Saturday, November 29, 2008

Catatan Rilis BlankOn 4.0 - Meuligoe

Info dari pengembang open source di Indonesia yang langsung saya kutip dari websitenya (http://dev.blankonlinux.or.id/wiki/4/CatatanRilis) slahkan membaca dan hidup opensource Indonesia:

BlankOn Linux adalah distribusi Linux yang dikembangkan oleh Yayasan Penggerak Linux Indonesia (YPLI) dan Komunitas Ubuntu Indonesia demi menghasilkan distro Linux yang sesuai dengan kebutuhan pengguna komputer umum di Indonesia.

Dengan menghadirkan filosofi, kemudahan, dan kehandalan yang ditawarkan Ubuntu Linux sebagai distribusi aslinya, BlankOn Linux dikembangkan secara terbuka dan bersama-sama untuk menghasilkan distro Linux khas Indonesia, khususnya untuk dunia pendidikan, perkantoran dan pemerintahan.

BlankOn 4.0 Meuligoe yang menggunakan kata "Meuligoe" sebagai nama kodenya, dibuat dengan menggunakan Ubuntu Intrepid Ibex (8.10) sebagai basis utamanya.

Kata Meuligoe (cara baca: meu-ligo) berdasarkan kutipan resmi Kamus Bahasa Aceh merupakan tempat kediaman, atau bangunan tambahan yang terdapat pada bangunan utama, yang biasanya terdapat di bagian paling depan dari sebuah bangunan (teras) tanpa dinding dengan tiang pilar yang banyak, yang fungsi utamanya untuk memuliakan tamu yang berkunjung, dan juga bisa digunakan sebagai tempat bertukar pikiran (Sumber: Bukhari Daud dan Mark Curie). Meuligoe kadang juga bisa diartikan sebagai istana. Namun ada juga yang mengistilahkan Meuligoe sebagai pendopo. Dari sumber yang bisa dipercaya mengatakan Meuligoe itu memiliki arti mahligai, dipakai sebagai sebutan untuk Istana Aceh (Meuligoe Aceh), yang sebelumnya disebut Darut Donya.

Meulige diproyeksikan menjadi tolak ukur perkembangan pemanfaatan penggunaan Perangkat Lunak Bebas/Terbuka (Open Source Software) di Aceh dan diharapkan mempermulus agenda migrasi OSS seperti yang direncanakan. Di samping itu perkembangan Meuligoe juga diharapkan dapat membantu/mendukung secara keseluruhan terciptanya masyarakat madani di Indonesia yang bersahaja dalam penggunaan perangkat lunak.

BlankOn 4.0 Meuligoe memiliki dua varian untuk dapat menjangkau pengguna komputer dari tipe mutakhir hingga para pengguna komputer lama yang memiliki keterbatasan. Varian-varian tersebut diberi nama Standar dan Minimalis. BlankOn 4.0 Meuligoe memiliki dua alternatif instalasi yaitu Live CD dan alternate (instalasi dalam mode teks).

Dalam BlankOn 4.0 Meuligoe ini BlankOn mendapatkan bantuan dari Yayasan Air Putih dan YPLI untuk mengadakan Tantangan BlankOn 2009 yang ditujukan kepada masyarakat umum.

Fitur BlankOn 4.0

Umum

  • Menggunakan basis Ubuntu 8.10 dengan ribuan perangkat lunak yang tersedia pada repositori dalam jaringan.
  • Linux kernel 2.6.27, GNOME 2.24, GIMP, Inkscape, Gnucash dan masih banyak lagi.
  • Antarmuka pengguna yang menggunakan Bahasa Indonesia.
  • Dukungan multimedia yang lebih baik, Anda dapat langsung memutar mp3 dan DVD sesaat selesai menginstal BlankOn 4.0.
  • Tema dan tampilan grafis yang khas Indonesia.
  • Menggunakan memori swap virtual dengan modul kernel compcache yang memungkinkan LiveCD berjalan mulus walau RAM terbatas

Versi Standar

  • OpenOffice?.org 2.4
  • Peramban web Firefox 3
  • Program surat elektronik Evolution

Versi Minimalis

  • Abiword dan Gnumeric untuk aplikasi perkantoran
  • Peramban web Epiphany
  • Program surat elektronik Thunderbird
  • Program peramban Wikipedia tanpa jaringan Daluang (tahap ujicoba).

Tangkapan Layar BlankOn 4.0 Meuligoe

http://www.blankonlinux.or.id/screenshot.html

Kebutuhan perangkat keras

Untuk instalasi Standar dibutuhkan RAM minimal sebesar 256 MB dan untuk minimalis 128 MB. Semakin besar RAM yang tersedia, semakin cepat proses instalasi.

Unduh BlankOn 4.0 Meuligoe

BlankOn 4.0 Meuligoe dapat diunduh dari halaman Unduh pada situs www.BlankOnLinux.or.id, baik dari situs utama maupun dari situs cermin lainnya.

Pindah dari Ubuntu 8.10 (Intrepid Ibex)

Untuk memigrasikan sistem dari Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex ke BlankOn 4.0 Meuligoe, pengguna dapat melakukan langkah-langkah sebagaimana dijelaskan pada halaman Intrepid ke Meuligoe.

Upgrade dari BlankOn 3.0 (Lontara)

Untuk memigrasikan sistem dari BlankOn 3.0 (Lontara) ke BlankOn 4.0 Meuligoe, pengguna dapat melakukan langkah-langkah sebagaimana dijelaskan pada halaman Lontara ke Meuligoe.

Informasi lain berkenaan dengan instalasi dan peningkatan versi (upgrade) dari sistem lama Silakan baca panduan upgrade Ubuntu 8.10 Intrepid Ibex.

Umpan balik & Partisipasi

Proyek BlankOn selalu terbuka kesempatan bagi siapa saja yang ingin terlibat dan berperan aktif dalam pengembangan BlankOn Linux. Informasi untuk berpartisipasi di BlankOn dapat Anda baca pada halaman ini:

http://groups.google.com/group/BlankOn/web/bagaimana-berpartisipasi

Bila Anda menemukan masalah dan bugs pada rilis BlankOn 4.0 Meuligoe beta ini dipersilakan untuk membuat laporan bugs melalui:

http://dev.blankonlinux.or.id/newticket

Dan jika Anda memiliki pertanyaan atau membutuhkan informasi lebih lanjut mengenai BlankOn, Anda dapat menanyakannya langsung kepada para pengembang BlankOn yang berada di:

http://groups.google.com/group/BlankOn

Masalah yang diketahui

  • Ada sedikit masalah saat melakukan upgrade dari Lontara ke Meuligoe. Silakan merujuk ke halaman Lontara ke Meuligoe untuk informasi lebih lengkap.

Proyek perangkat lunak bebas/terbuka yang digunakan di Meuligoe

Berikut adalah daftar proyek perangkat lunak bebas/terbuka yang digunakan dalam BlankOn 4.0 Meuligoe:

Silakan juga bergabung dalam proyek-proyek di atas bila Anda tertarik untuk berpartisipasi.

Tentang YPLI

YPLI adalah organisasi nirlaba yang bergerak dalam pengembangan software dan sumber daya manusia di bidang Linux, Free Software, dan Perangkat Lunak Bebas/Terbuka (FOSS) di Indonesia.

Tentang Ubuntu Indonesia

Komunitas Ubuntu Indonesia merupakan komunitas para pengguna Ubuntu yang dibentuk untuk membantu mempromosikan Ubuntu di Indonesia. Saat ini Komunitas Ubuntu Indonesia telah secara resmi diakui sebagai Ubuntu Local Community (LoCo?) Team oleh Ubuntu.

Linux adalah merek dagang terdaftar milik Linus Torvalds. Ubuntu and Canonical adalah merek dagang terdaftar milik Canonical Ltd. Merek dagang dan hak cipta lain yang dirujuk catatan ini adalah kepunyaan masing-masing pemiliknya.

Tim pengembang BlankOn 4.0 Meuligoe mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak di bawah ini yang telah turut mendukung proyek BlankOn 4.0 Meuligoe. Daftar berikut diurut secara alfabetis:

Gratis ramalan 2009

Renungan Thn 2009 :Politik menjadi Polemik dan Reformasi menjadi Revolusi

Per 26 November 2008

Kata kunci :Era reformasi telah berganti menjadi era revolusi karena Politik telah menjadi polemic ((ini diperoleh dalam dialog ghoibiyah dengan kyai semar dengan gus budi,kepatihan,jombang))

Bahan bakar polemik adalah kepentingan. wilayah politik atau hukum yang kaya akan bahan bahan yang rentan dijadikan polemik. Polemik dalam politik menjadi chaos karean penonton tidak puas menjadi penonton/rakyat dan mencoba menjadi pemain/politisi. Polemik yang berbobot melibatkan orang orang yang mengerti duduk persoalan dan tidak kehilangan jejak atas arus diskusi yang kerap kali bertensi tinggi, hingar bingar dan bahkan juga chaos. Sebaik baiknya polemik adalah yang tetap menjaga kesantunan bahasa. Penggunaan bahasa yang kasar membuat penonton tidak enjoy dan bahkan dengan mudah mengubah penonton menjadi pemain. Kalau penonton sudah menjadi pemain maka dijamin polemik akan menjadi chaos. sebuah polemik yang membuat langit politik Indonesia menjadi kelam dan jika rakyat sudah malas jadi penonton permainan politisi pemerintahan dan ingin merubah keadan maka ini adalah revolusi..

Rakyat sudah tidak suka meihat permainan kotor para politisi pemerintahan di level pusat dan daerah dalam pembuatan undang2 dan pilkada. salah satu polemic yang yang meningkatkan tensi politik memanas masalah persyaratan dukungan kepada capres sebesar 30 % dan banyak lagi polemic yang superposisinya menghasilkan resultan revolusi

per 25 November 2008


audiensi dengan alm. Presiden RI-1 Ir.Soekarno di alam ghoib,pesan beliau adalah :

* Tahun 2009 ini Indonesia mengalami kehancuran akibat penzoliman terhadap sistem keadilan
* Wabah Penyakit muncul dari timur menuju ke barat di area wilayah Indonesia

Kemudian pesan beliau alm. Presiden RI-1 Ir.Soekarno di alam ghoib, tentang Solusi Pemecahan Masalah berkenaan dengan kekacauan di Tahun 2009 , yaitu :::

alm. Presiden RI-1 Ir.Soekarno berkata :

* seluruh kalangan / golongan lapis masyarakat atas bawah, seluruh elemen keagamaan di seluruh tanah air harus berjibakutai/bersatupadu dengan meninggalkan masalah perbedaan baik agama, suku dll
* seluruh kalangan / golongan lapis masyarakat atas bawah, seluruh elemen keagamaan dan elemen kebangsaan di seluruh tanah air harus menyatukan langkah/ gerakan dalam melawan ketidakbenaran /ketidakadilan di segala bidang

selanjutnya, jikalau dua poin tadi dilaksanakan dengan baik oleh seluruh kalangan rakyat dan elemen kebangsaan , maka kata beliau alm Ir Soekarno ::

* tahun 2010 dan 2011 indonesia insyaalloh memasuki zaman terang

audiensi dengan alm Bung Karno dialami oleh gus Budi, Kepatihan,Jombang setelah melaksanakan sholat 2 rokaat dengan per rakaat fatehah 1x diteruskan dengan membaca surat al ikhlas 30x.setelah salam membaca fateha 100x, surat al ikhlas 100x

Tafsir dan Analisa :

Seluruh rakyat diminta dan diserukan untuk melakukan JIHAD melawan ketidakbenaran dalam koridor Bhinneka Tunggal Ika dengan mengacu pada Prinsip universalitas Keagamaan :

* Setiap Kitab agama apapun mengajarkan kebaikan akhlak , berbuat baik dengan ikhlas dengan menegakan hukum keadilan yang disepakati bersama
* Surga milik mereka yang berbuat baik dengan ikhlas dan bukan dominasi ekslusif pemeluk agama tertentu
* Mempercayai adanya Tuhan yang Maha Esa yang artinya Tuhan semua agama adalah sama dan Hak Prerogatif Tuhan untuk menurunkan KitabNya kepada bangsa manapun. Tidak ada yang lebih mulia atas suatu agama kecuali ketaqwaan kepadaNya
* Agama adalah mengajarkan bagaimana hamba menyembah sang Pencipta, dan bersifat personal
* Hubungan atau interaksi dalam masyarakat yang berbeda agama adalah wahana meng-implementasikan keimanan dalam bentuk membantu sesama, kepedulian sosial dan tidak menyombongkan diri atau rendah hati dalam pergaulan

Sikap dalam universalitas keagamaan yaitu berdasarkan ajaran para nabi yaitu 124.000 nabi yang tersebar di berbagai suku bangsa di dunia sebagai bentuk perwujudan dari ayat lanufarriqu baina ahadim min rusulih (tidak membeda-bedakan diantara seorang pun dari para rasul, Baqarah: 285) adalah tasawuf mistis.Tasawuf sebagai jalan spiritual menuju Alloh yang bersumber dari Kitab Suci apapun ( yaitu Wedha, Quran, Taurat, Injil, Zabur, Avesta, AdiGrantSahib), semuanya berintikan akhlak mulia, mendekatkan manusia pada Alloh, menekankan keseimbangan lahiriah dan batiniah, duniawi dan ukhrawi, kemudian yang penting yaitu berpihak kepada orang yang lemah dan tertindas.

