Thursday, November 6, 2008

Tamak vis a vis tamak

Hancurnya ekonomi Amerika, dimulai dari ketamakan para investor, pengembang, pialang property dan pengutang sendiri. Lingkaran setan ini seperti angin puting beliung yang akan menghancurkan apa saja. Karena kertas yang bertuliskan "in god we trust" itu semakin lama akan sulit didapatkan, meskipin kalau didapatkan hanya akan menjadi angka yang tertulis di rekeningnya saja.

Lingkaran setan yang menjadi angin puting beliung itu akan mencari mangsa hingga keluar wilayahnya sendiri. Eropa, Asia, bahkan Afrika mungkin akan segera dilalapnya, untuk dijadikan kertas kardus bertuliskan "in god we trust", Entah yang dipercaya itu tuhan yang mana, wallahu alaam.

Amerika dimakan ketamakan warganegaranya sendiri yang menjadi spekulan saham dan spekulan kredit, praktek ini juga sering dilangsungkan di negeri ini, misalnya kehancuran Bumi Resources, Tbk. yang mengharuskan pemerintah mengeluarkan dana talangan. Akhirnya para pelakunya nanti hanya akan masuk penjara seperti kasus BLBI yang proses meja hijaunya masih berlangsung. Orang-orang mengajukan kredit perumahan yang pada tahun ketiga angsurannya akan naik, sementara mereka merencanakan untuk menjualnya sebelum tahun tersebut, jadi mereka mendapatkan selisih dari penjualannya dikurangi total angsurannya selama itu. Namun sebelum itu terlaksana ternyata nasabah itu sudah tidak kuat untuk mengangsur, karena kenaikan harga barang kebutuhan, dan gejolak ekonomi yang lainnya.

Sementara investor yang telah menggelontorkan uangnya ribuan bahkan jutaan dollar yang tidak pernah dibayangkan oleh rakyat negeri ini kecuali para begajulnya, harus mendapatkan haknya yaitu ROI- return of investmen, sementara uang untuk membayarnya harus ditaalangi oleh bank atau sekuritas hingga uang mereka habis. Setelah para sekuritas itu kehilangan likuiditasnya sedikit demi sedikit kerapuhan menggerogoti perekonomian mereka, yang tentunya karena kelicikannya telah menggelontorkan globalisasi, sehingga para petani di sumatera selatan pun yang jalannya belum diaspal harus ikut terimbas ketamakan ini.

Lebih mengerikan lagi sekarang negara Amerika mengajukan hutang sebesar 550 miliar dollar ke IMF, waduh IMF punya uang darimana ya....kalo ini bukan permainan tingkat tinggi.