sebagai anak. Banyaknya perempuan yang tersiksa karena banyak hal, bahkan mungkin narkoba atau penyalahgunaan obat terlarang. Korupsi yang semakin semena-mena bahkan untuk menutupi kasusnya mungkin biayanya juga dari hasil korupsi atau penyalahgunaan anggaran. Memang semua dibiayai oleh negara, tergantung siapa yang memiliki dan memiliki akses untuk menggunakannya.

Panas matahari yang semakin menyengat seiring dengan penggunaan alat untuk mengkondisikan hawa di ruangan, berjalan seiring sejalan bahwa semakin dingin ruangan anda maka di luar akan semakin panas. Semakin hangat lagi ketika ada peristiwa Mesuji di Lampung, bukan di Jepang, yang ketahuan campur aduk-nya gambar editting video, ada yang mengatakan itu cuplikan dari peristiwa di Thailand. Malah menambah rasa pedih mengapa juga hal kekerasan seperti ini harus di lemparkan ke masyarakat luas, hanya ada dua kemungkinan yaitu untuk menakut-nakuti para pembangkang dan menakut-nakuti orang bahwa kekerasan ada di sekitar kita.

Pedih

Seseorang yang mungkin berhasil berkebebasan berekspresi tentang kepedihan ini sepertinya satu orang yang dengan nekat membakar diri di depan istana negara, di depan orang nomer satu di Indonesia. Untuk mengetuk pada rasa pedih dan ketakutan yang terdalam yaitu KEMATIAN. Entah mungkin belum tercapai maksudnya, namun memang belum ada reaksi yang benar-benar sepadan dari orang yang dengan cara pedih memenangkan pemilu beberapa saat yang lampau. Atau mungkin malah dianggap sebagai orang yang salah mengakomodasi hidup dan harapannya. Pedih.

Amnesia

Berapa banyak tragedi terjadi di tahun 2011, yang diawali dengan sisa-sisa erupsi Merapi tahun 2010 di daerah Jawa Tengah. Bagaimana dengan yang lainnya, banyak yang tak tercatat, bagaimana dengan Mentawai, atau bahkan kepedihan-kepedihan yang di alami orang-orang di sekitar kita, tak dinyana. Mungkin orang zaman sekarang sudah sangat pintar untuk menyembunyikan kepedihan, untuk tersenyum cerah memandang masa depan yang masih penuh harapan meski tampak berliku dan menanjak. Sehingga melupakan ada apa dan kenapa, namun tetap berpikir positif untuk mendapati harapan yang lebih baik. Sangat bagus, positif dan melestarikan amnesia.


Through Her Eyes | Dream Theater 
(05:29) | John Petrucci

She never really had a chance
    On that fateful moonlit night
    Sacrificed without a fight
    A victim of her circumstance
    
    Now that I've become aware
    And I've exposed this tragedy
    A sadness grows inside of me
    It all seems so unfair
    
    I'm learning all about my life
    By looking through her eyes
    
    Just beyond the churchyard gates
    Where the grass is overgrown
    I saw the writing on her stone
    I felt like I would suffocate
    
    In loving memory of our child
    So innocent, eyes open wide
    I felt so empty as I cried
    Like part of me had died
    
    I'm learning all about my life
    By looking through her eyes
    
    And as her image
    Wandered through my head
    I wept just like a baby
    As I lay awake in bed
    
    And I know what it's like
    To lose someone you love
    And this felt just the same
    
    She wasn't given any choice
    Desperation stole her voice
    I've been given so much more in life
    I've got a son, I've got a wife
    
    I had to suffer one last time
    To grieve for her and say goodbye
    Relive the anguish of my past
    To find out who I was at last
    
    The door has opened wide
    I'm turning with the tide
    Looking through her eyes