Monday, February 16, 2009

NLP - Neuro Linguistic Programming

Neuro Linguistic Programming Neuro Linguistic Programming Neuro Linguistic Programming NLP NLP NLP Neuro Linguistic Programming NLP Neuro Linguistic Programming NLP Neuro Linguistic Programming NLP Neuro Linguistic Programming NLP Neuro Linguistic Programming NLPBuset, jancook, bangsat, dahsyat, mantap, seksi, cinta, romantis, weks ..... adalah sebuah kata yang bisa bermakna negatif ataupun positif, tergantung intonasi penggunaan dan konteks ketika kita mengucapkannya. Kata-kata dan kalimat yang kita dengar kadang membuat kuping merah, marah, malu dan menjadikan kita semangat lagi untuk menapaki kehidupan. Betapa kalimat dan ucapan sangat berpengaruh dalam kehidupan kita, entah bagi orang awas maupun para difabel yang sering berinterakasi dengan kita.

Betapa perkataan, tulisan dan apapun yang kita dengar atau lakukan akan masuk ke alam pikiran dan alam bawah sadar seseorang, baik keluarga, mantan pacar, klien, anak-anak maupun rekan kerja sekantor dan akan memberikan memberikan perubahan perilaku yang signifikan, baik yang kita harapkan ataupun tidak ternyata semuanya ada sangkut pautnya dalam berbagai kategori seperti stimulus respon ataupun aksi dan reaksi. Dalam hal ini ternyata ada orang dari Amerika (lagi-lagi Amerika lagi... bosen sebenarnya) yang meneliti hal ini terhadap para ahli terapi. Orang itu bernama Dr. Richard Bandler seorang ahli komputer dan matematika dan Dr. John Grinder seorang ahli Linguistik yang secara bersama mempelajari keahlian pakar dan ahli terapi yang sukses di bidangnya.

Penelitian itu menghasilkan sebuah teori yang saat ini sedang digandrungi oleh orang-orang di Indonesia saat ini mulai dari eksekutif, pengusaha, psikolog sampai para politisi, dan seringkali meskipun tidak dengan sadar kita pasti sudah sering melakukannya. Hal itu adalah NLP - Neuro Linguistic Programming, sebuah kata-kata yang aneh dan sangat sadis artinya karena kalo diterjemahkan secara bebas artinya adalah Pemrograman otak dengan kata-kata, seperti sebuah indoktrinasi, sugesti atau hipnotis, dan memang seperti itulah sebenarnya namun dikemas secara lebih tertata dan bisa dipertanggungjawabkan secara empiris.

Karena Neuro merujuk pada otak atau pikiran yang mengorganisasikan kehidupan kita secara mental. Linguistik untuk bagaimana kita mempergunakan bahasa untuk memberikan makna dan pengaruh. Dan Programming untuk mengurutkan proses mental yang akan mempengaruhi perilaku dalam proses pencapaian tujuan tertentu, dan dari sinilah didapatkan rumus-rumus bahasa tertentu untuk dapat memodifikasi proses mental tersebut.

Intinya dengan memakai susunan tatabahasa yang baik dengan arah yang jelas akan mengubah perilaku tertentu seperti ketika adik kecil kita tidak mau minum obat ketika sakit karena takut rasanya pahit, maka kita dapat memberikan saran dengan berkata "Ayo kita campur obatnya dengan sirup yang rasanya manis agar tidak terasa pahitnya", dengan kata lain ajaklah melakukan sesuatu dengan bahasa yang disukainya. Bukan seperti MUI yang mengajak untuk mensukseskan Pemilu Indonesia 2009 secara damai namun dengan mengharamkan Golput yang semuanya pasti sangat cinta damai.

Berbeda dengan hipnotis yang secara langsung dapat memberikan perubahan perilaku langsung dengan kata-kata yang dimasukkan ke dalam pikiran bawah sadarnya seperti yang dilakukan seorang kepala sekolah SD di Kebumen untuk menggenjot prestasi anak didiknya,... ada-ada saja ya... dan NLP ini menjadi salah satu rahasia para motivator yang sedang ngetren dan laris karena kata-kata teduh dan memotivasi seakan menjadi obat bagi kelelahan-kelelahan neuro bos-bos dan eksekutif di negeri ini....

