Wednesday, December 10, 2008

ka'bah

Di saat-saat ini, banyak kolega dan saudara yang sedang melakukan aktivitas idaman kaum mukminin di seantero dunia ini, yaitu ibadah haji. Meskipun tampak sangat padat, makin menambah rasa keimanan yang melihatnya, karena setiap melihat ka'bah hati seorang mukmin pastilah bergetar, apalagi setelah mengucapkan Baitullah, serasa itulah antena terkuat untuk menangkap sinyal keAgungan-Nya. Sekaligus magnet terbesar dan terkuat bagi kalbu dan hati para mukminin yang dikaruniai hidayah, Allohu Akbar.

Ditambah dengan keindahan foto yang disajikan majalah Time di portalnya yang tiap hari menyajikan Foto Essay yang bagus, tapi dengan foto essay kali ini tentang ibadah haji, wow membuat berdetak kagum bukan masalah high tech nya tapi gambarnya tentang Makkah yang sangat bagus. Sekaligus memperlihatkan kekuatan dan kedahsyatan umat Islam akan kecintaannya terhadap Baitullah, Nabi dan tuntunan agamanya. Terbayang jelas perjuangan para jamaah untuk mengeksplorasi dan menjalankan tertib haji yang protokolnya sangat jelas dan pasti. Dan tidak terbayang pusingnya panitia...

Lautan jamaah yang terhormat tersebut, sangat memukau, justeru dengan pakaian haji yang serba putih dan sederhana terlihat sangat mewah dari jauh. Saat ini dengan tenda, hotel dan Masjidil Haram yang sudah sedemikian megah dan kokoh itu, terbayang juga bagaimana wajah kota itu dahulu sebelum adanya terowongan, hotel, tenda dan masjid yang sudah menjadi sangat berbeda. Namun untungnya saya belum menemukan statistik peserta jamaah tiap tahunnya, namun mungkin angkanya juga berkisar jutaan jamaah dari seluruh negara di dunia ini. Dengan perjuangan perjalanan yang mungkin tidak semudah dan secepat sekarang.

Seharusnya yang menjadi keajaiban dunia bukan hanya bangunan yang megah tapi juga sebuah aktifitas, atau kegiatan tertentu yang rutin dilaksanakan. Karena aktivitas ini betul-betul ajaib, dan menakjubkan. Jutaan orang dari seantero dunia melakukan aktivitas, harapan dan menuju tempat yang sama setiap tahunnya, dan juga pada tanggal yang sudah ditentukan, wallahu alam, kalo science mau mengakuinya. Tapi mau diakui atau tidak tetap saja aktifitas ini akan berjalan langgeng, Amin.

Berapa banyak uang, jasa dan orang yang menerima benefit dari ibadah haji ini, kalo mau dihitung mungkin akan membuat kita tercengang sendiri, belum ceritera dan pengalaman dari masing-masing individu pelakunya, pengalaman keluarga yang di rumah, tentusaja akan sangat berlainan dan unik. Tempat itu memang kelihatan sangat tandus dan panas, namun jika kita menyaksikannya terlihat jiwa dan pandangan mata yang sangat teduh dari para jamaah yang semoga ibadahnya diterima dan mendapatkan apa yang diidam-idamkannya.

Foto: dari majalah Time, oleh Mohammad Kheirkhah / UPI / Landov