Tuesday, November 4, 2008

Murdoch Duga Kemenangan Obama Akan Perburuk Krisis

Selasa, 4 November 2008 - 10:18 wib

SYDNEY - Pengusaha media tersohor Rupert Murdoch memperingatkan, kemenangan Barack Obama dalam Pemilu Presiden Amerika Serikat (AS) dapat memperburuk krisis keuangan global.

"Jika Partai Demokrat menerapkan kebijakan proteksionis, itu akan menjadi langkah mundur bagi globalisasi," papar Murdoch dalam wawancara dengan The Weekend Australian, anak perusahaan News Corp (NWS) milik Murdoch. Murdoch menilai, peningkatan proteksi di AS seperti yang dicetuskan Demokrat sangat rentan.

"Selama tiga atau empat tahun terakhir, sejumlah tokoh Demokrat mengancam melakukan berbagai hal seperti pemberlakuan tarif tambahan terhadap barang impor dari China jika mereka tidak mengubah mata uang mereka," ujarnya. "Jika terjadi, hal itu dapat menyulut aksi balasan yang akan merusak ekonomi dunia secara serius," papar Murdoch.

Taipan kelahiran Australia yang mengontrol media di penjuru dunia itu juga mengkritik kebijakan ekonomi Obama, termasuk jaminan pemotongan pajak terhadap para pekerja AS. "Sekira 40 persen (rakyat AS) tidak membayar pajak, jadi bagaimana dia (Obama) dapat memberikan potongan pajak kepada mereka? Tapi Anda dapat memberikan mereka cek kesejahteraan per orang USD500 yang akan lenyap sangat cepat. Ini tidak akan mengubah situasi ekonomi," tandasnya ketika berceramah di Australia.

Murdoch menolak anggapan bahwa lengsernya pemerintahan Republik akan mendorong perbaikan pasar keuangan di AS maupun dunia. "Krisis ini di luar kekuasaan politisi. Anda akan menemukan bahwa para politikus itu mempunyai keterbatasan. Mereka dapat memperburuk krisis, tapi tidak mampu menghentikannya," ujarnya.
(sindo//mbs)

http://international.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/11/04/18/160438/murdoch-duga-kemenangan-obama-akan-perburuk-krisis