Neuro Linguistic Programming Neuro Linguistic Programming Neuro Linguistic Programming Neuro Linguistic Programming Neuro Linguistic Programming Neuro Linguistic Programming Neuro Linguistic Programming Neuro Linguistic Programming Neuro Linguistic Programming NLP NLP NLP NLP NLP NLP NLP NLP NLP NLP NLP NLP NLP NLP NLP NLP
Marilah kita berkata-kata dan mencoba memberikan kalimat-kalimat yang kita program sendiri demi kebaikan anak, adik, keluarga, lingkungan dan kepada siapapun kita berinteraksi... wakaka... memangnya saya bisa... kekekekee...

106 comments:

  1. lagi-lagi bangsa ini jadi obyek penelitian bangsa lain. knp ya orang luar malah lebih peka terhadap kita ...busyet! Lho...kOk????

    ReplyDelete
  2. wah keren juga ni tulisannya, baru tau mas arti neuro lingustic programming..

    ReplyDelete
  3. Saya tertarik juga nih untuk mempelajari NLP, cari-cari di internet masih cukup mahal dan belum menyebar sih training ini.

    salam kenal, BW dari tempatnya G

    EM

    ReplyDelete
  4. Jancoook Jancoook , wakakakaka..
    kang .. Jancook artinya apah ?
    *pura2 polos*

    ya bgtulah *apanya yg bgtulah fud ?*
    ya bgtu .. *apaan ??*

    smua kata2 tergantung intonasi sama cara pengucapan .. bisa ajah niatnya bercanda .

    klo pengucapan n intonasi salah , bukannya ketawa2 yang ada muka bonyok kna bogem mentah wakkakakkaka malang sungguh malang ..

    mungkin pejabat yg modar di sumut kmarin kyok gtu kli yah.

    nah hampir sama deh sama dengan sms or chatting . lebih parah neh. harus pinter2 gaya bahasa sang penulis. karena penerimaan maksud dari penulis , 100% tergantung sang pembaca .

    gara2 salah chatting , ada orang mati looh . chatting salah tangkap . maksud aslinya bercanda . orangnya di datengin trus di jedotin ke monitor .

    lha lagian maen gamesonline sama preman. warnetnya di cari trus modar dah tu orang.

    ReplyDelete
  5. doh lopa satu lagi ..

    Jiakakakaka , Ngakak liat anak mu ituloohh..
    yang pake kacamata merah pasti... wakakakakkaka

    heleh berasa terminator..

    "I'll be back !!"

    ReplyDelete
  6. sebenarnya udah ada adari dulu dulu, cuma baru sekrang aja diteliti ama tu bule. bahkan inguistik bukan sekedar mempengaruhi otak manusia,tp menurut sang penyamun linguist itu mempengaruhi raut wajah.

    contoh nyata antara orang sunda dan orang batak, jelas memiliki raut wajah yang berbeda dan itu mungkin dari pengaruh linguistik mereka.

    wah sepertinya tuh bule perlu meneliti keabsahan pendapat sang penyamun nih.

    haahahhaha.....

    ReplyDelete
  7. @ Fuda
    waha ha ha ha ha... kadang kata-kata kasar memang cocok untuk bahan candaan, walaupun katany (katanya sich) itu tetap masuk ke alam bawah sadar (biarin ajah, toh dia kagak sadar-sadar juga.... tobat-tobat)

    @Emiko
    bisa menghubungi langsung orangnya aja, Cahyanto Prasetyono, Romi, joni, paijo, atau siapapun yang mengetahui ilmunya.... he hei

    @ Suryaden
    "pembahasan baru atau basi nich? ternyata basi" awalnya yang kepikiran begitu, tapi nyoba jadi seorang optimiser... "ada hal baru di tiap hal lama" pease....

    ReplyDelete
  8. @ abie : mereka lebih kreatip cari duit... kekkeke...
    @ Yusa : mari budayakan rasa bahasa yang lebih yahud mas...
    @ Emiko : salam kenal juga mbak, saya mau buka trainingnya kekeke, tapi kebalikannya hahahha...
    @ fuda : i'll be back... wahahha...
    @ Sang Penyamun : wahahaha... bibir juga kali ya...
    @ syahlafif : memang basi tapi bisa bikin kaya, dan tiap orang selalu mengalami kesalahan bolak-balik bukan...