Kehancuran=ketidakbenaran=Kekacauan= ketidakadilan= tidak meletakan sesuatu pada tempatnya/bukan ahlinya/tidak sesuai aturan yang berlaku baik baik dalam hukum dll/ pemaksaan kehendak (keinginan)

Aspek2 yang segera dibenahi adalah sebagai berikut ::

  1. Rakyat yang tidak sejahtera hidupnya baik lahir maupun bathin (mengutamakan Pertanian lebih dulu)
  2. Tidak adanya visi kepemimpinan nasional dan daerah yang mampu merekatkan psikologis rakyat untuk mencapai tujuan besar
  3. Tidak adanya infrastruktur politik yang dapat memunculkan kepemimpinan nasional dan daerah yang tegas dan visioner
  4. Korupsi merajalelah hampir seluruh lapisan lembaga negara dan daerah, menghamburkan uang rakyat tanpa tujuan meningkatkan kemampuan sumberdaya manusia
  5. Tidak ada law enforcement dan good corporate governance yang bagus dalam negeri yang meliputi tiga pilar yudikatif, eksekutif dan legislatif
  6. Ketidakmampuan mengolah sumberdaya alam yang melimpah
  7. Penyedian fasilitas dan subsidi pendidikan untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia. Dengan tujuan akhir meningkatkan ecomoic value added (hasil inovasi pengetahuan dan teknologi) dari setiap asset strategis dan sumber daya alam
  8. Ketergantungan dengan pihak asing yang berhubungan dengan kebutuhan dalam negeri
  9. Tidak ada upaya untuk mencegah penguasaan asing atas asset-asset strategis bangsa dan sumberdaya alam yang strategis
  10. Tidak adanya kajian strategis atas perkembangan geopolitik (ekonomi politik) internasional dan nasional dalam merumuskan manajemen strategi nasional dan luar negeri – termasuk pemilihan negara asing yang seide dengan rumusan Strategi Nusantara anti disintegrasi, sehingga Indonesia tidak mudah dikapitalisasi sumberdaya alam dan asset-asset strategis nya oleh asing
  11. Tidak adanya infrastruktur perbankan yang kondusif untuk memperkuat basis ekonomi kerakyatan dan penyaluran kredit UKM
  12. Tidak adanya tata kelola BUMN dan BUMD yang memenuhi kriteria good corporate governance
  13. Tidak adanya keadilan yang berkenaan dengan ekonomi, politik dan hukum

Doa dan sholat yang dilakukan untuk menghadapi tahun 2009 agar muncul pemimpin idaman rakyat :: sholat 2 rokaat dengan per rakaat fatehah 1x diteruskan dengan membaca surat al ikhlas 30x.setealh salam membaca fateha 100x, surat al ikhlas 100x

Doa Pejuang Keadilan dan Puncak Kejayaan

Sebelum membaca Doa ini, sebaiknya melakukan sholat tasbih 2 rokaat atau 4 rokaat (halaman 15) , kemudian baca Muqadimah berikut lalu doa pejuang keadilan dan kejayaan :

· Allohu akbar 12x

* A`udhu bi-llahi minas-syaithon ir-rajiimi 3x
* Bismillaahir Rahmaan nir Rahiim 7x

* Asy-hadu allaa ilaaha illallaahu wahdahu la syarikalahu ilahan wahidan ahadan fardan shomadan lam yattakhid shohibatan walaa walada, wa asy-hadu anna Muhammadan abduhu wa Rosuuluhu atau Asy-hadu allaa ilaaha illallaahu wa asy-hadu anna MuhammadarRosuululloh - 12x
* Sholawatullohi wa malaa’ikatihi wa anbiyaa’ihi wa rusuulihi wa hamalatil arsyi wal kursi wa jaami’il kholqihi fi samaawati wal ardli wa maa bainahuma ala sayidinaa Muhamadin Sholaatan tulqi biharrukba wal haibata fi quulubil kafirrin wal musyrikiin wa dhoolimiin wal munafiqiin wal mufsidiin wa alaa ahlihi wa ithrootihi ahli baiti ’alaihissalaam wa rohmatulloohi wabarokaatuhu bi ’adaadi kulli ma’luumi laka haqqo qodrihi wa miqdarihil adhiim wastagfirulloh alladzii lailaaha illaahuwal hayulqoyuum wa atuubu ilaihi- atau Allaahumma shalli ‘alaa Muhammadin wa ‘alaa aali Muhammadin
* 7x
* Allohumma innii as ’aluka bismikal adhiim wa as’aluka allohummaa bi barokaatihaa antun jihana bihaa innaka anta allamulghuyuub wa kasyiful huruf innaka ’alaa kulli syaiin qodiir -7x
* Wa idzaa sa’alaka ibaadi annii fa innii qoriibun ujiibu da’awatad daa’i idzaa da’aanii fal yastajibu lii wal yu’minuu bii la’allahum yarsudun-12x
* Demi Alloh Rosullulloh Wallohi Allohu Akbar 3x Lillahi ta’ala Laa Hawla Wa laa Quwata Illa Bil laahil Aliyil Adhim- 3x

Barang siapa mendoakan saudaranya yang ghoib maka dia akan diseru oleh malaikat dunia “Wahai Hamba Alloh ,atasmu seratus ribu kali dari doamu yang engkau panjatkan untuk saudaramu” (Imam Ja’far Shodiq as)

“Mendoakan saudaramu yang ghoib akan mendekatkan orang yang berdoa pada rezeki dan menjauhkannya dari bencana, kemudian pendoa akan memperoleh apa yang dipanjatkan”(Imam Ja’far Shodiq as)

“Barangsiapa berdoa dengan terlebih dahulu mendoakan 40 orang mukmin, lalu berdoa untuk dirinya, niscaya doanya akan terkabul” (Imam Ja’far Shodiq as)

doa para pejuang keadilan ( doa puncak untuk kejayaan kita dan bangsa) adalah kirim fatehah hadiahkan kepada: ila hadroti Nabiyil musthofaa Muhammadin SAW wa alihi wa ithrotihi ahli baiti khususon ilaa Muhammad bin Hasan Askari wa ilaa jaamiil anbiyaa’i wal mursaliin was syuhadaa’ was shoolihiin khususon ilaa Brawijaya V/ Sunan lawu, Gajah Mada, R wijaya, Syekh Subaqir, syekh Jamaluddin Qubro/Sunan Troloyo wa Syekh Maulana Maghrobi/Sunan Klaten JawaTengah wa ilaa walisongo wali qutub Tanah Jowo wa ilaa jaamiil mukminin wal mukminat wal muslimin wal muslimat al ahyaa’i minhum wal amwaat khususon abaainaa wa ummahaatinaa wa ushulihim wa furuihim syaiun lanaa wa lahumul fatehah…33x, kemudian (ayat Quran-mukadimah) Wa idzaa sa’alaka ibaadi annii fa innii qoriibun ujiibu da’awatad daa’i idzaa da’aanii fal yastajibu lii wal yu’minuu bii la’allahum yarsudun-33x (Doa Mempercepat Kejayaan Dirimu dan Bangsamu) Allohummaghfirli mukminin wal mukminat atau allohumagfirli zunubi wa waliwalidaya warhamhuma kama robbayanisoghiro wa li jamiil mukminin wal mukminat wal muslimin wal muslimat al ahyaa’i minhum wal amwaat 15x, Laqad jaa aakum rosuulum min anfusi kum aziizun alaihi maa anittum hariishun alaikum bil mu'mineenaa ra'uufur raheem. Fa'in tawwallau faqul hasbiyallallaahu laa ilaaha illa huuwa alaihi tawakkaltu wa huwwa rabbul ‘arshil adheem, Sallallaahu ‘alaika Ya Sayidinaa Ya Mohammadu Ya Rosuulallah shallal laahu ‘alaihi wassallaam 5x, Fatehah 11x, Kursi 11x, surat ikhlas 3x, inna anzalnahu fii lailatul qadr/surat al.qadr.3x, (sholawat imam Ali bin abuthalib a.s, Fatih, Quwais alQorni ) untuk mencapai puncak Hakekat dan Ma’rifat, bisa dihitung dengan jari kyai khos di tanah Jawa yang punya doa ini), Sholawatullohi wa malaa’ikatihi wa anbiyaa’ihi wa rusuulihi wa hamalatil arsy’i wal kursi wa jaami’il kholqihi fii samaawati wal ardli wa maa bainahumaa ‘alaa sayidinaa muhamadinil fatihi limaa ughliqo wal khotimi limaa sabaqo wan naashiril haqqi bil haqqi wal haadi ilaa shirootikal mustaqiim wa ‘alaa aalihi wa ithrotihi ahli baiti alaihissalaam wa rohmatulloohi wabarokaatuhu bi ‘adaadi kulli ma’luumi laka haqqo qodrihi wa miqdaarihil adhiim wastagfirulloh alladzi lailaahaillahuwal hayulqoyuum wa atubu ilaihi 11X, (solawat N Yusuf as, Ketika N.yusuf dibuang oleh saudaranya ke dalam sumur maka Jibril a.s memberi doa ini ) yaa robbii muhammadin wa ali muhammadin sholli ‘alaa muhammadin wa ali muhammadin wa ajjil farrojahum , Allohumma inni as ‘aluka bi anna lakal hamdu lailaahailla anta mannanu badi’us samaawaati wal ardli dzul jalaali wal ikrom as‘aluka an tusholli ‘ala muhammadin wa ali muhammadin wa ajjil farrojahum waj ‘alli min amri fakhrojan wa makhrojan warzuqni min haitsu ahtasib wa laa yahtasib , la haula wa laa quwata illa billahi ‘aliyil adhim 11x :: Tasbih AzZahro ( tasbih 33x tahmid 33x takbir 33x), istigfar : Astaghfirullah hal ‘Adhiim alladzi Lailahailla Huwa Rahmaan nir Rahiim Yaa Hayyu Yaa Qayyuumu wa atuubu ilaihi 50x, (kuncilangit + bumi, Ketika Usman bin Affan menyerahkan semua hartanya kepada Nabi. SAW maka doa ini diberikan ) laa ilaaha illallohu wa allohu akbar wa subhaanalloh wal hamdulillah wastagfirullloh alladzi lailahaila huwal awalu wal akhiru wa dhohiru wa baathinu yuhyi wa yumitu wahuwa hayyu laayamutu biyadihilkhoiru wahuwa ‘ala kulli syaiin qodiru 9x, (Ali Imron:1-2, Ismul A’dhom Quran berdasar Hadits) Wa ilahukum ilahuwahidu lailaahaila Huwa rohmanu rohiim, Alif Laam Miim Allohu LailahailaHuwal Hayyul Qoyuum, Huwa allohulladzi Lailahailahuwa Robbul arsyil ‘adhiim 11x, (ketika N.Ibrohim dibakar oleh raja Namrud dan pertolongan Jibril ditolak oleh N.Ibrohim, maka alloh mewahyukan doa ismul a’dhom ini) yaa hayyu yaa qoyyuum yaa qodiim yaa daim yaa fardu yaa witru yaa wahid yaa ahad ya shomaduladzii lam yalid walamyuulad walam yakunlahu kufuwan ahad 11x, (Ismu Dzat al Haq dan doa Perang Badr dari Nabi Khidr as diberikan ke Sayidina Ali bin abuthalib ) yaa HuWa Yaa man La Huwa illa Huwa, Yaa Alloh Yaa Nur Yaa Quddus yaa Haq, (mempertahankan Iman) Robbana la tuzigh quluubanaa bakda idzhadaitanaa wa hablanaa minladunka rahmatan innaka antalwahaab 11x, (doa wasilah Penguasa Ismul Adhom) Assalamu alaika ya Muhammad bin Hasan Askari adrikni- Assalamu alaika yaMuhammad bin Hasan Askari aghistni-7x, (untuk keselamatan dunia dan akhirat) Salamun qoulam mirrobbirrohim kunfayakun 11x, surat iklas 1x, Shollallohu ala Nabiyil ummiyi wa alihi shallohu alaihi wassalam, sholatu was salamu alaika ya sayidi ya muhammad ya rosullulloh 3x

Doa Ismul Azhom :
baca surat al ikhlas 12x, lalu doa:
ALLAAHUMMA INNEE AS-ALUKA BI ISMIKAL MAKHZUUNIL MAKNUUNIT T'AAHIRIT TUHRIL MUBAARAKI WA AS-ALUKA BISMIKAL A'ZEEMI WA SULTAANIKAL QADIIMI YA WAAHIBAL A'T'AAYAA WA YAA MUT'LIQAL USAARAA WA YAA FAKKAAKAR RIQAABI MINAN NAARI AS-ALUKA AN TUS'ALLIYA A'LAA MUH'AMMADIN WA AALI MUH'AMMADIN AN TUT'IQA RAQABATII MINAN NAARI WA AN TUKHRIJANII MINAD DUNYAA SAALIMAN WA TUDKHILANIL JANNATA AAMINAN WA AN TAJ-A'LA DUA'I AWWALAHU FALAAH'AN WA AWSAAT'AHUU NAJJAAH'AN WA AAKHIRAHU S'ALAAH'AN INNAKA ANTA A'LLAAMUL GHUYUUB

------------------------------------------------------------------

Secara struktural Poros Langit dan Intelektual tidak terikat dengan organisasi politik apapun, Keberadaan nya lahir karena semata wujud kecintaan terhadap tanah air sebagai salah satu perwujudan iman dan berusaha memberi masukan yang bermanfaat kepada seluruh elemen kebangsaan

Poros Langit dan Intelektual Independen adalah wadah bagi para kyai, pendeta, resi dan sarjana dari segala keilmuan untuk duduk bersama memikirkan solusi yang terbaik bagi bangsa Indonesia. Metode pencarian solusinya dilakukan dengan berdiskusi sesuai dengan keahlian masing-masing (akhlak, spiritual, ekonomi, sosial, kebudayaan, pertambangan alam dan politik). Kemudian solusi yang sudah selesai, diserahkan kepada Pemerintah yang sah yaitu Pemerintah Republik Indonesia.

Karena Bagaimanapun perilaku amar makruf nahi munkar adalah kewajiban warga negara yang baik.yang dilakukan dengan cara yang baik dan elegan sebagai bentuk ungkapan rasa cinta tanah air dan perwujudan keimanan terhadap Tuhan yang Maha Esa.

Terimakasih atas Perhatiannya

Atas nama Sekretaris Jenderal

Poros Langit dan Intelektual Independen

Warnet Nusantara-Jayanegara, Jl. Jayanegara 11/17 Jombang-JawaTimur,

Telp 0321 871561 atau sms/telpon di HP: 0818 08052575

Bustanus Salatin

Email: ki_ageng_jenar@yahoo.com

http://poroslangit.blogdrive.com/archive/1.html

Akankah 2012 Kiamat

Ada website yang isinya persiapan untuk menghadapi kiamat pada 21-12-2012, entah apa lupa namanya tapi isinya juga lucu mencakup pendanaan dan membership untuk bisa selamat dari kiamat itu, salah satunya adalah dengan menggunakan bunker. Mungkin web tersebut hanya untuk cari duit karena iklan google ada banyak sekali disana, tapi bisa juga itu untuk menambah dalam bunker yang akan dibangunnya, agar bisa selamat dari tabrakan asteroid yang mengakibatkan semacam bencana kiamat.

Kalangan umat islam sendiri memiliki pandangan yang beragam tentang kiamat, ada yang mungkin sudah dekat, seperti sinetron dulu itu, dan ada yang menunggu hadirnya al-hujjah imam Mahdi AS. Dan mungkin ada juga yang lainnya karena sepanjang penelusuran saya ada berbagai macam nama yang dikaitkan dengan Al-Mahdi, seperti Muhammad bin Hasan, atau Muhammad bin Abdullah, entahlah, yang jelas di agama yang terbesar di negeri ini pun banyak tafsir mengenai itu. Nah mana yang benar ...hanya waktu dan yang memiliki hak lah yang dapat menentukannya.

Entah kiamat itu nantinya akan dari asteroid, atau memang manusia yang membuatnya dengan takdir yang ditentukan oleh Tuhan tentunya, seperti sekarang tehnologi nuklir mungkin banyak negara yang sudah memiliki dan menguasainya, eh malah di sini ditentang, emang yang nentang ini pasti pro amerika, karena negara nomer satu ini memang tidak ingin ditandingi oleh siapapun. Tak tahu jugalah..pikiren dewe...nek njeblug yo kabeh keno ...gak cuma yang Iran, atau Russia kan...wakakka...semua pasti kena.

