Wednesday, December 14, 2011

hari ibu dan kanker

berapa juta ibu-ibu yang harus berhadapan dengan mahluk satu ini, kanker. bukan hanya ibu-ibu sebenarnya namun, siapapun juga, dalam range umur, lintas komunitas, negara bahkan ancaman kanker ada di mana-mana dan di setiap tempat. ada yang mengatakan bahwa mahluk ini bukan karena turunan, ada yang mengatakan karena turunan, itu semua tidak penting. yang jelas kita semua berhadapan dengan bayangan hitam kematian yang sangar dari mahluk kanker ini.

bukan karena populasi jumlah manusia yang menjadi sekian milyar kepala. namun mungkin juga karena banyak hal yang mempengaruhi utamanya pada rantai makanan. yap, saya percaya hanya dari rantai makananlah semua perubahan kemanusiaan dan duniawi ini dapat diturunkan menjadi banyak macam kejahatan, mengapa kejahatan? karena kebaikan sebenarnya adalah hal natural yang kita semua punya.

namun mengapa kita harus berlatih untuk menjadi jahat dengan mengolah dan membuat otak berputar hingga puyeng?. 
kepentingan ego pribadi dan kelompok untuk saling mengalahkan, menyingkirkan dan saling membunuh. kompetisi yang seharusnya berada di lapangan olahraga malah di tarik dalam kehidupan nyata untuk banyak hal yang harus dibenarkan.

sesuatu yang salah kenapa harus di bela dan disulap untuk menjadi kebenaran? 
sebenarnya maksudnya mungkin bukan begitu. namun entah apa juga hubungannya dengan kanker dan hari ibu, mengapa jadi begini?

rantai makanan, rantai kekuasaan, rantai kesejahteraan, dan sebagainya akan menghasilkan banyak sekali trik dan jalan pintas, dan kita semua mungkin tak tahu apa akibatnya pada kehidupan kita sehari-hari, pda kehilangan-kehilangan kita atas nyawa-nyawa yang kita cintai ataupun kehilangan rasa nurani kemanusiaan kita.

betapa perusahaan air yang besar dan memiliki kekuasaan internasional mengajak rekan-rekan kita untuk berbincang mengenai air, betapa kita tak bisa berbuat banyak, betapa hanya seperti kambing congek. mereka - perusahaan itu - yang mendapatkan keuntungan namun rekan-rekan kita dan mungki kita yang harus memikirkan bagaimana konservasinya, kita itu apa dan siapa sih mereka?

itu jika air, bagaimana dengan obat-obatan, vitamin, makanan dan senyawa kimia baru yang selalu saja hadir dalam adonan makanan-makanan yang setiap hari kita makan... apa lagi akibatnya... tak ada yang tahu dan mau tahu...