    ReplyDelete
  9. bener kok pae, walo yang ngomong yang orang sangat kita sayangi, ngomong dengan intonasi tinggi ya bisa bikin jengkel juga. Minimal yang terjadi seperti itu. NLP, program otak? syerem..

    ReplyDelete
  10. Semangat..
    Tutur kata kita itu mencerminkan perilaku dan budi pekerti kita..
    Ada yg bilang, kita sekolah itu hanya menambah kosa kata kita..
    Aku gak tau itu benar atau tidak..

    ReplyDelete
  11. Semangat..
    Tutur kata kita itu mencerminkan perilaku dan budi pekerti kita..
    Ada yg bilang, kita sekolah itu hanya menambah kosa kata kita..
    Aku gak tau itu benar atau tidak..

    ReplyDelete
  12. perlu juga untuk bermain dengan kata2, untuk sekerdar sugesti, walaupun sebenarnya punya maksud yang sama

    ReplyDelete
  13. tanamkan sejak dini motivasi anak. jika anak ingin menjadi dokter, panggil lah dia pak dokter setiap saat. jika anak ingin menjadi pilot ya gitu deh.

    ReplyDelete
  14. jadi gitu ya maksudnya neuro lingustic programming, baru tau.

    ReplyDelete
  15. Baru Tahu NLP itu apa mas Surya
    Cuman itu lho..kata-kata Jancook, bangsat
    engga bagus di denger adek2 kita ini
    he..he

    Oh ya satu lagi, di Foto 1
    itu kayaknya lagi syuting film spiderman yah
    kok ada :
    1. Spiderman
    2. Lana Lang
    3. Lex Luthor
    4. Figuran

    ReplyDelete
  16. wah sy baru tau apa itu neuro...

    ReplyDelete
  17. Iya, sebenernya ilmu ini sudah ada sejak lama. Karena itu, sangat dianjurkan agar kita memberikan kata kata yg positif kepada anak anak kita. Karena ucapan ucapan yg diterimanya akan masuk dan terekam dalam alam bawah sadarnya.

    Dan rekaman yang negatif hal itu justru menjadi sampah dalam memori seorang anak. Hal ini mengakibatkan potensi otak anak menjadi kurang maksimal penggunaannya.

    Konon, potensi otak manusia yang digunakan sebenarnya maksimal baru 2 persen saja. Bayangkan, potensi otak Albert Enstein saja baru digunakan 2 persennya saja. Begitu banyak dan besar sebenarnya potensi dan kemampuan otak kita ygbelum kitan gunakan

    ReplyDelete
  18. jancok....
    haram gak haram tetap golput

    hahahahaha....

    *kae anak'e sampean cak?*

    ReplyDelete
  19. alangkah indahnya jika niat baik disampaikan dengan kata kata yg baik juga mas...
    koyo ra onok pilihan kata ae...

    sok bijak..cuiih

    ReplyDelete
  20. Saya tertarik dg istilah cuci otak.
    NLP apakah ada beda penerapan dan teknik pada orang dg kemampuan kognitif berbeda? Atau ada pengaruh thd tingkat intelektualitas/ pendidikan?

    ReplyDelete
  21. Wah gw yang belom ngerti arti kata JANCOOK dan WEKS ...
    Apa artinya Bang Surya

    ReplyDelete
  22. ceprettt sikik men ra neng posisi 100 sekian

    ReplyDelete
  23. Berarti gak termasuk dalam golongan NLP - Neuro Linguistic Programming

    benar gak Bang...?

    ReplyDelete
  24. Berarti kita gak termasuk dalam golongan NLP - Neuro Linguistic Programming

    benar gak Bang...?

    ReplyDelete
  25. Sip mantap banget sharing nya hari ini jadi terinspirasi untuk mengoreksi diri saya yang sering ugal-ugalan

    tahnks banget loch Bang

    ReplyDelete
  26. Happy valentine Bang suryaden....semoga hidup yang sudah indah tambah indah

    ReplyDelete
  27. dijejali kata atau kalimat positif secara konsisten, akan menstimulus otak, saya percaya sih...

    ReplyDelete
  28. komentarku raib keknya, kurang lebih aku nulis kek gini: tulisan juga termasuk bagian dari bahasa juga kan ?? :D

    ReplyDelete
  29. Artikel bagus sob... Keep positif affirmation jg ya...

