Monday, February 6, 2012

Love Ain't No Stranger

Berjalan menyusuri pematang hidup, tak menyerah sebesar apa angin dan rerumputan menggoda kaki untuk berjalan lurus, menatap ujung surya di sana. Seharian berpeluh menyusuri pematang demi pematang dalam kotak-kotak lahan yang berbeda satu dengan lainnya. Menyeimbangkan badan agar tak roboh menyangga sebuah keheningan di kepala dan dada. Hening tanpa terganggu angin dan rerumputan yang mengejar dan menghalang.

Setiap petang, malam, hingga pagi kupastikan dalam keheningan, bahwa mencari sekaligus mempertahankan dirimu adalah hal terbaik dalam hidup. Sekalipun angin dan rumput dipematang silih berganti mengatakan dan menggurui, betapa hal ini sesat. Sesat seperti yang di stigma-kan pada Syiah Muhammad. Sesat seperti yang di labelkan pada tasawuf. Sesat seperti yang di panggilkan kepada kejawen. Sesat? ah itu hanya sebuah tagline marketing bagi agama yang sudah kehilangan pamor kataku dalam dada, untuk mendinginkan kepala yang bisa melihat rumput dan menepiskan angin.

Hati bicara, kepala mencari makna. Hati bicara mengapa ada cerita yang dihembuskan angin dan rumput bahwa ada perseteruan antar wali, sementara mereka adalah orang yang terpilih dan tentunya memiliki sertifikat untuk menyandang sebuah profesi. Profesi yang tidak main-main, namun percaya pada copy dan paste, karena tiada kepandaian tanpa meniru, tiada kepandaian tanpa guru pendidik, pembimbing dan pembuka cakrawala ilmu.

Kepala mengangguk, dasar rumput dan angin hanyalah berisi kicauan, sang pengicau kadang memungut makanannya di rumput, dan mengharapkan angin mengantar kicauannya, hanya untuk saling menghina, menyesatkan, dan akhirnya kambing, kerbau dan gajah bertengkar saling membunuh satu sama lain. Benar, tidak seperti burung Hong, burung yang bercahaya dan terbuat dari api cahaya. Tegas, tak berkicau dan mematikan, namun berpegang pada kebenaran. Dan cinta berpihak padanya dengan kanuragan dan katuranggannya yang memiliki makna, bersyiah pada yang menguasai langit. Namun apakah burung Phoenix itu nabi Haidir?.

Hati termenung dan menjawab, 'Bukan, ... mereka semua adalah tentara langit, dan cinta tidak pernah membuatnya putus asa, sejauh apa kicau dan angin merobek hati dan keyakinannya, mereka tetap berjalan dengan misinya tanpa harus mengenyahkan setan yang tidak putus asa mengelilinginya!'



Whitesnake - Love Ain't No Stranger

Who knows where the cold wind blows,
I ask my friends, but, nobody knows
Who am I to believe in love,
Oh, love ain't no stranger

I looked around an' what did I see
Broken hearted people staring at me,
All searching 'cos they still believe,
Oh, love ain't no stranger

I was alone an' I needed love
So much I sacrificed all I was dreaming of,
I heard no warning, but, a heart can tell
I'd feel the emptiness of love I know so well

Love ain't no stranger,
I ain't no stranger
Love ain't no stranger,
I ain't no stranger to love, no, no, no

Can't hold the passion of a soul in need,
I look for mercy when my heart begins to bleed
I know good loving an' I'm a friend of pain,
But, when I read between the lines it's all the same

Love ain't no stranger,
I ain't no stranger
Love ain't no stranger,
I ain't no stranger to love

So who knows where the cold wind blows,
I ask my friends, but, nobody knows
Who am I to believe in love,
Lord, have mercy,
Love ain't no stranger,
I ain't no stranger

I was alone an' I needed love
So much I sacrificed all I was dreaming of,
Can't hold the passion of a soul in need,
I look for mercy when my heart begins to bleed

Love ain't no stranger,
I ain't no stranger
Love ain't no stranger,
I ain't no stranger to love

Love ain't no stranger,
Love ain't no stranger,
I ain't no stranger...