Tuesday, October 28, 2008

Gara-gara Krisis, Banyak Rakyat Amerika Kurang Tidur

New York (ANTARA News) - Kalau teman anda tampak kuyu atau sering marah-marah tak seperti biasanya di pagi hari, mereka boleh jadi kurang tidur akibat krisis finansial global, demikian menurut riset yang disiarkan Senin.

Sembilan puluh persen responden menyatakan gejolak ekonomi membuat mereka terus terjaga di malam hari, kata survei yang dilakukan ComPsych Corp, perusahaan jasa program bantuan karyawan, seperti dilaporkan Reuters.

Sepertiga dari responden mengungkapkan kekhawatiran terbesar mereka adalah biaya hidup, sedangkan sepertiga lainnya menyebutkan utang kartu kredit mereka.
Menurut satu dari enam mereka yang ditanya mengemukakan kecemasan terbesar mereka adalah pembayaran hipotek, dan seperenam responden lagi menyebutkan kepanikan mereka adalah uang pensiun mereka.

Delapan persen dari mereka yang disurvei mengatakan mereka tidak merasa khawatir.

ComPsych yang berkedudukan di Chicago melakukan survei online atas 1,137 karyawan dewasa di seluruh AS dari 6 Oktober hingga 17 Oktober. Toleransi kesalahan (margin error) survei ini adalah plus atau minus 3 persen. (*)