Tuesday, February 5, 2013

It Starts and Ends with You

Saat lalu tak pernah bisa diulangi, kecuali ada caranya. Namun siapa yang bisa, lagu It Starts and Ends with You, hanya bisa dilakukan dengan perencanaan dan kerjasama tanpa bosan dengan siapa, kamu atau mereka atau kalian.

It Starts and Ends with You, bisa dilakukan dengan perjuangan berat, menentang rasa benci dan suka. Menghilangkan rasa kalbu yang selalu mengganjal dan mengajak kesana kemari, menghadirkan teguh yang tak lagi percaya pada rasa sakit ataupun suka, mungkin seperti robot, dan bahkan sama sekali berbeda, karena keteguhan tersebut tak lekang oleh apapun yang bisa menimbulkan rasa sakit, memar atau trauma berat. Bisa jadi.

Ketidakjelasan selalu ada di luar sana, bahkan di dalam sini. Meski bagaimana dijalani, ketidakjelasan adalah rambu pengingat untuk selalu sadar sedang berada dimana, sampai mana hingga untuk apa sih melakukan hal ini. Ketakjelasan menjadikan sebuah pertanyaan besar yang ingin dijawab, diupayakan dan siapa sih yang tak suka dengan ketakjelasan?.

Ketidakjelasan akan menghadirkan berbagai pengetahuan baru, keniscayaan yang diyakini atau dibantah, dan produksi pernyataan subyektif atas nama demokrasi bersosial yang semuanya menjadi sumonggo kerso. Menghaturkan berbagai permintaan ketidakjelasan lagi seperti toleransi dan penghargaan antar sesama statement. Entah salah atau benar, siapalah yang peduli, terkecuali yang berkepentingan dan paham.

Ketidakjelasan adalah cambuk, dimana aku akan memulai dan mengakhirinya dengan kamu, diriku yang berada di tempat lain.


It Starts And Ends With You — Suede