    ReplyDelete
  30. hmmm, kalimat yang positif memang bagus ..apalagi sesuai dengan ejaan yang disempunakan hehehehehe..

    Tapi kadang dalam berteman/ngeblog kayaknya seru banget kok dengan kalimat2 yang biasanya dikeluarkan oleh para pujangga2...kaya bang surya ini...
    seru, inspiratif, agresif dan optimis hihihih...

    ReplyDelete
  31. itu krucil2nya bang??
    walahhh..gayanya mirip sama ayahnya nih hehehehe..

    ReplyDelete
  32. waduh waduh kok misuh-misuh sih om?hiehiehielucu tuh si anak-anak pada bergaya hihihi.anak sapa tuh paklek?

    ReplyDelete
  33. materi menarik, tapi kok putu-putunye, gak ada yang nyamboeng...

    ReplyDelete
  34. Waduh makin mantaf aja nih kang post nya,,, thanks,,,

    ReplyDelete
  35. Wah... sebelum saya punya anak apa sebaiknya saya belajar itu dulu ya? Sudah ada yg berhasil belum sih pake itu disini?

    ReplyDelete
  36. kalimat yang baik tentunya akan baik juga pengucapannya

    ReplyDelete
  37. iya, hati2 dg perkatan kita krn perkataan biasanya mencerminkan isi hati kita.

    ReplyDelete
  38. Wah info bagus nih. Aku pelajari deh, secara kata2 di BLOG ku parah2han hehehe ..
    Salam kenal pa ..

    ReplyDelete
  39. Janccooookkk...wes ak rewangi nganggo reader barang saiki ning kok tetep wae oleh nomer antrian 30an munggah...jancoookkk....btw sampeyan ngomongke opo to kuwi? tak wacane sik ya...

    ReplyDelete
  40. memang nda bisa di pungkiri kadang yang kita lihat dan dengar bisa merasuk dan bertahta di dalam hati yang paling dalam

    ReplyDelete
  41. bahasa PHP,CSS,HTML aja masih belajar kang :D

    apalagi bahasa yang ini...hehehe

    ReplyDelete
  42. Pinjem sekali kacamatanya... :D :) Salam kenal

    ReplyDelete
  43. kalau sy termasuk yangkategori mana ya kalau diteropong menurut NLP?

    ReplyDelete
  44. wah... potonya keren.. metal euy...

    ReplyDelete
  45. wah... bahasa apaan neh??? hehe... maklum saya katrok banget,,,

    btw kacamatanya ademmm beneeerr...

    ReplyDelete
  46. Hm.. penemunya Rasul nih, bukan orang Amrik. yang selalu berbicara baik dan perlu kan hanya dia........

    Wah, bayar copyright dunk.... wkwkwkkwkwk....

    Napa ga yakin bisa mas Suryaden, sante aja..... sampeyan kan pada hakekatnya orang baik juga..........

    ReplyDelete
  47. iya bener juag tuh Om Alam...

    NLF, jd inget tongkrongan tiap malem nih, om mario Teguh:SALAM SUKSES...ehhe..

    cintailah saudara-saudaramu..(test.test..)

    Yup !

    ReplyDelete
  48. SAya suka postingan yang kayak gini sampe gak bisa komentar. kekekekekeke

    Emang bener lidah lebih tajam dari pada pedang. Dengan lidah suatu suku bisa di bantai habis. Ajarilah anak-anakmu untuk bertutur kata yang baek. Wahai saodaraku Semoga bangsa ini di berikan pemimpin yang mampu menjaga lidahnya dan lidah orang yang mau berbuat jahat kepada Negri ini. Amin

    ReplyDelete
  49. waduh intro ny serem amat dah...

    ReplyDelete
  50. nlp, hipnosis, brain wash, opo meneh yooo. intinya mempengaruhi seseorang disadari atau tidak oleh si orang tersebut. sing penting tujuane untuk kebaikan bersama, gitu yaa

    ReplyDelete
  51. bagus tuh NLP
    aku udah pernah ngikutin seminarnya.
    salam kenal.