Jadi kalo ada Perang dunia ke 3 pastilah rame sekali bom-bom nuklir dan santet dengan rudal...tapi mungkin kita tidak sempat judi taruhan mana yang menang karena mungkin kita kejatuhan satu saja udah amblas, dan yang jelas...gak punya penangkalnya...kecuali keyakina terhadap yang Maha Kuasa tentunya...itupun kalo doa kita dikabulkan karena semua juga tahu...negara ini acak adul..entah ke kanan atau ke kiri, atau ke yang lainnya gak ada yang tahu dengan jelas. Tapi mungkin akan diuntungkan juga karena nanti nggak ada lagi yang nagih utang negara ini yang nominalnya ....busyet.

Banyak juga ramalan yang menerangkan kehancuran Amerika, dan yang aneh NIC mereka dalam Global trends 2025, juga mengakuinya, bahwa poros dunia nantinya akan mengarah ke negara-negara Islam sebagai negara adidaya yang baru. Apakah ini ada kaitannya atau sekedar dikait-kaitkan...wes to pikiren dewe...modaro. Hahaha...pusing deh kalo dipikir, so gak usah dipikir ajalah kiamat yo mati, perang ya ikut perang biar jadi pahlawan, atau minimal bikin dapur umum ajalah...kalo punya duit. Kalo nggak ya berdoa agar tidak ada peristiwa buruk bagi kita semua...mungkin ini lebih baik ya.

Isu Kiamat Tahun 2012 yang Meresahkan

WINA, RABU - Ancaman asteroid yang berpeluang menghantam Bumi seharusnya menjadi isu dunia dan tidak dianggap remeh. Asosiasi Penjelajah Antariksa Internasional (ASE) menyerukan kepada Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) agar mengembangkan berbagai strategi untuk menghadapi asteroid yang mengancam akan menghantam Bumi.

Dari 5.000 benda dekat Bumi yang sudah dikenal, dan 500.000 lainnya yang diperkirakan akan ditemukan dalam 15 tahun mendatang beberapa puluh di antaranya berisiko tinggi menghantam Bumi. Hal tersebut dikhawatirkan dapat menyebabkan kerusakan lokal atau regional.

Untuk menghadapi ancaman ini, asosiasi mengimbau kepada badan-badan PBB dan negara anggotanya agar mengembangkan kerangka kerja untuk saling bertukar informasi tentang berbagai asteroid yang berbahaya. Selain itu tentu saja mekanisme pengambilan keputusan untuk menghancurkan atau membelokkan lintasan asteroid-asteroid tersebut.

"Kemampuan teknikal untuk mencegah benturan semacam ini dengan Bumi sudah tersedia," tulis ASE, yang anggotanya terdiri atas 320 orang yang telah pergi ke angkasa luar, dalam sebuah laporan yang disampaikan di Wina, Selasa (25/11). Sejumlah opsi sedang dikaji, antara lain menghancurkan sebuah asteroid dengan pesawat antariksa berukuran besar atau senjata nuklir, atau mengubah lintasannya dengan memanfaatkan kekuatan gravitasi dari pesawat yang melayang dekat asteroid.

ASE menyatakan struktur pengambilan keputusan hendaknya disusun segera, dengan keputusan akhir berada di tangan Dewan Keamanan PBB. Dampak terbesar dari benda antariksa dalam sejarah adalah kejadian di Tunguska pada 1908, dimana meteoroid membinasakan hutan Siberia seluas 2.000 kilometer persegi.

WAH

Sumber : Antara dan http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/26/17185150/jangan.anggap.remeh.ancaman.hantaman.asteroid

Rabu, 26 November 2008 | 13:07 WIB

Isu Kiamat Tahun 2012 yang Meresahkan

Oleh Yuni Ikawati

Di internet saat ini tengah dibanjiri tulisan yang membahas prediksi suku Maya yang pernah hidup di selatan Meksiko atau Guatemala tentang kiamat yang bakal terjadi pada 21 Desember 2012.

Pada manuskrip peninggalan suku yang dikenal menguasai ilmu falak dan sistem penanggalan ini, disebutkan pada tanggal di atas akan muncul gelombang galaksi yang besar sehingga mengakibatkan terhentinya semua kegiatan di muka Bumi ini.

Di luar ramalan suku Maya yang belum diketahui dasar perhitungannya, menurut Deputi Bidang Sains Pengkajian dan Informasi Kedirgantaraan, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan), Bambang S Tedjasukmana, fenomena yang dapat diprakirakan kemunculannya pada sekitar tahun 2011-2012 adalah badai Matahari. Prediksi ini berdasarkan pemantauan pusat pemantau cuaca antariksa di beberapa negara sejak tahun 1960-an dan di Indonesia oleh Lapan sejak tahun 1975.

Dijelaskan, Sri Kaloka, Kepala Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan, badai Matahari terjadi ketika muncul flare dan Coronal Mass Ejection (CME). Flare adalah ledakan besar di atmosfer Matahari yang dayanya setara dengan 66 juta kali ledakan bom atom Hiroshima. Adapun CME merupakan ledakan sangat besar yang menyebabkan lontaran partikel berkecepatan 400 kilometer per detik.

Gangguan cuaca Matahari ini dapat memengaruhi kondisi muatan antariksa hingga memengaruhi magnet Bumi, selanjutnya berdampak pada sistem kelistrikan, transportasi yang mengandalkan satelit navigasi global positioning system (GPS) dan sistem komunikasi yang menggunakan satelit komunikasi dan gelombang frekuensi tinggi (HF), serta dapat membahayakan kehidupan atau kesehatan manusia. ”Karena gangguan magnet Bumi, pengguna alat pacu jantung dapat mengalami gangguan yang berarti,” ujar Sri.

Langkah antisipatif

Dari Matahari, miliaran partikel elektron sampai ke lapisan ionosfer Bumi dalam waktu empat hari, jelas Jiyo Harjosuwito, Kepala Kelompok Peneliti Ionosfer dan Propagasi Gelombang Radio. Dampak dari serbuan partikel elektron itu di kutub magnet Bumi berlangsung selama beberapa hari. Selama waktu itu dapat dilakukan langkah antisipatif untuk mengurangi dampak yang ditimbulkan.

Mengantisipasi munculnya badai antariksa itu, lanjut Bambang, Lapan tengah membangun pusat sistem pemantau cuaca antariksa terpadu di Pusat Pemanfaatan Sains Antariksa Lapan Bandung. Obyek yang dipantau antara lain lapisan ionosfer dan geomagnetik, serta gelombang radio. Sistem ini akan beroperasi penuh pada Januari 2009 mendatang.

Langkah antisipatif yang telah dilakukan Lapan adalah menghubungi pihak-pihak yang mungkin akan terkena dampak dari munculnya badai antariksa, yaitu Dephankam, TNI, Dephub, PLN, dan Depkominfo, serta pemerintah daerah. Saat ini pelatihan bagi aparat pemda yang mengoperasikan radio HF telah dilakukan sejak lama, kini telah ada sekitar 500 orang yang terlatih menghadapi gangguan sinyal radio.

Bambang mengimbau PLN agar melakukan langkah antisipatif dengan melakukan pemadaman sistem kelistrikan agar tidak terjadi dampak yang lebih buruk. Untuk itu, sosialisasi harus dilakukan pada masyarakat bila langkah itu akan diambil.

Selain itu, penerbangan dan pelayaran yang mengandalkan satelit GPS sebagai sistem navigasi hendaknya menggunakan sistem manual ketika badai antariksa terjadi, dalam memandu tinggal landas atau pendaratan pesawat terbang.

Perubahan densitas elektron akibat cuaca antariksa, jelas peneliti dari PPSA Lapan, Effendi, dapat mengubah kecepatan gelombang radio ketika melewati ionosfer sehingga menimbulkan delai propagasi pada sinyal GPS.

Perubahan ini mengakibatkan penyimpangan pada penentuan jarak dan posisi. Selain itu, komponen mikroelektronika pada satelit navigasi dan komunikasi akan mengalami kerusakan sehingga mengalami percepatan masa pakai, sehingga bisa tak berfungsi lagi.

Saat ini Lapan telah mengembangkan pemodelan perencanaan penggunaan frekuensi untuk menghadapi gangguan tersebut untuk komunikasi radio HF. ”Saat ini tengah dipersiapkan pemodelan yang sama untuk bidang navigasi,” tutur Bambang.

Yuni Ikawati
Sumber : Kompas Cetak http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/26/13072198/isu.kiamat.tahun.2012.yang.meresahkan

Friday, November 28, 2008

Kenapa harus tidak jelas?

Begawan IT kontroversial yang sukanya ngecek gambar dan suaranya siapa ini, mencoba bertindak garang dengan menyemprot kelompok musik beken Dewa 19, karena memakai latar belakang merah putih yang ditengahnya ada gambar sesuatu (saya tidak jelas).

Beberapa hari yang lalu saya mendengar bahwa Dhani memang diperingatkan oleh istana tentang hal tersebut, dan khabarnya juga sudah minta maaf. Tetapi oleh sang begawan yang sekarang nyaleg di partai salah satu peserta coblosan ini tetap akan dilaporkan ke pulisi atau aparat hukum negeri ini.

Oke-oke sajalah peristiwa ini sepanjang murni untuk jiwa patriotisme dan nasionalisme yang mulia. Namun janganlah rasa yang mulia itu dipergunakan untuk menyakiti atau menyalahkan orang lain, apalagi memenjarakannya karena mungkin kelalaian atau kealpaan,apalagi jika untuk mencari nama atau mendongkrak popularitas. Persetan bung masyarakat sekarang lebih butuh urusan perut daripada yang sebatas normatif apalagi khayalan idealisme. Jujur aja deh mungkin semua juga urusan perut.

Yang paling membuat geli adalah serangan atas nama warganegara biasa, bukannya jika warganegara biasa kita tidak akan didengar oleh para aparat, yang juga memiliki hak sama, semakin celakalah rakyat kecil karena yang kaya atau warganegara berkelas juga meminta hak yang sama, tapi nominalnya beda. Ampun seribu ampun, setiap hari saya memohon maaf kepada para pahlawan atas kejadian demi kejadian yang menimpa negeri yang menurut sejarah yang saya dengar dan dapatkan disekolah adalah dengan perjuangan berlumuran darah kita dapat merdeka, kasihan sekali para pahlawan yang dengan rela hati mempertaruhkan nyawanya, tapi yang meneruskannya kelupaan atas jasanya.

Harus disadari memang seni itu adalah dunia tak bertepi dimana kreativitas akan berkembang, sehingga secara normatif hukum posotif kita juga seharusnya menulis atau menyepakati apa yang namanya bendera itu bukanlah hanya warna merah diatas dan putih dibawah, tetapi haruslah ditetapkan berapa lebar dan ukurannya, secara detail maksimal dan minimalnya, sehingga jelas jika kain yang sangat besar atau sangat kecil tidak dapat disebut bendera.

Hal inilah yang kadang menjadi anomali dan dapat digunakan untuk mempersalahkan orang lain, yang kebetulan tidak mengetahuinya, karena tidak pernah dengan jujur dan tulus didefinisikan dengan gamblang. Mohon maaf saya disini hanya menuliskan yang menjadi ganjalan saja, bukan untuk membela salah satu pihak, karena perut saya juga tidak terpengaruh.

Tanggapan artis tersebut:

01/12/2008
Ahmad Dhani: Roy Suryo Konyol

Hartono Kamaruddin

INILAH.COM, Jakarta - Pelaporan Roy Suryo terhadap dirinya dan Dewa, dianggap Ahmad Dhani pelaporan konyol. Dhani, Dewa dan pihak EMI pun tidak pernah minta maaf dan menarik maaf. Semuanya gosip. lagipula yang digunakan di video klipnya adalah backdroup, bukan bedera.

"Atas pelaporan yang sudah terjadi, sama sekali tidak mengganggu Dewa. Kedepannya, kita akan mengikuti kasus ini secara prosedural. Jadi kalau ada pelaporan dan panggilan, kita akan memenuhinya," kata Arnel Affandi, Managing Director EMI, selaku produser Dewa, di Studio Musik Ahmad Dhani, di Jalan Pinang Mas III No. 1-2, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin petang (1/12).

Lebih lanjut, Ahmad Dhani mengatakan, "Tentang minta maaf terus menarik permintaan maaf, semuanya hanya gosip. Itu tidak ada dan tidak akan pernah," tegas Ahmad Dhani.

Ditambahkannya, "Saya bilang, saya tidak pernah menarik video klip, semuanya yang melakukan adalah pihak produser (EMI, red). Atas kejadian ini produser saya sudah siap. Sekarang saya tidak mau membahas Roy Suryo, karena dia tidak sekelas dengan saya."

Atas apa yang sudah dilaporkan Roy Suryo tersebut, Dhani menganggapnya sebagai pelaporan konyol dan tidak masuk akal. "Itu pelaporan konyol. Video klip itu bukan saya yang memproduksinya dan bukan saya pemiliknya. Begitu juga dengan latar belakang merah putih dengan simbol di video klip itu bukan bendera, tetapi backdroup. Bendera itu punya bentuk dan ukuran tertentu," kata Dhani.[aji]
http://artis.inilah.com/berita/2008/12/01/65708/ahmad-dhani-roy-suryo-konyol/

01/12/2008
Dhani: Roy Suryo Provokator Bermulut Besar

Hartono Kamaruddin

INILAH.COM, Jakarta - Pelaporan Roy Suryo terhadap dirinya ke Bareskrim Mabes Polri, karena melakukan pelecehan terhadap bendera Indonesia, tidak membuat Ahmad Dhani bergeming. Bahkan, Dhani menganggap Roy Suryo provokator bermulut besar.

"Roy sama sekali belum berpengalaman dalam masalah hukum. Masalahnya, yang digunakan di video klip Dewa, bukan bendera merah putih, tetapi backdroup. Bendera itu punya bentuk dan ukuran tertentu," tegas Ahmad Dhani, di di Studio Musik Ahmad Dhani, di Jalan Pinang Mas III No. 1-2, Pondok Indah, Jakarta Selatan, Senin petang (1/12).

Atas apa yang sudah dilaporkan Roy Suryo tersebut, Ahmad Dhani menganggapnya sebagai omong kosong semata. "Roy Suryo itu bermulut besar dan apa yang dikatakannya tidak ada buktinya. Itu hanya provakasi. Roy Suryo Provokator," jelas Ahmad Dhani.

Ahmad Dhani pun sama sekali tak bergeming. "Untuk itu tidak ada satupun yang bisa mencegah saya," kata Dhani.[aji]

http://artis.inilah.com/berita/2008/12/01/65719/dhani-roy-suryo-provokator-bermulut-besar/

Thursday, November 27, 2008

Polling SMS Detik.com :Blogger dihukum setujukah anda?

