Monday, June 1, 2009

top of the world

Kehidupan adalah bagian dari alam, ataukah alam sebagai bagian dari kehidupan entahlah yang jelas meskipun manusia diciptakan dengan label sempurna, namun hanya beberapa sajalah yang bisa dikatakan sebagai manusia sempurna sebagai manusia maupun kemanusiannya yang bisa menembus batas dimensi-dimensi yang bersekat-sekat. Sempurna sebagai manusia, sebagai mahluk sebagai titah. Insan kamil, manusia sempurna bukan manusia super yang bisa menelaah dan mencapai apapun yang dia mau baik di kehidupan bumi, planet tatasurya ini hingga ke kehidupan episode selanjutnya dengan tatas titis tuntas menyelesaikan dengan nilai dan hasil yang prima bukan sebagai kambing congek yang sekedar ikut-ikutan - roboh-roboh gedang - saling sesat menyesatkan, haram mengharamkan, bermodal buku seabrek untuk bisa memnilai orang lain bodoh dan tidak selevelnya, bukan itu kan, entahlah manusia sempurna itu seperti apa mari kita bayangkan sendiri sajalah kalo bisa.... namun yang pasti manusia sempurna itu pasti ada, coba carilah di sini.

Sebagaimana dirasakan oleh semuanya meski hanya mendaki gunung namun bahwa hidup adalah kesendirian sangat terasa, betapapun bersama puluhan orang dalam mendakinya namun napas dan tenaga hanyalah sebatas kemampuan sendiri bukan napas maupun kaki teman kita, untuk mencapai puncak diri ini sendirilah yang harus mampu merekayasa otak dan otot untuk berjalan dalam tipisnya oksigen, dinginnya udara serta terjalnya jalan setapak, untuk mencapai puncak ya sebuah goal, sebuah pengharapan meski bukan tujuan akhir, karena sepertinya puncak-puncak itu tak kan pernah habis untuk selalu dirindui dan mengundang para pecintanya untuk selalu bersilaturahmi dengannya, meski dengan kenestapaan betapapun persiapan yang sudah dilakukan.

Gunung Agung, Raung, Semeru, Argopuro, Slamet dan lain sebagainya pernah menjadi saksi kenestapaan yang seharusnya menguatkan jiwa, memang akhirnya menjadi sama-sama kuat sehingga memerlukan kenestapaan ekstra keras untuk dapat memetik sebuah jiwa yang sudah menjadi karang, karang yang demikian keras ditempa nestapa-nestapa kenikmatan puncak duniawi, dalam ketinggian rasa bersyukur bercampur aduk dengan dinamika kepribadian dan kemelencengannya masing-masing. Berangkat dari itulah sepenggal kebersamaan dan arti kehidupan dapat dipetik sedikit demi sedikit, menjadi sebuah modal untuk bisa mengarungi dan menyiapkan mental untuk menjalani kehidupan, meski hingga saat ini banyak mengalami kegagalan ataupun belum mencapai tujuan yang diinginkan, bukankah kita semua sudah saling mengakui bahwa masih banyak puncak-puncak yang harus dilalui, hingga semuanya bisa diselesaikan satu per satu meski itu bukan sebuah gunung.

Begitu menggelegarnya lagu "Top of the world" mengiringi jalan kaki berdua dalam hembusan pagi yang telah direncanakan dan disiapkan dengan sepenuh hati dan kasih, bukannya sebuah gending jawa atau alunan ayat suci yang tidak kita ketahui artinya yang biasa mereka gunakan namun kita memilih lagu "Top of the world" ini bukannya tanpa alasan. Di sinilah puncak kebersamaan dan semua cita-cita yang tujuh tahun kita jalani bersama, sebuah puncak kecil untuk menuju puncak-puncak lainnya meski kenestapaan dan perjuangan harus dilalui secara bersama dalam sebuah mahligai, keinginan kita, bukan keinginan orang lain, meski harus diikrarkan dengan saksi mata yang sedemikian banyak hanya untuk menjadi saksi untuk keduakalinya sekaligus penantian mereka pula yang panjang. Memang kita berbeda sehingga terlalu banyak tebing menantang harus ditaklukkan, tebing dari bangunan-bangunan serta bebatuan selalu siap untuk memporak-porandakan mahligai kecil nan lemah mengarungi jeram-jeram waktu nan panjang.

Sebuah lagu indah selalu terkenang manakala setahun sekali dirayakan, dan coretan sejarah yang sudah tidak bisa dihapuskan lagi, bersama kita kan menghadapi apapun demi melaksanakan titah membuka hijab-hijab tabir selanjutnya, terimakasih atas lagu yang indah... dan karena indah maka dibajak dimana-mana... amin.



Top of The World
(Richard Carpenter/John Bettis)
Carpenter

Such a feelins comin over me, There is wonder in most everything I see, Not a cloud in the sky, Got the sun in my eyes, And I wont be surprised if its a dream.

Everything I want the world to be, Is now coming true especially for me, And the reason is clear, Its because you are here, Youre the nearest thing to heaven that Ive seen.

(#) Im on the top of the world lookin down on creation, And the only explanation I can find, Is the love that Ive found ever since youve been around, Your loves put me at the top of the world

Something in the wind has learned my name, And its tellin me that things are not the same, In the leaves on the trees and the touch of the breeze, Theres a pleasin sense of happiness for me.

There is only one wish on my mind, When this day is through I hope that I will find, That tomorrow will be just the same for you and me, All I need will be mine if you are here

the Carpenters - Top of The World