    ReplyDelete
  52. NLP..pada perilaku anak saat ini sedang booming kang, saya sendiri ikutan member hynoparenting..menarik juga pembahasannya, salah satu artikel yang berulang kali saya baca adalah yang membahas tentang, bagaimana memahami bahasa cinta anak anda,

    Saya ndak mau komentar MUI lagi lah, ntar ndak kuwalat hehehe

    Nice post..itu kata-kata di barisan pertama, duh gak tahan saya bacanya...dirubah dong, yang enakan dikit..

    Baru sempat mmapir kang, biasa sabtu minggu always family come first..

    ReplyDelete
  53. He-he, baru juga baca2 buku ini.. Menurut saya siy intinya mengucapkan berkat bukan kutuk, heeeheee..

    ReplyDelete
  54. think positively
    speak positevely

    aku dihipnotis ma postingan ini

    ReplyDelete
  55. NLP apa lagi nich wah semakin hari aku ko semakin gaptek yah wkwkwk makasih imponya kang jadi pingin nyobain nich

    ReplyDelete
  56. waduh....kalau gitu ya jangan sering-sering "jancok" dong????

    ReplyDelete
  57. dari kecil ibuku udah ngingetin kalo anak cewek ga pantes berkata2 kasar walo kalimat itu udah mahfum di masyarakat.

    dan hingga detik ini rasanya sayang aja mulut kalo dipake buat bicara kotor :D

    ReplyDelete
  58. intinya bermulut maniz ya kang..tp sesopan apapun kalimat yg keluar..tp mimiknya nyinyir sami mawon hihi..

    ReplyDelete
  59. waduw..saya masih belum ngerti arti sebenarnya dari kata "jancok" :/

    ReplyDelete
  60. klau kata katanya baik.. moga aja perbuatanya jg baek :D

    ReplyDelete
  61. baru tau NLP disini bos, ku kira yang nemuin orang kita. ..oohh,,,tenyata lagi2 bangsa kita cuman jadi pengikut bangsa lain ya soal beginian.

    ReplyDelete
  62. wah baru tahu juga kayak kang nirmana, tapi kalo aku menanamkan pada si kecil gag usah pinter, tapi kudu kreatif

    ReplyDelete
  63. Ooo itu to teknik yang digunakan NLP, jujur, baru tau saya kang :-)

    ReplyDelete
  64. Nice posting bung Surya...
    Saya pernah sih cari-cari informasi mengenai NLP dan memang sebenarnya konsepnya sih sederhana, yaitu bagaimana kita memotivasi diri sendiri / orang lain dengan penggunaan kata atau bahasa yang bersifat positip.

    "ceileh.. jadi sok tau nih..pdhl ga tau apa2x"

    ReplyDelete
  65. sabar bung,jgn marah2 melulu...hihihi

    ReplyDelete
  66. Foto-fotonya di atas apa hubungannya yaaa...

    NLP...kyk mario teguh di metro itu yaaa....???

    ReplyDelete
  67. pertama membaca, programming. asumsi awal saya tentang program komputer dlsb. ternyata linguistik to. :D

    komentar pada gambarnya saja ah.... :D
    selain audio (linguistik), video kan juga bisa memprogram otak seseorang. buktinya, saya. :))

    ReplyDelete
  68. Setuju sekali dengan posting anda...
    Anda jeli dalam menulis suatu obyek..
    nice posting..

    ReplyDelete
  69. Postingan yang keren...
    salam kenal Sob...

    ReplyDelete
  70. ya ampyuunn...gk salah nih komeng ampe 70-an heehe...
    baru tau ttg NLP mas...

    ReplyDelete
  71. Si John Grinder ini super ahli yaahhh, bisa mempelajari keahlian dari para pakar dan para ahli,luar biasa sekali SI John yang satu ini.

    ReplyDelete
  72. Wah.. perkembangan teknologi membuat manusia mulai mencari tau apa saja..

    Semoga NLP ini tidak disalahgunakan..kalo sampe disalahgunakan.. hiiiii ngeri..

    ReplyDelete
  73. ya sudah saatnya kita mengolah kata demi kata agar enak dihati dan mudah untuk melaksanakanya.

    ReplyDelete
  74. hmmm kalo program otak saya gimana yah, :D, pake software software terbaru maunya kekeke

    ReplyDelete
  75. Jancok!
    Baru tau aku...tulisan sampean keren kok ...