Pada minggu ini detik.com membuka polling baru, Setujukah blogger dihukum dalam kasus kartun Nabi Muhammad, Polling ini membuka mata saya, kenapa hal yang maya itu menjadi kenyataan saat ini, karena kartun itu menjadi nyata dan ada ketika seorang blogger atau seseorang surfing di internet dan menemukannya dan mengeprint-atau mencetaknya. Bayangkan lebih jahat mana yang mencetak, melihat kemudian menyebarluaskan atau yang membuatnya. Saya kira ini masalah yang sangat sulit.

Entah mengapa saya yang tiap hari juga melihat internet ini tidak pernah kepikiran untuk melihat atau mencari hal-hal yang berhubungan dengan kartun nabi yang sangat saya hormati itu, bilapun menemukan tentusaja tidak sengaja karena saya gak pernah berpikiran ke arah sana, justeru saya seperti jalolee di blognya, mengetahui ada kartun nabi itu dari televisi. Entah mengapa ada yang tahu ada blog lapotuak itu, yang sekarang juga sudah di delete oleh wordpress.com yang terhormat juga.

Entah siapa yang dipersalahkan mungkin tidak penting, tetapi yang salah mungkin ide untuk membuat itu dan kenapa ada orang yang mencari-cari itu juga, mungkin semuanya biasa salah, palagi jika dicetak, sudah barang tentu salah juga...karena membuat kartun itu jadi nyata-nyata ada. Serta jeratan hukum apakah yang akan diterima orang-orang itu, yang mungkin berada diluar jangkauan kita. Karena saya juga pernah baca hukum Cyber crime harus diubah karena yang namanya cyber atau maya artinya adalah tidak ada, atau entahlah.

Memang yang namanya pembela dan pembawa kebenaran seperti nabi yang kita cintai itu selalu saja mendapatkan penghinaan sejak masih hidup hingga sekarang, karena memang yang memusuhinya sangat banyak sekali, berarti hal ini adalah hal yang sudah harus disadari sejak awal betapa orang diluar kita memusuhi atau berseberangan dengan yang kita yakini. Sehingga marilah kita semua mawas diri dan tidak mudah terseret ke arus pemecahbelahan baik dari iman, keyakinan, agama dan hidup kemasyarakatan kita yang menjdai sangat luas dan kompleks karena, di dunia maya kita semua mungkin bertetangga atau berseberangan. Dan yang paling hati-hati adalah munculnya budaya baru saat ini, adalah budaya mengatur dari kelompok yang ingin menjadi dominan, dengan menghalalkan segala cara, entah itu konspirasi, pecah belah, fitnah dan lain sebagainya, dan semoga kita tidak termasuk dalam golongan orang-orang yang munafik, wallahualam.

Dari antara, http://antara.co.id/arc/2008/11/24/gus-dur-karikatur-muhammad-saw-untuk-perkenalkan-nabi/

Gus Dur: Karikatur Muhammad SAW untuk Perkenalkan Nabi

Batam (ANTARA News) - Tokoh Nahdatul Ulama Abdurahman Wahid yang lebih dikenal dengan Gus Dur menyatakan belum tentu ada niat buruk dibalik penyebaran karikatur Nabi Muhammad SAW di dunia maya, karena tidak ada yang tahu maksud pembuat gambar.

"Jangan-jangan untuk memperkenalkan nabi," katanya di Batam, Senin.

Ia mengatakan tidak tahu maksud pembuat karikatur menyebarkan gambar, sehingga tidak bisa menyebut perbuatan penyebar adalah penghinaan.

"Penghinaan apa, saya tidak tahu maksud yang buat," katanya.

Gus Dur juga mengaku belum melihat karikatur yang disebut-sebut menghina muslim.

Sementara itu, pemerhati teknologi informatika Roy Suryo mengatakan pembuat karikatur dipastikan bukan orang Batam.

"Ini bukan kerjaan orang Batam, kalau ada yang bilang begitu, saya akan bela," katanya.

Kepolisian mengusut tuntas kasus penghinaan Nabi Muhammad SAW yang muncul kembali dalam bentuk karikatur dan tersiar melalui media maya di Indonesia belum lama ini.

"Kita akan selidiki dan usut tuntas kasus karikatur yang terkesan melecehkan Nabi Muhammad itu," ujar Kapolri Jenderal Pol Bambang Hendarso Danuri.

Mantan Kabareskrim Mabes Polri menduga, kasus bernada pelecehan nabi melalui blog tersebut diperkirakan melibatkan orang Indonesia.

"Oleh sebab itu kita terus akan selidiki dan usut tuntas kasus tersebut," katanya.

Dugaan Kapolri atas keterlibatan orang Indonesia dalam kasus "blog" yang memuat karikatur Nabi itu sejalan dengan Hasrul Anwar, Ketua Komisi yang membidangi masalah agama di DPR-RI dalam keterangan persnya di Jakarta Rabu (19/11).

Menurut wakil rakyat itu, dari segi bahasa yang digunakan komik online tersebut tampaknya dibikin oleh orang Indonesia.(*)

Gambar dipulung dari detik.com, trimakasih.

10 Mata Uang tragis Di Dunia

Ketika krisis keuangan melanda seluruh dunia, banyak orang kaya yang kekayaannya menyusut akibat saham, dari milioner menjadi jutawan. Namun, dari negara yang mata uangnya mengalami depresiasi besar, pecahan mata uangnya juga sangat besar, dengan adanya depresiasi mata uangnya, kekayaan milioner yang kaya menjadi "meningkat". Fox News Network melaporkan 10 besar urutan daftar devaluasi mata uang di dunia.

* Urutan ke - 1 dollar Zimbabwean

1US$ = 642,371,437,695,221,000 Zimbabwean dollar

Nilai mata uang Zimbabwe adalah terendah di dunia, sulit untuk mencatat penyusutan yang terlalu cepat. Meskipun resmi kurs 1 dolar Zimbabwe adalah 19.393,94, namun berdasarkan hasil "mutual implied rate" Zimbabwe dan London Stock Exchange, 1 dolar bisa bernilai tukar lebih dari 12.940.564.762.479.800 Zimbabwe.

Mata uang tersebut kembali dinilai pada musim panas tahun ini, saat itu sebuah telor ayam harganya adalah 35.000.000.000 Yuan Zimbabwe.

* Urutan ke -2 Shilling Somalia

1US$=35.000 Shilling Somalia

Sejak 1962, shiling adalah mata uang resmi Somalia. Namun sejak 1991 pemerintahnya runtuh, mata uangnya mengalami devaluasi terus, ketika itu 1 US dolar sama dengan 2000 Somalia Shilling.

Belakangan ini bajak laut Somalia sering muncul namun juga tidak mampu memulihkan ekonomi yang terpuruk.

* Urutan ke - 3 Manat Turkmenistan

1 US$=24.000 Manat

Turkmenistan adalah salah satu mantan Republik Soviet, dari 1 November 1993 mulai menggunakan uang mereka sendiri - Manat untuk menggantikan Rubel. Mantan Presiden Saparamurat Niyazov meletakkan gambarnya sendiri di semua mata uang Negara tersebut.

Turkmenistan kaya dengan minyak dan gas, tetapi sumber daya alam tersebut tidak mampu mengurangi rasio tingkat kemiskinan. Pemerintah Negara tersebut pada 1 Januari tahun depan akan mengeluarkan mata uang baru Manat.

* Urutan ke - 4 Dong Vietnam

1 US$=16.975 Dong

Mata uang Vietnam yang disebut Dong. Amerika memiliki sejarah yang kompleks terhadap Vietnam. industri pariwisata di negara Komunis ini maju, wisatawan yang sering diminta untuk membayar apapun dalam dolar AS.

* Urutan ke -5 Dobra Sao Tome and Principe

1 US$=14.350 Dobra

Sao Tome dan Principe adalah negara kepuluan di Tepi Barat Afrika, juga adalah negara kecil ke - 2 di Afrika. Bekas koloni Portugis tersebut mengekspor kakao, kopi dan biji kelapa sawit.

* Urutan ke - 6 Rupiah Indonesia

1 US$=11.198.40 Rupiah

Indonesia adalah negara Muslim terbesar di dunia, ibu kotanya Jakarta adalah kota terbesar di Asia Tenggara, Jakarta memiliki populasi 8.500.000 orang, hampir sama dengan jumlah penduduk New York.

* Urutan ke -7 Rial Iran

Terhadap masyarakat Barat, Iran masih menjadi duri di belakang punggung, ia menolak untuk menangguhkan program nuklir dan terus mengancama Israel. ketika harga minyak membubung tinggi, mata uang Iran yang kaya-minyak tidak terlihat adanya peningkatan. Terlepas dari 1 US dolar dapat dikonversi dengan 10.179 rials, tetapi pemerintah Amerika Serikat mengingatkan untuk tidak pergi ke Iran, karena negara tersebut masih berseteru dengan Amerika Serikat.

* Urutan ke - 8 Kip Laos

Laos adalah negara tetangga di atas Vietnam. Meskipun pariwisata di negara itu pulih, tetapi nilai mata uangnya masih rendah. Laos adalah harimau Indo-Cina dan desa gajah Asia, juga merupakan pusat perdagangan candu besar.

* Urutan ke - 9 Guinea Franc Papua New Guinea

1 US$=5.115 Guinea Franc

Beberapa Negara di Afrika berbeda jauh dengan Papua New Guinea utara Australia. Sumber kekayaan alamnya, termasuk alumunium, berlian, emas, dan sebagainya.

* Urutan ke - 10 Guarani Paraguay

1 US$=4.615 Guarani

Paraguay adalah negara kedua termiskin di Amerika Selatan, tingkat penganggurannya mencapai 16%, ada 35% dari penduduk hidup dalam kemiskinan.

Menurut hasil survei konsultan sumber daya manusia Mercer tentang biaya hidup tahunan, dari hasil survey terhadap 143 wilayah tahun ini, biaya hidup ibu kota Asuncion negara Paraguay adalah yang paling rendah, sudah ke-enam kali mereka memperoleh akreditasi ini.
(dajiyuan.com)dan dari http://erabaru.or.id/20081127400/10-besar-daftar-devaluasi-mata-uang-di-dunia.html

Tuesday, November 25, 2008

awas Karma ekonomi, lebih mengerikan

Ekonomi sudah sulit begini mosok seorang petinggi negara menyuruh boros, seperti artikel yang saya comot dari kompas tanggal 25 Nopember 2008, lihat aja komentar di bawahnya yang menunjukkan ketidak setujuannya dengan pendapat beliau. Orang kaya dan terhormat ini akan menghadapi banyak persoalan ekonomi berhubungan dengan krisis Amerika yang efeknya kemana-mana ini. Terkenal dengan Tsunami ekonomi.

Semua orang kebingungan "Dimanakah mencari uang?", "Uang dimanakah dirimu?", karena negara berusaha menyedot uang masyarakat, bank juga membutuhkan dana masyarakat. sementara masyarakat sebenarnya juga tidak duit, kecuali yang kaya loh...tapi orang jadi kaya kan asalnya dari pelit, kalo gak pelit ya nggak kaya deh...

Kemungkinan akan ada kecurigaan dan operasi penimbun uang...karena uang sulit didapat, orang jualan gak ada yang beli dan semua orang nanti akan tertarik dengan solusi yang bahaya dan tidak terduga, bunuh diri misalnya atau bunuh orang lain...wah mungkin loh. Makanya kalo harga seharusnya turun ya turunin dong, jangan naik terus...awas kena karma ekonomi.

Sekedar menyimpan artikel aja:

Kalla Ajak Sedikit Boros

SELASA, 25 NOVEMBER 2008 | 13:48 WIB

Laporan Wartawan Persda Network Ade Mayasanto

JAKARTA, SELASA - Menghalau dampak krisis keuangan AS yang tak juga kunjung meredup, Wakil Presiden Yusuf Kalla mengajak semua pihak untuk sedikit lebih boros mengeluarkan dana. Pengeluaran dana ini untuk memacu peningkatan produksi industri yang loyo lantaran kehilangan pasar di Amerika Serikat dan Eropa.

"Kalau ada pepatah hemat pangkal kaya, dalam keadaan sekarang negara-negara harus sedikit lebih boros, makin menghemat makin susah ekonominya. Ini karena kalau semua orang menghemat tidak ada yang belanja," kata Wakil Presiden Jusuf Kalla saat membuka Workshop Evaluasi dan Persiapan Program Percepatan Pembangun Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK) di gedung II Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (25/11).

Mantan Menko Kesra ini menilai, ketiadaan untuk berbelanja justru lambat laun memastikan toko, dan industri Tanah Air gulung tikar lantaran produksinya tidak laris manis. "Jadi harus ada spending (pengeluaran)," ujarnya.

Meski memastikan memberi porsi lebih pada pengeluaran, Kalla mengingatkan, pengeluaran dana tersebut diperuntukkan pada sektor-sektor yang menyentuh langsung masyarakat luas. Pengeluaan dana dikhususkan untuk membuat jalan, pengairan, dan listrik. "Ini agar masyarakat tidak kekeringan likuiditas. Sehingga daya beli ada, dan menghidupkan sektor lain serta tidak ada pengangguran," tandasnya.

ADE
http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/25/13481732/Kalla.Ajak.Sedikit.Boros

2009 Akan Menjadi Tahun Krisis

SELASA, 25 NOVEMBER 2008 | 19:00 WIB
JAKARTA, SELASA - Krisis ekonomi di tahun 1998 lalu, diyakini akan kembali terulang pada tahun 2009. Gejala-gejalanya sudah ada, akhir tahun akan banyak perusahaan yang menyatakan bangkrut serta nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika yang terus menurun. PHK tak bisa dihindari.

"Perlu diingat, Soeharto jatuh saat rupiah berada di level 16.000 ketika itu. Situasi sekarang memang makin mengkhawatirkan, sama seperti tahun 1998. Gejalanya sudah terasa, PHK sudah mulai dilakukan, pesana-pesanan dari luar negeri sudah berkurang dan tidak bisa mengandalkan pasar di dalam negeri," ujar Ketua Komite Fiskal Kadin, Bambang Susatyo dalam diskusi yang diadakan di DPR, Selasa (25/11).

Kadin, kata Bambang, berharap penuh kepada para pelaku politik yang ada saat ini untuk bisa bersama-sama mencari solusi agar negara bisa keluar dari krisis. Termasuk, mendorong kepada pemerintah terkait rencana menurunkan harga BBM secara signifikan. Rencana pemerintah yang akan menurunkan harga BBM dengan angka Rp 500 masih jauh dari harapan. Harusnya, yang moderat adalah untuk premium penurunannya sebesar Rp 1.500 dan untuk solar Rp 1.000. Ini harus dilakukan dalam upaya untuk menggerakkan daya beli masyarkat yang makin menurun sekarang ini," papar Bambang.

Ia tidak memungkiri bila pemerintah sudah melakukan penurunan terhadap suku bunga. Namun, yang diminta bagi kalangan dunia usaha sebetulnya penurunan bisa sampai 8,5 persen. "Turunnya harusnya secara signifikan. Karena apabila dunia usaha hancur, maka secara politik Pemilu 2009 nanti, tidak akan semarak seperti Pemillu 2004. Para pelaku politik harus sama-sama membangun APBN yang pro rakyat. Kalau ekonomi tak bagus, rakyat akan jadi pragmatis dan suara yang akan diberikan tidak akan realistis lagi," ungkapnya.

