Thursday, January 22, 2009

Jangan ikut mabok

Obama, sangat mengagumkan dan penuh percaya diri memimpin negara paling makmur sedunia itu, menjadikan dirinya minuman yang memabukkan bagi dunia maupun rakyat amerika karena penderitaan dan ketakutan yang tidak beralasan terhadap krisis ekonomi dan memerankannya dengan sangat baik, seperti ketika mengejar-ngejar Michele Obama. Berikut salah sedikit cuplikannya....
.... That we are in the midst of crisis is now well understood. Our nation is at war, against a far-reaching network of violence and hatred. Our economy is badly weakened, a consequence of greed and irresponsibility on the part of some, but also our collective failure to make hard choices and prepare the nation for a new age. Homes have been lost; jobs shed; businesses shuttered. Our health care is too costly; our schools fail too many; and each day brings further evidence that the ways we use energy strengthen our adversaries and threaten our planet.

These are the indicators of crisis, subject to data and statistics. Less measurable but no less profound is a sapping of confidence across our land — a nagging fear that America's decline is inevitable, and that the next generation must lower its sights.

Today I say to you that the challenges we face are real. They are serious and they are many. They will not be met easily or in a short span of time. But know this, America — they will be met .....
Presiden Obama mengakui krisis yang diderita amerika berat dan kesalahan dalam penggunaan energi yang malah memperkuat musuh-musuh amerika, dan mengingatkan warganya untuk tidak terlalu berlebihan dalam mengantungkan harapannya. Pasar bebas yang tidak terkontrol terbukti menghancurkan ekonomi dalam negerinya, maka jangan kaget kalo nanti amerika akan mengurangi kuota importnya, yang berefek internasional.

Mengakui banyak agama di negerinya bahkan orang atheis pun boleh disana, dan sangat menghormati para pahlawan yang bebrapa kali disebut dalam paragraf-paragraf setelahnya. Memajukan tehnologi IT, Kedokteran, revolusi energi dan memperbaiki regulasi-regulasi di dalam negeri. Obama ingin merangkul kalangan muslim, berusaha membantu negara-negara miskin di dunia untuk bisa makmur meskipun tetap akan menghancurkan negara yang masih mengepalkan tinju kepada amerika.

Protes ataupun kekecewaan tentang gaza sangat tidak beralasan karena bagaimanapun juga secara kenegaraan amerika akan menciptakan kedamaian di timteng dengan memenangkan zionis, dari sini sebenarnya sudah jelas posisioningnya. Suryaden meramalkan bahwa orang ini meskipun lulusan harvard dan hatinya baik namun tidak akan menyelesaikan banyak permasalahan dan memuaskan banyak pihak, dia mungkin bisa mengobati sakitnya amerika namun akan memunculkan sakit yang lain di belahan dunia yang lain. Karenanya heran sekali kenapa semua tipi nasional meliput pelantikannya, dan heran keapa saya juga melihatnya, bahkan posting masalah Obama disini... apakah memang benar kalo kita sudah menjadi salah satu negara bagiannya, walah maafkan daku....

Maka kita disini haruslah juga memompa semangat bersama untuk tidak tergantung dengan dunia luar, apapun yang kita bisa buat, produksilah untuk kebutuhan dan kemakmuran kita semua. Semoga pandangan saya tidak benar dan silahkan misuh-misuh disini, akan ditampung dan diarsipkan dengan baik dan selayaknya tanpa mengurangi cinta saya kepada anda....

Merdeka dan persetan dengan Obama....