Friday, October 17, 2008

95 Persen Kasus HIV/AIDS Menimpa Usia Muda

Kamis, 16 Oktober 2008 | 19:19 WIB
DENPASAR, KAMIS - Penderita HIV/AIDS di Bali hingga Juli 2008 mencapai 2.208 orang, 1.085 kasus di antaranya berdomisili di Kota Denpasar. Ketua Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kota Denpasar, Nyoman Aryana di Sanur, Kamis (16/10) mengatakan, dari jumlah pengidap HIV/AIDS tersebut 95 persennya menimpa usia muda.

Di sela-sela pembukaan pelatihan kader desa peduli HIV/AIDS, ia mengatakan, penyakit tersebut telah menjadi musuh yang tak diketahui dan sangat membahayakan kehidupan. Namun bagi warga yang tidak melakukan hubungan seks bebas atau gonta-ganti pasangan, tak perlu khawatir.

"Kami mengajak semua komponen masyarakat untuk turut berperan aktif mencegah penyebaran HIV/AIDS. Partisipasi warga dapat dilakukan dengan menjadi kader desa peduli AIDS," ujarnya.

Aryana mengatakan, dari 1.085 warganya yang terjangkit penyakit mematikan itu, 736 orang penderita HIV dan 349 lainnya positif AIDS. "Berdasarkan data sudah 85 orang warga kita yang meninggal dunia akibat HIV/AIDS," ungkap Aryana yang juga Sekretaris Kota Denpasar.

Data tersebut diperkirakan hanya sebagian kecil dari kejadian sesungguhnya di masyarakat. Hal itu mengingat HIV/AIDS sulit dideteksi dan hanya bisa diketahui melalui tes darah, sehingga sering digambarkan sebagai fenomena gunung es.

Untuk mengatasi permasalahan itu, kata Aryana, perlu terus diupayakan kegiatan penemuan kasus sesuai prosedur, yakni melalui konseling dan tes darah warga secara sukarela. Ia berharap, upaya pencarian penderita penyakit tersebut terus dilakukan secara berkesinambungan.

Sementara ketua panitia yang juga Kepala Dinas Kesehatan Kota Denpasar, dr Luh Putu Sri Armini mengatakan, tujuan penyelenggaraan kegiatan itu agar peserta memiliki pemahaman yang sama tentang penanggulangan bahaya HIV/AIDS di masyarakat.

Selain itu peserta pelatihan juga nantinya diharapkan mampu memberikan informasi yang benar tentang upaya penanggulangan HIV/AIDS melalui sosialisasi atau penyuluhan.

"Kami berharap setelah mendapat pelatihan nantinya dapat menyebarkan informasi ini ke masyarakat," tambah Sri Armini.

http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/16/19190662/95.persen.kasus.hivaids.menimpa.usia.muda