Hasto Kristianto, politikus dari PDI Perjuangan mengungkapkan, dalam proses APBN 2008-2009 menjadi penggelembungan ekonomi politik, seakan menjadi politik image saja. Pemerintah mengalami kesulitan bahkan sudah ada rencana untuk mempersiapkan revisi APBN yang sebelumnya belum dilakukan.

"APBN sebagai stimulus fiskal, secara politis gagal. Ini membuat pesimisme kami atas usaha-usaha yang dilakukan pemerintah dalam perbaikan masalah ekonomi. Tidak ada konsistensi kebijakan yang bisa diterapkan oleh pemerintah sekarang ini," ujar Hasto.

Ditinjau dari struktur anggaran, jelasnya, masih sangat bergantung pada ekonomi global, tidak ada keinginan pemerintah melakukan renegoisasi dalam upaya untuk bisa meningkatkan penyerapan tenaga kerja. "Kami mengusulkan defisit di 0 kan saja dulu. Jalan-jalan keluar negeri, tidak usah dulu. Pembangunan yang tidak penting, tak usah dilakukan. Dan kami mengusulkan agar BLT dihapus," kata Hasto.

"Jangan sampai, rakyat di saat kondisi ekonomi yang susah, malah diajarkan menjadi pengemis. Lebih baik dialokasikan untuk padat karya membangun usaha-usaha kecil untuk rakyat," tambah Hasto.


YAT
Sumber : Persda Network
dari http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/25/19003859/2009.akan.menjadi.tahun.krisis


Wapres: Dampak Krisis AS bak Banjir Kiriman

SELASA, 25 NOVEMBER 2008 | 15:28 WIB
Laporan Wartawan Persda Network Ade Mayasanto

JAKARTA, SELASA - Wakil Presiden Jusuf Kalla mempunyai pandangan tersendiri mengenai dampak krisis keuangan AS di Tanah Air. Berhari-hari dikepung dampak krisis keuangan AS, Kalla mengibaratkan fenomena tersebut bak banjir kiriman yang kerap melanda Ibu Kota Negara, Jakarta.

"Kita menghadapi situasi krisis yang disebabkan krisis kiriman. Ini sama saja dengan banjir kiriman," gurau Wakil Presiden Jusuf Kalla membuka Workshop Evaluasi dan Persiapan Program Percepatan Pembangun Daerah Tertinggal dan Khusus (P2DTK) di gedung II Istana Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (25/11).

Dengan senyum melebar, pria berkumis tipis ini kembali melempar guyonan dihadapan sekitar 200-an peserta. "Kalau krisis banjir mungkin kita atur dengan memperbaiki selokan. Tapi kalo banjir kiriman suka tidak suka banjirnya ada. Ini sama dengan krisis dewasa ini. Krisis kiriman. Harus diterima harus dialami," ungkapnya.

Tidak ingin berpasrah diri menerima 'banjir kiriman' di Indonesia saat ini, mantan Menko Kesra ini mengaku, memiliki jurus untuk menghadang dampaknya. "Kita harus punya cara untuk mengatasi itu. Yakni, meningkatkan daya beli sekaligus produktivas masyarakat," jelasnya.

Kalla menyatakan, rendahnya daya beli Amerika Serikat dan Eropa mau tak mau menurunkan jumlah angka ekspor di Indonesia. "Menurunnya daya beli akan menurunkan industri dalam negeri juga," terangnya.

ADE

http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/25/1528413/wapres.dampak.krisis.as.bak.banjir.kiriman


Ketika Krisis dan Bursa Global Berjatuhan

SELASA, 25 NOVEMBER 2008 | 11:50 WIB
PEMAIN saham menyaksikan nilai uangnya menyusut di depan mata. Harga saham yang tadinya sangat tinggi kemudian terus mengempis dalam waktu singkat. Kini, ada selembar saham yang harganya lebih murah ketimbang sebiji permen.

Optimisme yang semula mekar di setiap sudut lantai perdagangan saham kini sulit mencari ekspektasi positif di labirin bursa. Menaruh sedikit harapan harga saham tidak turun hari ini atau besok terasa amat sulit.

Ini bukan provokasi. Penjualan secara membabi buta (panic sellling) merupakan pemandangan sehari-hari. Seolah tidak ada lagi pilihan kata yang tepat untuk menggambarkan situasi pasar yang menggila. Bukan hanya investor. Tidak sedikit di antara manajemen emiten yang kelimpungan memadamkan gejolak yang membakar pasar saham, termasuk saham perusahaannya sendiri.

Seolah-olah hanya satu kata yang terdengar di pasar... jual... jual... jual...! Maka, semakin runtuhlah harga saham. Indeks harga saham terus tertekan. Jumlah saham yang mengalami penurunan harga lebih banyak ketimbang saham yang meningkat harganya. Kalaupun sempat naik sedikit dengan susah payah, dalam sekejap bisa hancur lagi dengan sebab yang tak jelas juntrungannya.

Indeks harga saham gabungan (IHSG), misalnya, terus tertekan mencapai titik terendah baru setiap hari. Tak terkecuali Indeks Kompas100 yang biasanya lebih tangguh dibandingkan dengan indeks-indeks saham lainnya. Ditimpali pula melemahnya kurs rupiah.

Bukan hanya pasar saham Jakarta yang terpuruk. Seluruh dunia juga mencatat keterpurukan. Bahkan, banyak indeks saham yang jatuh lebih dalam, lebih besar, ketimbang indeks dan harga saham di Bursa Efek Indonesia.

Adanya siklus bisnis. Setelah mencapai titik nadirnya, arah siklus itu akan bergerak naik. Apakah kondisi pasar saham Indonesia sudah mencapai titik nadir untuk bangkit kembali? Tidak ada yang tahu. Meratapi kondisi pasar pun tidak berguna. Risiko selalu melekat erat pada investasi. Seberapa besar potensial kerugian yang dipikul investor akibat kejatuhan pasar saham, sebesar itu pulalah risiko yang dikantongi.

Perkuat pasar domestik

Dengan resesi, bisnis lesu, dan laju pertumbuhan ekonomi menurun yang terjadi di Amerika Serikat, Eropa, serta Jepang, jelaslah apa yang bakal terjadi pada Indonesia. Ketiganya merupakan tujuan utama ekspor produk Indonesia. Permintaan akan produk dari Indonesia pun bisa merosot sehingga perusahaan produsen barang manufaktur dan produk primer (pertanian, pertambangan, perikanan, dan perkebunan) menjadi kesulitan memasarkan produknya. Pendapatan Indonesia dari ekspor ke sana menciut.

Persoalan menjadi semakin rumit karena perusahaan mesti menanggung beban tambahan dari melemahnya nilai tukar rupiah sehingga pengeluaran rupiah untuk membayar utang dan mengimpor bahan baku menjadi membengkak. Ditimpa lagi dengan beban suku bunga pinjaman bank. Apalagi, kini muncul desakan dan gerakan ”tidak mau tahu” dari buruh agar perusahaan menaikkan upah minimum. Semakin lengkaplah kerumitan persoalan dunia usaha, termasuk emiten.

Dalam kondisi demikian, ancaman pemutusan hubungan kerja antara buruh dan perusahaan semakin terbuka lebar. Pengangguran membengkak, berarti daya beli masyarakat secara keseluruhan semakin mengecil. Turunnya daya beli menekan permintaan akan produk barang dan jasa yang dihasilkan perusahaan sehingga semakin melengkapi keterpurukan dunia usaha.

Memperkuat pasar dalam negeri dalam arti masih tingginya permintaan domestik sejatinya menjadi tumpuan bagi perusahaan untuk memperpanjang daya tahan hidupnya.

Akan tetapi, urusan tidak semudah membalikkan telapak tangan. Pasar dalam negeri yang tertekan oleh daya beli masyarakat, kemungkinan pasar domestik bakal diserbu pula barang dumping dari luar negeri, juga menganga lebar-lebar. Ini masuk akal karena perusahaan di luar negeri juga berupaya mencari pasar lain setelah pasar domestiknya pun tertekan.

Memperkuat pasar domestik tidak ada cara lain, kecuali menjaga daya beli masyarakat tetap tinggi. Salah satu cara yang dapat dilakukan adalah memperlancar penyerapan anggaran pemerintah pusat dan pemerintahan di daerah. Soalnya, kini ada sekitar Rp 90 triliun dana pemerintah daerah yang ditaruh di perbankan untuk menikmati bunga bank yang semakin meningkat pula.

Dengan cara itu, terutama jika anggaran menganggur itu dipakai untuk mendorong pembangunan infrastruktur yang menyerap lapangan kerja banyak, selain menjadi katup pengaman bagi tenaga kerja, juga bisa menjadi penyulut api pertumbuhan ekonomi terus menyala, menciptakan lapangan kerja, dan permintaan barang tetap ada. Perusahaan terus berproduksi, termasuk emiten di bursa efek tersebut. Sesederhana itukah jalan keluar dari kemelut ini. Tentu saja kompleks. Tetapi, langkah yang sederhana pun tanpa implementasi juga tak membuahkan hasil.

Perbankan yang masih memiliki dana besar yang ”menganggur” mesti pula memiliki komitmen untuk menyelamatkan perekonomian bangsa ini. Kucurkanlah dana-dana itu kepada pengusaha mikro, pengusaha-pengusaha skala kecil yang tangguh dan tanpa niat mengemplang itu, agar menciptakan bisnis, lapangan kerja, dan pendapatan bagi masyarakat. Mudahkanlah urusannya untuk mengakses pendanaan usaha, dengan mengurangi birokrasi dan persyaratan yang sulit dipenuhi mereka.

Para regulator, termasuk pengawas pasar modal dan pasar uang, mesti meningkatkan ketajaman pengawasannya terhadap perilaku para ”pemain” yang diawasinya. Meningkatkan integritas pasar, menegakkan aturan, dan membuat aturan pencegahan perilaku buruk tidak bisa ditawar untuk memelihara kepercayaan investor di pasar. Tanpa upaya bersama dan serentak secara signifikan untuk mengatasi persoalan, jelas arah perekonomian, termasuk bursa saham sebagai jendelanya, bakal suram pula.

Kumpulkan potensi

Apa yang paling menarik dilakukan kini oleh pengusaha? Eksekutif properti AH Marhendra menyatakan, konsolidasi ialah hal paling mutlak dilakukan. Kumpulkan kembali semua potensi yang terserak agar menjadi energi amat kuat untuk berdiri tegak di tengah badai krisis. Formula lain, merampingkan manajemen, memotong anggaran yang tidak perlu. Akan tetapi, di sisi lain, membelanjakan anggaran besar agar sangat aktif di semua lini pasar.

Marhendra percaya masih banyak ceruk pasar yang belum digali, masih besar potensi pasar yang tersembunyi di sekeliling masyarakat, termasuk di pelbagai provinsi. ”Setiap hari ada pernikahan dan kelahiran anak. Tidak mungkin mereka tidak membutuhkan rumah. Kan tidak elok selalu tidur di rumah mertua indah,” ujar Marhendra, COO SpringHill. Di sisi lain, tim kreatif perusahaan properti harus bekerja keras mendesain rumah yang cakep, kokoh, tetapi sekaligus terjangkau. Inilah tantangan perusahaan-perusahaan properti, juga perusahaan di bidang usaha lain,

Pengembang senior Ciputra menyatakan, ia meminta semua anggota stafnya bekerja dan berproduksi secara sangat efisien. Pembangunan properti diprioritaskan untuk memenuhi kebutuhan konsumen, bukan untuk gagah-gagahan. Ciputra juga selalu percaya, dalam masa krisis seperti sekarang selalu ada celah untuk dimasuki para pemain properti. Dalam semua krisis selalu ada peluang, selalu ada ruang untuk berimprovisasi dan berkreasi. Pengembang senior ini pun akan meneruskan proyeknya hingga rampung. Kalau tuntas dua tahun lagi, krisis diharapkan sudah lewat dan daya beli masyarakat sudah pulih kembali. Pada saat itulah semua produknya diserbu konsumen.

Kiat yang sama dilakukan pengembang lain, Puri Botanical Garden, Jakarta. CEO perusahaan ini, Sanusi Tanawi, menyatakan, perusahaannya beruntung sebab tidak terlampau terpengaruh oleh badai krisis ekonomi dunia yang sangat dahsyat.

Secara umum dapat ditarik sebuah benang merah masalah, tidak ada yang membantah bahwa badai krisis ekonomi dunia ikut menerpa Indonesia. Akan tetapi, perusahaan-perusahaan yang memiliki reputasi besar tidak putus harapan. Mereka justru menggelar jurus-jurus kreativitas dan inovasi. Mereka mengerahkan segenap energi untuk berkompetisi di ruang amat sempit dengan para pebisnis lainnya. Menariknya, tidak ada yang gentar, semua yakin memiliki strategi terbaik memenangi ceruk pasar yang sempit. Menarik menanti siapa yang menyiapkan formula paling jitu. Siapa yang mampu meraup laba terbesar pada saat krisis. Yang mampu melakukannya niscaya merupakan perusahaan yang sangat berkelas.


Andi Suruji,Abun Sanda

http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/25/11505763/ketika.krisis.dan.bursa.global.berjatuhan

Saatnya Kerja Sama Menangkis Krisis

RABU, 12 NOVEMBER 2008 | 10:27 WIB

Dampak krisis global sudah terasa. Industri padat karya penghasil produk konsumsi mulai meradang karena kehabisan permintaan. Order ekspor yang biasa melimpah di akhir tahun kini sepi. Buruh dan pengusaha pun berada di bibir jurang yang sama. Kerja sama yang solid kini dibutuhkan untuk menangkis dampak krisis.

Sekarang rasanya bukan saat yang tepat untuk saling berdebat. Krisis global sudah mulai menggerogoti kita. Jika tak solid, pengusaha dan buruh bakal sama-sama tergilas krisis global, yang berawal dari ambruknya sektor keuangan di Amerika Serikat dan Eropa.

AS mengalami tingkat pengangguran terburuk selama 14 tahun terakhir. Sebanyak 600.000 orang kehilangan pekerjaan dalam tiga bulan terakhir dan menjadi bagian dari 1,2 juta orang penganggur baru di AS tahun ini.

Pekerja industri manufaktur, properti, metal, dan jasa keuangan merupakan sektor yang paling banyak menjadi penganggur. Ekonom Goldman Sachs, biro riset AS, memperkirakan, tingkat pengangguran mencapai 8,5 persen tahun 2009.

Mereka yang tidak bekerja akan mengurangi belanja, yang menggerakkan dua pertiga kegiatan ekonomi nasional. Kondisi ini yang kemudian turut menekan permintaan pasar AS terhadap produk negara lain.

Produsen tekstil, produk tekstil, dan komponen elektronik atau kendaraan bermotor Indonesia mulai merasakannya.