    ReplyDelete
  76. duh ngak mudeng tapi pengen koment
    hmmmm (sambil mangut mangut aja deh biar gak keliatan gapteknya)

    ReplyDelete
  77. Neh baca dari atas mpe bawah yang paling gw senengin tuh kata kata jancukkkkkkkkkk.....

    ReplyDelete
  78. Walah ... kalimat pembukanya seru banget

    ReplyDelete
  79. yah lagi lagi diteliti sama Amerika kapan kita jadi peneliti
    trus mengenai Golput apa maksud di haramkan yah ... padahal kalo keadaan seperti ini kayaknya pilihan terbaik nggak milih dulu hehehe
    salam buat keluarga sampean mas

    ReplyDelete
  80. Wah hebat juga KepSek SD di Kebumen udah nerapin sistem pembelajaran yang terkini. Bacanya belum tuntas nih, inet dudull banget. Koneng aja munculnya satu huruf satu detik hiks

    ReplyDelete
  81. buset dahhhh, muncrotttt dapet komenk nomer 86...wekekekek

    bang celana dalemnya dimana yah...suir..suirrr...sapa tau ada model baru...wakakakak

    ReplyDelete
  82. dadi pingin praktek NLP ke istriku wekekeke...biar bisa nerima dng kejadian apapun,termasuk.....................(?)
    jiakakakak....

    ReplyDelete
  83. wow.... tulisan yang keren, mas surya. jadi inget ttg psikolinguistik. konon sebelum satu kata terucap, sudah ada ribuan, bahkan jutaan kata yang mengendap dalam memori kita. meski hanya sebesar batok kelapa, memori kita ternyata sanggup menyimpan berjuta laksa kata yang sewaktu-waktu bisa retrieve kembali menjadi kata2 yang bermakna. saya juga jadi inget kata2 seorang ahli linguistik, *lupa namanya, hiks* bahwa berbicara itu juga beraksi. jadi, bertentangan dg NATO yang sering digembar-gemborkan banyak orang itu.

    ReplyDelete
  84. lengkap banget kata2 orang jawa...bahasa kasarnya gitu..he3

    ReplyDelete
  85. kemaren diriku dah koment belum ya?

    ReplyDelete
  86. Aku ingat pepetah ini "bahwa Mulutmu Harimaumu", jadi dalam berucap harus melihat situasi dan kondisinya *betul gak ya..?*.

    ReplyDelete
  87. gara-gara aq cari artikel tentang kesurupan, aq jadi ketemu dengan NLP, langsung dech penasaran, kira-kira dimana aq bisa dapatkan info lengkap tentang NLP dan dimana ada pelatiannya, aq jadi pingin ikut nich.tq

    ReplyDelete
  88. Kirain NLP itu bahasa pemrograman komputer hehe..

    ReplyDelete
  89. Semangat terus bro! met sinag nih, sorry ga komeng, agak sibuk gawean nih

    ReplyDelete
  90. mau komeng lagi akh.
    soalnya belum ada posting baru nih.
    tapi komeng apa ya?

    o...ini, aku punya ponakan yg suka niru ucapan orang dewasa. Makdaritu, kudu berhati2 kalo bicara, apalagi kalo ada anak kecil di sekitar kita.

    ReplyDelete
  91. heee...

    kata2 itu sudah jadi kebiasaan,,,,,

    ReplyDelete
  92. otakku harus diprogram dulu kali maaas..
    wong Plembang susah ngomong haluuuus..

    Btw pengumuman tgl 8 maret ayahnya anak2 mo nengokin mas Adit..
    mo minta dibawin apaaaaaa???

    ReplyDelete
  93. Anak-anak sekarang tak sekedar diajari oleh mulut orangtua dan keluarga.... tapi juga oleh mulut-mulut yang ada dalam kotak ajaib bernama televisi.

    ReplyDelete
  94. NLP...yang jadi objek orang indonesia yah, mungkin kita kurang introspeksi diri kli yah... salam merdeka!

    ReplyDelete
  95. NLP sering dq alamin di "masa perjuangan dulu"..jd inget mas

    ReplyDelete
  96. bagus......
    kalau boleh tau, dimna ya bisa download jurnal nlp yg gratis????

    ReplyDelete
  97. Amazing artikel…. Semoga saya bisa praktekan tipsnya dan berhasil

    ReplyDelete
  98. Amazing artikel…. Semoga saya bisa praktekan tipsnya dan berhasil

    ReplyDelete