Tuesday, April 16, 2013

linang

Mentari tak mesti harus ditemui. Tidak harus hidup berpeluh cahaya. Cukuplah dinding itu menutupinya. Perjalanan pun tak harus jauh, memakan waktu bertahun hingga berpuluh tahun. Melompat jalan yang tepat dan sadari bahwa itu adalah makna lain dari cahaya yang bersinar.

Cahaya biarpun bersinar, memiliki angkasa, zat hijau, air, dan merasakan panas yang menilat-jilat. Itu adalah ilusi, ilusi kehidupan yang nikmat dan sempurna. Namun bergelimang  kebohongan, keserakahan, amarah, angkara murka dan nestapa.

Cukuplah perjalanan itu sampai ini hari, detik ini dan melompatlah menjadi tak terhingga, berada di luar batas namun tetap bertumbuh dan kelak siapapun tak perlu tahu siapa dirimu. Cukuplah hanya tetes pertama dan tetes selanjutnya hingga kering linang menemanimu.




Tears in Heaven | Eric Clapton & Will Jennings

Would you know my name
If I saw you in heaven?
Would it be the same
If I saw you in heaven?
I must be strong
And carry on,
'Cause I know I don't belong
Here in heaven.
Would you hold my hand
If I saw you in heaven?
Would you help me stand
If I saw you in heaven?
I'll find my way
Through night and day,
'Cause I know I just can't stay
Here in heaven.
Time can bring you down,
Time can bend your knees.
Time can break your heart,
Have you begging please, begging please.
Beyond the door,
There's peace I'm sure,
And I know there'll be no more
Tears in heaven.
Would you know my name
If I saw you in heaven?
Would it be the same
If I saw you in heaven?
I must be strong
And carry on,
'Cause I know I don't belong
Here in heaven.