Produsen yang berorientasi ekspor kini kehilangan pasar. Pasar lesu, bertepatan dengan berlangsungnya rutinitas akhir tahun penetapan upah minimum baru tahun 2009.

Industri padat karya kelimpungan. Mereka mulai mengurangi produksi sedikitnya 30 persen. Tak sedikit buruh yang dirumahkan. Buruh kontrak dan pemasok bahan baku pun terpaksa menganggur.

Kesinambungan

Kalangan serikat buruh dan pengusaha sepakat, kesinambungan pekerjaan sangat penting bagi pekerja. Namun, peran pemerintah sebagai pengawas implementasi peraturan ketenagakerjaan tetap dibutuhkan. Optimalisasi bipartit akan sulit tercapai jika pemerintah tidak netral.

Menurut Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (K-SBSI) Rekson Silaban, forum bipartit di tingkat pabrik harus lebih aktif bertemu dan mencari solusi jika perusahaan menghadapi kendala. Politisasi persoalan justru bakal mempersulit keadaan. ”Segera identifikasi sektor yang terkena dampak langsung krisis agar proses penyelamatan bisa lebih cepat,” kata Rekson.

Soliditas buruh dan pengusaha sangat dibutuhkan sekarang untuk mencegah PHK massal jika krisis semakin parah. Lembaga donor internasional pun jangan lagi memakai syarat yang membebani negara debitor saat memberi pinjaman. Rekson bakal menyampaikan hal ini dalam pertemuan serikat buruh dari 20 negara dengan pemimpin G-20 di Washington DC, AS, Sabtu (15/11).

Presiden Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia Said Iqbal mengatakan, manajemen harus lebih terbuka kepada serikat pekerja tentang kondisi perusahaan. Ini membuat pekerja lebih siap. ”Kalaupun dimulai dari pembahasan pergeseran jam kerja, dirumahkan, sampai akhirnya ada pemutusan hubungan kerja, semuanya tidak tiba-tiba. Jadi, pekerja bisa lebih mempersiapkan diri untuk mengantisipasinya,” kata Iqbal.

Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi mengatakan, pengusaha tetap memiliki kepentingan yang sama dengan buruh saat ini. Jika buruh membutuhkan pekerjaan, maka harus bersama dengan pengusaha mempertahankan perusahaan.

”Investasi baru sudah tak mungkin diharap saat ini. Jadi, tak ada jalan selain mempertahankan yang sudah ada. Pengusaha hanya butuh ketenangan agar usahanya tidak hancur akibat krisis global dan politisasi persoalan,” ujar Sofjan.

Hamzirwan
Sumber : Kompas Cetak
http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/12/10270421/saatnya.kerja.sama.menangkis.krisis

Foto dari kompas


Kebangkitan beruang es Rusia

Diawali dari kepikiran, kenapa Amerika Serikat bisa punya hutang, Jerman yang utangnya jadi membengkak, dan utang Negara RI yang juga menjadi 2.000 an milyar US dollar, jadi pengin tahu apakah ada negara di dunia ini yang tidak memiliki hutang, kemudian searching di google, nemu di detik.com, ternyata ada juga negara tanpa hutang yaitu RUSIA. wow....

Sangat hebat dan mengherankan negara ini, dari kehancuran Uni Soviet yang begitu dahsyatnya masih bisa bangkit lagi dan sukses tanpa memiliki hutang, ada gerangan apakah dalam kepribadian dan keunikan bangsa ini...mungkin hal ini masih dalam tahap pencarian saya. tapi cukuplah sebagai catatan awal adalah beberapa tulisan yang saya dapatkan dari menjadi pemulung di dunia cyber ini, khususnya ini adalah untuk catatan pribadi, dan kalo ada yang kebetulan membaca, ini bukanlah mengingatkan kita akan sejarah bangsa ini yang dulu pernah bersahabat erat dengan negara rusia ini, pas orde lama. bukan sekali lagi bukan. Namun sekedar pengin tahu yang meluap-luap tentang kesuksesan Rusia saja, dan mungkin negara-negara Arab dan lainnya juga tidak memiliki hutang cuman sejauh ini belum saya temukan tulisannya. 

Berikut hasil kerajinan memulung di dunia cyber...

Dari http://www.detikinet.com/read/2007/09/06/101028/826339/4/rusia-negara-tanpa-utang-dengan-tabungan-us$-200-miliar

Kamis, 06/09/2007 10:10 WIB 

Rusia, Negara Tanpa Utang dengan Tabungan US$ 200 Miliar
Alih Istik Wahyuni - detikinet

Jakarta - Indonesia memang sudah sepantasnya melirik kerjasama dengan Rusia. Dengan pertumbuhan ekonomi yang sangat fenomenal, Rusia kini tak punya utang, bahkan memiliki cadangan devisa hingga US$ 200 miliar.

Rusia yang mendapat keuntungan dari tingginya harga minyak dunia, kini menjadi salah satu negara dengan pertumbuhan ekonomi yang cukup pesat hingga 6-7%. Tak heran, orang-orang kaya baru terus muncul di Rusia.

Ketua Kadin MS Hidayat pun tak bisa menutupi kekagumannya atas perekonomian Rusia yang sangat mengesankan itu.

"Dia sudah tidak punya utang ke Bank Dunia atau IMF lagi. Dan terakhir saya dengar devisa mereka mencapai lebih dari US$ 200 miliar. Keunggulan mereka terutama di bidang teknologi, baja serta migas," terang Hidayat.

Hal itu disampaikannya disela-sela Bisnis Forum Indonesia-Rusia di Hotel Ritz Carlton, Jakarta, Kamis (6/9/2007). Sekitar 100 pengusaha Rusia ikut hadir dalam acara tersebut.

Rencananya, sejumlah proyek strategis antara dua BUMN akan ditandatangani pada hari ini, bersamaan dengan kedatangan rombongan Presiden Vladimir Putin. 

Beberapa kerjasama strategis yang akan diteken adalah antara LukOil dan Pertamina dengan investasi awal US$ 1,6 miliar, kerjasama antara Rusal dan PT Aneka Tambang Tbk (Antam) senilai US$ 2,3 miliar dan Bank Mandiri dan Alfa Bank untuk pembiayaan proyek-proyek investasi.

"Jadi kalau investor mereka kesini, datang bersama banknya. Tapi yang ini nilainya belum disebutkan," jelas Hidayat.

Total kerjasama yang akan ditandatangani sekitar US$ 4 miliar, dan kedepan akan menjadi US$ 7-8 miliar. Selain ketiga proyek itu, juga akan ditandatangani kerjasama antara swasta.

Hidayat juga menyatakan, pagi ini di Istana dilakukan penandatanganan bantuan senjata senilai US$ 1 miliar. Forum Bisnis antara Indonesia-Rusia kali ini merupakan realisasi lanjutan dari kunjungan SBY ke Rusia tahun lalu. Pada saat itu, kedua kepala negara sepakat untuk menjajaki hubungan ekonomi yang lebih dalam. 

"Nah, sekarang ini realisasinya sekaligus balasan saling mengunjungi," katanya.

Dengan besarnya cadangan devisa itu, Rusia berencana berekspansi ke Asia, Eropa Timur dan Afrika. 

Sayangnya, hingga kini produk ekspor Indonesia ke Rusia tidak terlalu banyak. Bahkan lebih banyak impor Indonesia ketimbang Rusia, terutama komoditas senjata. Sedangkan untuk sumber daya alam, Rusia merupakan negara dengan deposit terbesar dengan teknolgi yang sudah diakui dunia. 

(qom/ir)

dari http://kau.or.id/content/view/104/2/

Menimbang Bretton Woods II
   
Written by Gunawan   
MONDAY, 24 NOVEMBER 2008

Uni Eropa, bulan lalu mengeluarkan pernyataan yang menginginkan AS dan kekuatan ekonomi besar dunia menciptakan sistem baru untuk menjamin teraturnya industri keuangan. Eropa ingin penegakan sistem Bretton Woods II yang mengatur transaksi keuangan dan dagang dunia.

Usul Eropa itu mencuat karena kekacauan sistem keuangan global kini terjadi akibat kegiatan sektor keuangan di AS yang tidak mengindahkan rambu-rambu soal cara bisnis yang aman, yang akhirnya melahirkan gelombang kebangkrutan di sejumlah korporasi keuangan dunia.

Sistem Bretton Woods, pada 1944, menjadi cikal bakal berdirinya IMF dan Bank Dunia. Butir kesepakatan yang ditelurkan dalam konferensi Bretton Woods antara lain: negara anggota harus mengaitkan satuan mata uangnya dengan emas murni pada neraca tertentu, tetapi tidak memberikan kebebasan kepada setiap individu atau organisasi menukarkan mata uangnya dengan emas yang ada di Bank Sentral. Hanya dolar yang bisa ditukarkan dengan emas jika dinisbahkan pada ketersediaannya di luar negeri.

Ketentuan semacam ini didasarkan oleh dua sebab. Pertama: Amerika memiliki cadangan emas terbesar di dunia, yakni sebesar 2/3 dari total ketersediaan emas di seluruh dunia, nilainya setara dengan US$25 miliar. Kedua: adanya ambisi Amerika untuk mendominasi politik dan ekonomi dunia. Dengan sistem ini, negara-negara dunia tidak lagi mengaitkan mata uangnya dengan emas murni, tetapi dengan uang kertas yang dikeluarkan oleh Amerika yang bernama dolar.

Dengan sistem itu, Amerika dengan bebas bisa menukarkan mata uangnya dengan emas, tetapi sebaliknya, negara yang menyimpan mata uang dolar AS di bank sentralnya justru tidak bebas menukarkan dolarnya di Bank Sentral Amerika.

Oleh karena itu, sistem Bretton Woods disebut dengan Sistem Pertukaran Emas. Disebut demikian karena mata uang negara yang ada di dunia bisa ditukarkan dengan mata uang pengganti dari emas, yakni dolar.

Sistem Bretton Woods ambruk pada 1971 setelah AS menolak pencetakan mata uang dolar AS yang dikaitkan dengan keberadaan volume cadangan emas. Penolakan AS itu membuat beralihnya cadangan devisa, yang awalnya berupa emas, menjadi dolar AS.

Beda dari peralihan itu, penambahan dolar AS yang beredar tidak lagi ditopang keberadaan emas yang bertambah di Bank Sentral AS, padahal ini perlu sesuai dengan kehendak Bretton Woods. Seandainya orang menolak memegang dolar AS, maka dolar AS itu bisa digantikan dengan emas.

Namun, cara ini sudah ditinggalkan, dengan alasan perkembangan ekonomi akan terhambat jika pencetakan dolar AS dikaitkan dengan keberadaan emas, yang pasokannya terbatas. Keberadaan emas yang terbatas membuat alat tukar dolar AS terbatas, dan ini menghambat transaksi.

Namun, sikap AS itu membuat pencetakan dolar AS menjadi tak teratur dan tak didukung kekuatan ekonomi. Inggris, Prancis, dan Jerman setuju untuk memikirkan kembali pembentukan sistem itu. Presiden Perancis Nicolas Sarkozy menyebutnya sebagai "regulasi kapitalisme". PM Inggris Gordon Brown mengatakan agar dibentuk arsitektur keuangan dunia baru menyerupai Bretton Woods yang muncul setelah Perang Dunia II.

Kesepakatan Bretton Woods, yang dibuat atas sponsor Amerika Serika sebagai pemenang Perang Dunia II, menjadi landasan pengelolaan ekonomi internasional sejak saat itu hingga hari ini. Selama ini ideologi liberalisasi pasar yang dikomandani AS telah menjadikan liberalisasi sebagai tema sentral pembangunan dunia.

Lembaga-lembaga IMF dan World Bank telah menjadi media internalisasi paradigma tersebut hampir pada semua negara. Hal ini menghilangkan kecerdasan lembaga ekonomi yang bernama negara dalam mengatasi persoalan ekonominya.

Seperti yang diketahui, IMF memegang paradigma tentang ekonomi pasar yang hampir dapat dikatakan tidak bisa ditawar-tawar, harus dilaksanakan oleh semua negara yang menjadi pasiennya. Program-program reformasi ekonomi IMF pasti berkisar pada empat agenda sentral penunjang pasar bebas yang dikenal sebagai kebijakan structural adjustment (Medley, 2000), yakni: pertama, penerapan flexible exchange rate regime. Kedua, kebijakan moneter ketat yang ditujukan agar inflasi dan capital outflow menurun dengan jalan meningkatkan suku bunga domestik.

Selain IMF, pertemuan ketika itu juga sepakat membentuk Bank Dunia. IMF bertujuan memberikan pinjaman kepada negara-negara yang mengalami masalah dalam neraca pembayarannya. Akan halnya Bank Dunia memberikan bantuan kepada negara-negara, khususnya Eropa, yang hancur akibat perang. Itulah kenapa namanya juga disebut sebagai Bank Internasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan.

Kedua lembaga multilateral plus Organisasi Perdangan Dunia (WTO), yang lahir belakangan pada 1995, inilah yang mengendalikan perekonomian dunia. Jika ingin mengubah sistem prekonomian dunia, ketiga lembaga inilah yang harus direformasi.

Selera negara kaya

Khusus untuk IMF dan Bank Dunia, keduanya bisa dikatakan beroperasi sesuai dengan selera negara-negara kaya yang menjadi pemilik saham mayoritas. Di kedua institusi ini, AS mengendalikan kebijakan dengan menguasai masing-masing 17% saham di IMF dan 16% di Bank Dunia.

Seperti di Dewan Keamanan PBB, di IMF dan Bank Dunia, Amerika juga memiliki hak veto. Jadi, IMF, Bank Dunia dan WTO adalah kepanjangan tangan Amerika dan sekutunya. Tidak ada peran negara seperti China di ketiga lembaga ini, apalagi negara berkembang.

Direktur Pelaksana IMF memang selalu diberikan kepada negara-negara Eropa, tetapi persetujuan Amerika tetap diperlukan untuk mengisi kursi penting itu. Presiden Bank Dunia, selalu dipegang orang Amerika. Perlu dicatat bahwa Presiden Bank Dunia dilantik oleh Presiden Amerika Serikat.

Selama menguntungkan Amerika dan sekutunya, kedua lembaga ini nyaris tidak beraksi terhadap kebobrokan di negara-negara yang diberi bantuan. Sekadar contoh, selama puluhan tahun memberi bantuan kepada Indonesia, Bank Dunia menutup mata terhadap korupsi dana-dana yang mereka salurkan.

Jika demikian, apakah kehadiran Bretton Woods II akan membawa situasi yang lebih baik, mengingat tatanan yang ada sebelumnya (Bretton Woods 1944) lebih banyak terbukti kegagalannya?

Tidakkah, Bretton Woods II, jika memang nantinya lahir, tidak akan mengulang sejarah berupa maraknya ketidakadilan global atas negara-negara maju terhadap negara-negara berkembang, termasuk Indonesia?

Gunawan
Peneliti di Lembaga Studi Harmoni, Bogor
Alumnus National University Filipina

Dimuat di Bisnis Indonesia, Senin 24 November 2008

Rupiah Jeblok, Utang RI Nambah 2,335 Miliar Dollar AS  
  
MONDAY, 24 NOVEMBER 2008

JAKARTA, SENIN - Beban pembayaran utang luar negeri Pemerintah Indonesia periode Januari-Oktober 2008 dilaporkan meningkat 2,335 miliar dollar AS akibat fluktuasi nilai tukar rupiah terhadap tiga valuta asing utama, yakni yen Jepang, dollar AS, dan euro.

Tingginya peningkatan beban pembayaran utang itu disebabkan pada saat yang sama terjadi penguatan nilai tukar yen terhadap dollar AS dan pelemahan rupiah terhadap dollar AS.

”Perubahan outstanding (nilai total utang) yang ekuivalen dalam dollar AS dan juga rupiah sangat dipengaruhi oleh jumlah utang yang dicairkan (net disbursement) dan fluktuasi nilai tukarnya,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan (Depkeu) Rahmat Waluyanto, Minggu (23/11) di Jakarta.

Menurut Rahmat, dalam struktur portofolio pinjaman luar negeri, ada tiga valuta asing (valas) utama yang berpengaruh pada outstanding pinjaman luar negeri pemerintah, yakni dollar AS, yen, dan euro. Berdasarkan data September 2008, komposisi utang dalam dollar AS mencapai 29 persen dari total pinjaman luar negeri. Adapun utang dalam yen sebesar 44 persen dan euro sebanyak 16 persen terhadap total pinjaman luar negeri.

Berdasarkan data Depkeu per 31 Oktober 2008, nilai outstanding pinjaman luar negeri mencapai 62,103 miliar dollar AS. Maka, utang dalam yen menduduki komposisi terbesar, yakni sekitar 27,325 miliar dollar AS.

Besarnya pembayaran utang dalam yen membuat pembayaran pinjaman pemerintah melonjak akibat penguatan mata uang Jepang ini terhadap dollar AS. Setiap penguatan yen terhadap dollar AS sebesar 1 persen akan memengaruhi peningkatan pinjaman senilai 0,4 persen ekuivalen dollar AS. Outstanding pinjaman membengkak karena setiap utang yen, dibayar dengan dollar AS.

”Kecenderungan penguatan yen terhadap dollar AS saat ini akan mendorong peningkatan outstanding utang dalam ekuivalen dollar AS. Saat yang sama, penguatan dollar AS terhadap rupiah akan berpengaruh lebih besar terhadap outstanding utang dalam rupiah,” ujar Rahmat.

DIPA baru

Sebelumnya, Dirjen Perbendaharaan Negara Depkeu Herry Purnomo menyebutkan, jika pada akhir tahun anggaran 2008 terjadi peningkatan beban pembayaran utang, pihaknya akan menerbitkan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) baru untuk pelunasan utang. Itu perlu sebab satu-satunya dokumen penting yang harus disediakan dalam setiap perubahan pagu anggaran adalah DIPA

”Saya masih menunggu perhitungan yang dilakukan oleh Pak Rahmat (Rahmat Waluyanto, Dirjen Pengelolaan Utang Depkeu) atas perubahan pembayaran utang itu,” ujarnya.

Hingga tanggal 14 November 2008, Depkeu mencatat pembayaran utang luar negeri telah mencapai Rp 22,6 triliun atau 78 persen dari pagu di APBN Perubahan (APBN-P) 2008, yang ditetapkan sekitar Rp 28,97 triliun. Adapun pembayaran utang dalam negeri, yang sebagian besar merupakan utang pokok dan bunga atas obligasi negara telah mencapai Rp 51,4 triliun atau 78 persen terhadap pagu pada APBN-P 2008, yakni sekitar Rp 65,897 triliun.

Meskipun sebagian besar pinjaman berdenominasi yen, pemerintah tidak memiliki stok yen dalam jumlah besar. Adapun dana dalam bentuk valas terbesar yang dimiliki pemerintah ada dalam denominasi dollar AS.

Sumber : Kompas

dari: http://kau.or.id/content/view/103/2/

Hegemoni G-8 dan hancurnya kedaulatan ekonomi-politik negara-negara selatan  
FRIDAY, 21 NOVEMBER 2008

Secara historis terbentuknya kelompok negara-negara G-8 berawal dari resesi global yang disebabkan oleh krisis minyak yang terjadi pada tahun 1970-an. Pada tahun 1974, Amerika Serikat menginisiasi sebuah forum yang dinamakan Library Group yaitu sebuah forum informal yang dihadiri oleh senior financial official dari Amerika Serikat, Inggris, Jerman Barat, Perancis, dan Jepang. Pada tahun 1975 kepala negara Perancis mengundang kepala negara-negara tersebut untuk melakukan pertemuan di Rambouillet ditambah dengan Italia. Setelah pertemuan kedua mereka bersepakat untuk melakukan pertemuan regular setiap tahun (G-6). Pada tahun berikutnya, Kanada menambah keanggotaan G-6 menjadi G-7.

Sejak tahun 1977 pertemuan G-7 juga telah mengundang perwakilan Uni Eropa yang kamudian secara setiap tahunnya ikut dalam pertemuan G-7. Berakhirnya perang dingin dan pecahnya Uni Sovyet membuat Rusia muncul sebagai negara yang perlu diperhitungkan keberadaannya. Sejak pertemuan pada tahun 1994 di Naples, Rusia selalu terlibat diluar pertemuan utama anggota G-7. Atas inisiatif Presiden Bill Clinton, pada tahun 1997 Rusia secara formal masuk dalam keanggotaan G-8 sampai sekarang.

G-8 merupakan forum internasional yang anggotanya terdiri dari 8 negara besar (industri maju): Amerika Serikat, Inggris, Perancis, Itali, Jerman, Kanada, Jepang, dan Rusia. Ke-8 negara ini secara ekonomi-politik dan militer merupakan negara-negara yang menguasai kekuatan dunia. Secara ekonomi kelompok negara-negara ini menguasai 65% ekonomi dunia, berada dalam kelompok negara dangan kekuatan militer terbesar, dan memiliki kekuatan nuklir aktif. Ditambah dengan keberadaan Cina dan beberapa organisasi internasional yang  juga aktif dalam setiap pertemuan tahunan G-8

Kelompok negara-negara maju ini memiliki satu forum pertemuan tahunan yang  dihadiri oleh kepala pemerintahan masing-masing negara anggota dan juga mengundang beberapa organisasi multilateral seperti Uni Eropa, PBB, WTO, Bank Dunia, International Atomic Energy Agency, dan African Union. Selain itu, sejak tahun 2005 kelompok G-8 juga berinisiatif untuk melibatkan negara-negara berkembang yang diundang untuk hadir dalam pertemuan tersebut (Brazil, China, India, Mexico dan Afrika Selatan).  

Selain pertemuan di tingkat kepala negara atau kepala pemerintahan, G-8 juga memiliki forum untuk pertemuan di tingkat menteri seperti pertemuan menteri keuangan yang dilakukan empat kali dalam setahun, pertemuan menteri lingkungan atau pertemuan menteri luar negeri. Pertemuan menteri luar negeri tersebut dirancang untuk mempersiapkan pertemuan di tingkat kepala negara. Sedangkan output dari pertemuan tersebut merupakan bagian dari pernyataan bersama dari negara-negara G-8 berkaitan dengan isu dan kebijakan global.

G-8 dan keuatan ekonomi-politik global

Kelompok negara-negara G-8 merupakan negara-negara yang mendominasi kekuatan ekonomi politik global. Secara ekonomi mereka merupakan negara-negara industri maju sedangkan secara politik mereka termasuk negara-negara yang juga memiliki dominasi ”hard power” dalam politik internasional. Perhatian negara-negara G-8 khususnya dalam pembangunan ekonomi global adalah untuk menciptakan iklim dan kondisi yang mendukung stabilitas dan pertumbuhan ekonomi.  

Saat ini kelompok G-8 juga mencermati kondisi ekonomi global yang menunjukkan perkembangan negatif terutama disebabkan oleh krisis pangan dan energi yang dianggap mampu menghambat laju pertumbuhan ekonomi global. Inflasi yang cukup tinggi juga terjadi di negara-negara maju. Melihat kondisi dan multiple effect dalam ekonomi politik global yang terjadi saat ini beberapa agenda yang akan dibahas dalam pertemuan G-8 di Hokkaido Jepang diantaranya yaitu pertumbuhan ekonomi dunia yang berkelanjutan, investasi, perdagangan, perlindungan terhadap hak atas kekayaan intelektual, munculnya kekuatan ekonomi baru, dan sumber daya alam. Output yang diinginkan setelah pertemuan G-8 ke-34 tersebut adalah bagaimana negara-negara anggota G-8 mengkordinasikan kebijakannya dalam menghadapi isu-isu internasional.

Kelompok negara maju tersebut sangat mendukung kebijakan investasi dan perdagangan bebas yang identik dengan liberalisasi dan privatisasi. Mereka percaya bahwa jika investasi internasional bisa dilakukan secara bebas dan terbuka maka akan lebih mempercepat laju pertumbuhaan ekonomi global. Dalam pernyataan bersamanya kelompok negara G-8 menyatakan dukungannya dalam dua pilar yaitu kebijakan investasi dan sektor keuangan yang dilakukan oleh IMF melalui rezim investasi terbuka dan Poverty Reduction Growth Facility (PRGF).

Namun yang terjadi sebenarnya bahwa pertumbuhan ekonomi yang didorong liberalisasi perdagangan, privatisasi, dan rezim investasi bebas hanya menguntungkan negara-negara maju. Liberalisasi perdagangan tidak hanya mempermudah transfer hasil produksi tetapi juga mempermudah negara-negara maju untuk mengeksploitasi sumber daya alam yang dimiliki oleh negara-negara dunia ketiga. Lebih dari 50% perdagangan dunia dikuasai oleh negara-negara maju di Amerika Utara dan Eropa yang masuk dalam G-8. Belum lagi nilai total perdagangan yang dimiliki oleh Jepang dan Rusia menambah besar keuntungan jika liberalisasi perdagangan diberlakukan secara global.  

Dalam hal investasi, rezim open investment merupakan pintu untuk mempermudah arus investasi. FDI dan portfolio investment merupakan faktor yang cukup penting bagi perkembangan perusahaan multinasional dan transnasional sehingga perusahaan-perusahaan tersebut mampu bergerak melintasi batas negara. Melalui capital transfer inilah perusahaan multinasional bisa melakukan ekspansi ke luar negara bahkan melakukan kontrol terhadap pasar, produksi, maupun kegiatan ekonomi lain seperti investasi di sektor jasa, manufaktur, atau komoditas lainnya.  

Semakin bebasnya arus modal mendorong perubahan kondisi ekonomi politik yang semakin berkembang saat ini dimana aliran modal di sektor swasta telah menggantikan aliran modal bilateral dan multilateral (official flows) sebagai sumber modal asing yang digunakan oleh negara berkembang. Perubahan ini selain membawa perubahan pada siapa yang melakukan kontrol terhadap modal, juga berubahanya motif dan kepentingan bagi pihak yang menanamkan modal serta bagaimana bentuk aliran modal itu ditransfer ke negara lain. Semakin lama arus modal semakin bersifat highly mobile dan tidak stabil (volatile). Highly mobile capital inilah yang membuat negara terutama negara-negara berkembang sebagai host country semakin rentan terhadap perubahan yang terjadi dalam ekonomi global.

Ironisnya, negara-negara maju justru menerapkan standar ganda dalam kebijakannya. Mereka mendesakkan agenda-agenda ekonomi yang sangat liberal bagi negara-negara dunia ketiga namun di sisi lain memiliki kebijakan nasional yang sangat protektif. Misalnya dalam isu pertanian yang masih menjadi perdebatan antara negara maju dan negara berkembang, negara-negara maju selalu berkeberatan untuk mencabut kebijakan proteksinya. Belum lagi kecurangan yang dilakukan oleh negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa yang tetap melakukan subsidi dan proteksi terhadap sektor pertanian mereka.  

 Tingkat seluruh subsidi pertanian di Amerika Serikat justru semakin meningkat dari $182 milyar pada tahun 1995, menjadi $280 milyar di tahun 1997 dan meningkat lagi menjadi $362 milyar pada tahun 1998. Begitu pula dengan Uni Eropa yang banyak mengandalkan Common Agricultural Policy (CAP) miliknya. CAP Uni Eropa merupakan salah satu kebijakan paling proteksionis di dunia dan memiliki dampak merusak terhadap ketahanan pangan di negara-negara berkembang. Lima belas negara Uni Eropa mengeluarkan dana sebesar $42 milyar per tahun untuk mensubsidi petani mereka melalui kebijakan ini. Dukungan CAP terhadap petani tersebut berbentuk pembayaran langsung, harga-harga intervensi, fasilitas-fasilitas penyimpanan untuk surplus produksi, dan subsidi-subsidi ekspor. Subsidi-subsidi ekspor CAP tersebut memungkinkan produksi Uni Eropa mampu bersaing dengan produksi petani di negara berkembang. Berbagai hambatan impor Uni Eropa juga telah mencerabut peluang ekspor kaum petani di negara-negara berkembang.1.  

“Posisi” G-8 dalam isu utang

Utang luar negeri merupakan bagian dari aliran modal dari wilayah atau negara-negara maju (developed region) ke negara-negara yang belum berkembang (less developed region). Dalam sejarahnya pada awal abad ke-19, aliran modal ini digunakan oleh Inggris untuk melakukan pembangunan di negara-negara koloninya di Amerika utara, Afrika selatan, dan Australasia. Pada dekade 1920 sampai dengan tahun 1930-an, perkembangan aliran modal ini lebih banyak dilakukan oleh negara-negara maju di Eropa dan Amerika Serikat ke negara-negara Amerika Latin.

Setelah perang dunia kedua berakhir dan banyak negara-negara Asia-Afrika yang merdeka, utang luar negeri dijadikan sebagai alat untuk 'membantu' pembangunan di negara-negara dunia ketiga. Setelah berakhirnya Perang Dunia kedua bentuk aliran pinjaman ke negara-negara dunia ketiga mulai berubah. Mengikuti keberhasilan Marshall Plan untuk pembangunan Eropa yang hancur akibat perang, Amerika Serikat dan negara-negara maju menyediakan pinjaman untuk pembangunan negara-negara dunia ketiga dalam bentuk foreign aid atau official development assistance (ODA). Beberapa dari foreign aid yang diberikan tersebut dalam bentuk grant atau hibah namun sebagian besar merupakan pinjaman lunak (concessional loan). Tujuan dari ODA yang diberikan kepada negara-negara dunia ketiga adalah sebagai berikut:

Official development assistance was supposed to aid the take-off into self-sustaining growth which Rostow had identified as the pivotal stage in the development process(Rostow, 1960).  Foreign aid would plug the gap.2

Namun di sisi lain, sejak kemunculannya pasca Perang Dunia II, berbagai macam bentuk pinjaman dan bantuan luar negeri yang diberikan negara-negara maju, khususnya Amerika Serikat dinilai memiliki kepentingan politik dan ekonomi. Bahkan ketika Marshal Plan menjadi sebuah ide baru dalam 'foreign aid' sudah dinilai memiliki banyak kepentingan ekonomi Amerika selain kepentingan geopolitik dalam situasi perang dingin.3

Beginning with Marshal Plan when it was new aid concept, which included a sort of preferential credit that generally benefited the supplier of aid more than recipient.4

Marshal Plan generosity: much of the money so provided came back to the USA for the purchase of food , raw materials and capital goods. It was thus a powerful stimulant to American Economy.5

Munculnya wacana debt trap ditanggapi oleh negara-negara kreditor dan IFIs seperti IMF dan Bank Dunia dengan mengeluarkan inisiatif baru yaitu mekanisme Heavily Indebted Poor Countries (HIPC) pada tahun 1996 untuk menghapuskan utang bagi negara-negara yang tergolong sangat miskin. Namun mekanisme ini tetap mensyaratkan hal yang sama dengan penarikan utang. Liberalisasi dan privatisasi masih menjadi syarat utama jika sebuah negara ingin menghapuskan utangnya.  

Dalam isu utang khususnya, G-8 yang juga merupakan negara-negara kreditor bagi banyak negara-negara dunia ketiga sangat mendukung mekanisme Heavily Indebted Poor Countries, Paris Club, dan World Bank's Debt Reduction Facility yang dijadikan sebagai skema penghapusan utang bagi negara-negara dunia ketiga. Padahal mekanisme tersebut justru membawa negara-negara dunia debitor terjebak dalam privatisasi dan liberalisasi terutama di sektor-sektor strategis.  

Pengalaman di beberapa negara yang telah melakukan skema tersebut hampir seragam. Zambia harus melakukan privatisasi terhadap bank nasionalnya. Nikaragua harus melakukan privatisasi di sektor listrik yang mengakibatkan kenaikan tarif listrik sebesar 20% yang justru membebani masyarakat miskin. Sedangkan di Sierra Leone privatisasi dilakukan di hampir semua sektor strategis seperti air, energi dan komunikasi yang melibatkan 24 perusahaan milik negara. Pada kenyataannya kebijakan ekonomi-politik global dan skema penghapusan utang yang selama ini didukung oleh negara-negara G-8 justru membuat kondisi di negara-negara dunia ketiga semakin buruk.

Bagi negara-negara Afrika mekanisme-mekanisme tersebut dianggap telah digunakan oleh lembaga kreditor untuk mendiktekan kebijakan ekonomi yang harus dilakukan di negara mereka. Sejalan dengan komentar yang diberikan oleh berbagai NGO seperti Jubilee South, Focus on the Global South, AWEPON, dan the Centor do Estudios Internacionales yang melihat fenomena poverty reduction program yang dilakukan oleh IMF dan Bank Dunia justru didominasi oleh pendesakan kebijakan liberalisasi di berbagai sektor.

"Fighting poverty becomes the newest justification for the aging prescriptions geared to increasing the overall opening of the "host country" to external economic actors and free market rules."6

Beberapa mekanisme negosiasi utang yang sering dipakai oleh negara-negara G-8 lainnya yaitu Paris Club dan London Club. Paris Club dipakai untuk menegosiasikan utang bilateral antar pemerintah sedangkan London Club digunakan untuk menegosiasikan utang komersial. Namun mekanisme negosiasi tersebut masih dianggap tidak “adil” bagi kepentingan negara-negara debitor. Kesepakatan tentang debt rescheduling atau debt relief hanya berdasarkan hasil negosiasi informal antara debitor dan ke-19 kreditor yang ada dalam forum.

Meskipun demikian, mekanisme debt relief yang sering menjadi rujukan bagi negara-negara kreditor tersebut sebenarnya hanya lebih ditujukan untuk melindungi kepentingan kreditor dan sistem keuangan internasional daripada untuk mengatasi masalah krisis utang di negara-negara dunia ketiga. Hal ini tercermin ketika anjuran yang diberikan oleh International Financial Institution kepada negara-negara miskin tetap harus memprioritaskan debt service daripada membiayai subsidi dan pengeluaran sosial lainnya.  

Persyaratan yang diberikan untuk menerima penghapusan utang oleh negara-negara kreditor ini kebanyakan sama seperti persyaratan pinjaman yang diberikan oleh IMF dan Bank Dunia. Persyaratan tersebut merupakan bagian dari kebijakan neoliberal yang ada dalam Washington Consensus diantaranya yaitu disiplin fiscal, tax reform, liberalisasi suku bunga, liberalisasi perdagangan, privatisasi, dan deregulasi. Ironisnya, mereka juga memasukkan larangan terhadap pengeluaran untuk kebutuhan dasar seperti infrastruktur, kesehatan, dan pendidikan padahal bagi banyak negara berkembang atau negara miskin justru hal itulah yang paling dibutuhkan oleh masyarakat.

G-8 vs. kampanye global atas isu utang

Kritik terhadap keberadaan kominitas negara-negara maju dalam kelompok G-8 banyak dikaitkan dengan tanggung jawab negara-negara maju atas beberapa isu global seperti kemiskinan di Afrika dan negara-negara berkembang yang disebabkan oleh utang dan kebijakan perdagangan internasional. Pemanasan global yang disebabkan emisi karbon, permasalahan AIDS yang terkendala penerapan hak paten atas obat-obatan, serta isu-isu lain yang berkaitan dengan globalisasi. Berbagai macam bentuk demonstrasi telah dilakukan oleh kalangan NGO untuk menentang legitimasi kelompok G-8 yang dianggap harus bertanggung jawab terhadap sekian banyak permasalahan global. Kampanye penghapusan utang secara global yang dilakukan bersamaan dengan pertemuan tahunan G-8 telah dimulai sejak tahun 1998 pada pertemuan G-8 di Birmingham.  

Pada tanggal 18 November tahun 2006, pejabat senior Jerman mengumumkan bahwa pertemuan G-8 tahun 2007 di Jerman tidak akan memasukan debt relief dan bantuan terhadap Afrika dalam agendanya karena rencananya akan dibicarakan pada pertemuan di tahun 2008 di Jepang. Namun melihat daftar agenda yang akan dibicarakan pada pertemmuan G-8 di Jepang ternyata hanya permasalahan Afrika yang akan dimasukkan. Sedangkan isu debt relief tidak muncul dalam agenda pertemuan G-8 ke-34 di Jepang.  

Menghadapi gerakan kampanye penghapusan utang global yang mulai bangkit sejak aksi besar-besaran pada pertemuan G-8 di Birmingham, kelompok negara-negara G-8 merespon dengan memberikan komitmen untuk melakukan penghapusan utang bagi negara-negara dunia ketiga. Namun realisasi yang diwujudkan oleh negara-negara G-8 jauh dari apa yang dijanjikan. Paris Club mengklaim bahwa telah membuat 404 kesepakatan dengan 85 negara debitor. Dari $506 billion hanya $7 billion penghapusan utang yang direalisasikan dan semuanya kepada negara-negara yang masuk dalam kategori HIPC.  

Melalui mekanisme HIPC sendiri dari total $63.4 billion yang dijanjikan hanya bisa terealisasi $45.4 billion. Data-data tersebut menunjukkan bahwa terlalu sedikit jumlah utang yang bisa dihapuskan. Negara-negara miskin masih harus mengeluarakan $100 million per hari untuk membayar utang. Sampai sekarang masih diperlukan penghapusan utang minimal sebesar $400 billion lagi bagi 100 negara-negara di dunia untuk bisa menjamin ketersediaan kebutuhan dasar bagi masyarakatanya (Jubilee UK, 2008)

Tidak hanya jumlahnya yang terlalu kecil, tetapi juga persyaratan yang diajukan bagi negara-negara yang ingin mendapatkan penghapusan utang masih menjadi masalah utama. Persyaratan untuk melakukan transparansi dan akuntabilitas dalam prosesnya memang penting, namun persyaratan yang berkaitan dengan kebijakan ekonomi seperti privatisasi, liberalisasi, dan praktek kebijakan fiscal harus dihapuskan. Proses penghapusan utang yang tidak adil juga masih menjadi sumber sulitnya mengatasi permasalahan ini.

After a brief survey of the roots of the debt crisis, we look at the key elements of the debt problem: the unpayable nature of much of the debt; the unjust origins of much of the debt; the unfair processes of debt cancellation; and the need to act now to prevent a future debt crisis (Jubilee Debt Campaign UK, 2008)

Oleh karena itu sangat jelas dirasakan bahwa selama ini upaya penyelesaian krisis utang di negara-negara miskin dan negara berkembang dikendalikan oleh pihak kreditor dan bukan untuk kepentingan negara debitor. Tidak hanya dalam isu utang, tapi dalam beberapa isu global lainnya penyelesaian masalah yang ditawarkan oleh kelompok negara-negara maju ini telah digunakan hanya untuk melancarkan kepentingan ekonomi dan politik Negara-negara tersebut.

G-8 dan Indonesia

Pertemuan G-8 ke-34 juga memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk hadir dalam forum tersebut. Tidak hanya di tingkat kepala negara, kelompok G-8 juga telah mengundang Indonesia untuk hadir dalam pertemuan di tingkat menteri yang telah dilakukan beberapa waktu yang lalu. Undangan yang ditujukan untuk Presiden Indonesia pada pertemuan G-8 di Jepang memberikan kesempatan bagi Indonesia untuk mendesakkan kepentingan Indonesia dalam beberapa isu.

Pertama, dalam isu krisis energi saat ini dimana Indonesia juga terkena dampaknya maka dibutuhkan kebijakan energi yang lebih berpihak pada kepentingan nasional. Proses ekstraksi sumber daya energi di Indonesia saat ini erat dengan kepentingan negara-negara maju karena 85% struktur produksi migas di Indonesia dikuasai oleh perusahaan asing. Dari 137 konsesi pengelolaan lapangan migas di Indonesia masih dikuasai oleh korporasi asing, yang juga menduduki 10 besar produsen migas di Indonesia. Chevron Pacific (AS) berada di urutan pertama diikuti Conoco Phillips (AS), Total Indonesie (Prancis), China National Offshore Oil Corporation (Tiongkok), Petrochina (Tiongkok), Korea Development Company (Korea Selatan), dan Chevron Company (Petro Energy, 2007). Spekulasi investor di sektor migas yang banyak dilakukan oleh negara-negara maju merupakan penyebab utama tingginya harga minyak internasional saat ini.

Kedua, dalam isu krisis pangan tidak semata-mata karena kurangnya pasokan bahan pangan. Liberalisasi pertanian yang didorong atas kepentingan negara-negara maju memberikan kontribusi bagi terjadinya krisis pangan saat ini. Bukan hanya isu food security seperti yang harus didukung oleh kelompok negara maju tetapi kita juga harus mendesakkan upaya untuk mencapai kedaulatan pangan.  

Kebijakan perdagangan memaksa liberalisasi lebih lanjut atas pasar pangan. Sebagai akibatnya, barang-barang import membanjiri pasar domestik. Krisis pangan dan lingkungan saat ini merupakan hasil dari kontrol rantai pangan dan pertanian yang sangat luas oleh perusahaan-perusahaan transnasional dan liberalisasi pasar. Hal ini merusak lingkungan, menggantikan pertanian keluarga dengan perkebunan pertanian skla besar. Pangan saat ini berada di tangan para investor dan spekulan. Seluruh kebijakan telah meninggalkan jutaan petani tanpa pendapatan yang layak dan populasi dunia dalam krisis pangan global (La Via Campesina, 2008).

Saat ini pemerintah di negara-negar G-8 harus memecahkkan krisis yang mereka ciptakan ketika mereka berpikir bahwa perdagangan bebas dapat mencukupi dan memberi makan dunia. Saatnya telah tiba untuk mengubah kebijakan pertanian menuju produksi pangan skala kecil, kedaulatan pangan dan pasar lokal.

Ketiga, dalam isu pemanasan global, upaya untuk mendesak “tanggung jawab” negara-negara maju harus terus dilakukan. Industrialisasi yang ada di negara-negara maju dan juga eksploitasi sumber daya alam yang berlebihan yang mereka lakukan di negara-negara berkembang merupakan penyebab utama kerusakan lingkungan secara global.

Isu genting dalam upaya mengatasi pemanasan global salah satunya adalah pembiayaan mitigasi dan adaptasi. Inggris, Amerika Serikat, dan Jepang mendorong pembiayaan perubahan iklim melalui mekanisme utang lewat Bank Dunia. Upaya ini adalah merupakan tindakan pengalihan tanggung jawab sekaligus pencarian keuntungan (profiteering) krisis lingkungan tergenting saat ini. Tanggung jawab negara maju dalam pembiayaan mengatasi perubahan iklim tidak boleh dalam rupa utang baru dalam mekanisme apapun. Negara-negara maju harus mengurangi emisinya secara siginifikan sambil membayar pampasan ekologik kepada negara-negara berkembang

Keempat, liberalisasi investasi dan privatisasi yang terus didorong oleh negara-negara maju dan juga mulai diterapkan secara masif di Indonesia juga tidak terlepas dari kepentingan negara-negara maju yang membutuhkan “lahan” baru untuk memutar aliran kapitalnya. Kecenderungan kebijakan yang dilakukan di Indonesia justru memilih liberalisasi dan memberikan peluang yang lebih luas bagi ekspansi modal internasional.  

Beberapa regulasi nasional seperti UU Migas, UU Sumber Daya Air, dan UU Penanaman Modal tahun 2007 justru menjamin kebebasan aliran modal dan investasi asing. Sektor-sektor strategis di Indonesia kini didominasi oleh kepemilikan perusahaan asing. Investasi asing telah menguasai 85,4% konsesi pertambangan migas, 70% kepemilikan saham di Bursa Efek Jakarta, dan lebih dari separuh (50%) kepemilikan perbankan di Indonesia (Forum Rektor Indonesia, 2007). Pemberlakuan aturan investasi yang baru tersebut membuat Indonesia berada dalam fenomena race to the bottom.

Kelima, isu utang yang justru disingkirkan dalam agenda pertemuan G-8 yang akan datang juga harus mendapat perhatian. Tuntutan penghapusan utang bagi Indonesia tidak hanya karena utang tersebut merupakan utang haram (odious debt) tetapi juga karena kebijakan penarikan utang saat ini tidak mendatangkan manfaat bagi rakyat. Net negative transfer yang terjadi karena pembayaran berbagai bentuk fee (commitment fee, administration fee, front end fee; dan Agent Fee), pembayaran bunga, dan selisih Net Present Value (NPV) justru lebih membebani masyarakat Indonesia. Pertemuan G-8 yang dihadiri oleh negara-negara kreditor dan IFIs harus dimanfaatkan untuk “menegosiasikan” kembali beban utang Indonesia secara adil.